BAB 30
MENGUNJUNGI TINGKAT KE LIMA
MENEMUI SHEN LO WUANG DAN MENINJAU PANGGUNG
MELIHAT KAMPUNG HALAMAN
TAHUN 1977, SI GWEE CE CAP SHA
Dewa Hari ini karena Chi Hoet ada urusan penting tidak bisa menemani Yang Shen keliling alam baka, saya dapat perintah Giok Tee khusus menjemput Yang Shen untuk mengajaknya ke alam baka. Waktu sudah malam bersiaplah untuk berangkat.
Yang Shen Yo Chian Dewa, hari ini merepotkan kamu untuk mengantar saya, banyak terima kasih. Kamu bawa seekor anjing langit, buat apa? Dulu Chi Hoet ajak saya selalu naik Teratai, kamu menggunakan benda apa agar bisa saya tumpangi?
Dewa Chi Hoet punya kembang Teratai, saya tidak punya. Para Dewa Hoet punya ilmu. Hari ini kamu dan saya numpang anjing hitam ini saja.
Yang Shen Anjing jalan nya pelan, kelihatannya galak, kalau orang asing mendekat mungkin digigit.
Dewa Yang Shen, kamu tenang saja, lihat anjing punya kaki empat seperti mobil punya empat roda, begitu jalan tidak akan kalah cepatnya dengan teratai cepat naik.
Yang Shen Saya sudah duduk, Dewa duduk didepan saya, harus baik-baik nyetir, kalau tidak saya terjatuh, wah bisa celaka.
Dewa Kamu tutup mata, tidak akan terjadi kecelakaan, tenang
Yang Shen Tidak tahu hari ini ketempat mana ?
Dewa Hari ini pertama kali ke tingkatan ke 5. jangan tanya lagi, kita berangkat, sudah tiba turunlah.
Yang Shen Wuah, benar-benar hanya terdengar suara desis di telinga, dalam sekejab mata sudah sampai ke alam baka, ternyata tidak kalah hebat dengan Teratai.
Dewa Dewa Buddha adalah satu keluarga, seperti membeli 2 mobil yang berlainan merek, sama-sama punya nama, namun hatilah yang bisa membedakan mana yang lebih baik. Hati seperti mesin, mesin kalau bagus ditambah jalanannya rata, maka perjalanan lancar.
Yang Shen Memang benar yang dikatakan Dewa guru, didepan kelihatan banyak orang berdesakan menuju kepanggung itu, ada roh dosa pria dan wanita dikawal oleh prajurit alam baka, sebagaian roh tidak dikenal, semuanya maju kepanggung itu, kelihatannya mereka berseri-seri, bergembira menuju kepanggung, itu tempat apa ?
Dewa Ini tempat panggung melihat halaman, roh dosa itu akan diserahkan ke tingkat ke 5 hatinya ingin menengok keadaan anak cucu atau keluarganya, dipanggung melihat kampung halaman ini ada yang menangis, karena teringat kembali waktu masih hidup. Para roh yang tidak berdosapun senang kemari, melihat-lihat keadaan keluarganya di dunia.
Yang Shen Di depan sudah tiba pasukan, gagah dan disiplin, tidak tahu ada orang besar dari mana.
Dewa Itu adalah tingkat ke 5, Shen Lo Wuang, pejabat, jendral dari istana kemari mau menyambut kita, cepat beri salam.
Yang Shen Saya adalah Yang Shen dari Tai Chung Wihara Shen Shien, karena dapat titah mengarang buku untuk menasehati dunia. Hari ini diantar Dewa Yo Chian ke alam baka, harap Shen Lo Wuang bisa banyak memberikan bantuan, agar tugas ini lancar dan cepat selesai.
Yiam Wong Jasa AJARAN Wihara Shen Shien sungguh besar, mengajar kebaikkan pada umatnya, banyak membuat buku amal untuk menasehari dunia sehingga banyak menyadarkan manusia, saya mengurus tingkat ke 5 mengetahui banyak roh yang kemari sudah membaca buku kebaikkan dari wihara kalian, sehingga berkurang dosa yang dilakukannya sampai saya bisa meringankan hukuman mereka, agar cepat reinkarnasi atau meluruskan niat mereka yang berhasil mencapai kesempurnaan.
Yang Shen Banyak terima kasih atas perhatian Yiam Wong, yang salah satu atau benar pasti ada keadilannya, ada yang berjasa bisa diampuni oleh Yiam Wong.
Yiam Wong Jangan bersujud, cepat bangun, Dewa Yo Chian dan Yang Shen ikut saya ke istana untuk istirahat sebentar.
Dewa Karena waktu tidak banyak, lain hari baru bertamu ke istana, sekarang saya ingin mengajak Yang Shen ke panggung melihat kampung halaman.
Yiam Wong Kalau begitu saya juga tidak memaksa, mari saya ajak kalian melihat panggung juga boleh.
Yang Shen Terima kasih Yiam Wong.
Yiam Wong Setiap roh ke Tingkat Lima pasti melewati panggung ini, sekalian untuk menengok keadaan anak cucu sendiri di dunia, karena kebanyakkan roh masih memikirkan saudaranya atau masih rindu pada anak cucu mereka, yang berdosa maupun tidak, semua ingin ke panggung ini untuk melihat-lihat.
Yang Shen Memang ini kebiasaan manusia, disana ada seorang kakek dikawal oleh prajurit alam baka, setelah melihat diatas panggung dia jadi menangis, sungguh sedih kelihatannya, kenapa ya ?
Yiam Wong Karena kakek ini pernah berbuat dosa di dunia, kini dihukum dineraka, dari panggung melihat anak cucu seperti tidak bersedih ada yang sedang nonton tv diruangan, bermain dihalaman, sama sekali tidak ingat pada leluhurnya, maka kakek ini berpikir dalam hati betapa sulitnya membesarkan anaknya, sekarang mereka tidak ingat padanya hatinya menjadi sedih.
Dewa Waktu hidup tidak baik-baik menjadi manusia setelah mati mengharap anak cucu menolong, sungguh sulit jadinya, karena anak cucu ada yang sama sekali tidak percaya ada nya setan dan Dewa atau karma, mereka tidak bisa berjasa menolong leluhurnya. Kini roh sampai ke alam baka mau menyesal sudah terlambat, lebih bagus dirinya masih mempunyai napas waktu di dunia. Banyak melakukan amal kebaikkan menolong ini baru aman.
Yang Shen Kok, yang dilihat oleh saya di atas panggung melihat kampung halaman tidak ada apa-apa. Kosong.
Dewa Mata kamu masih mata dunia biarpun Chi Hoet telah memandikan kamu di kolam bersihkan diri namun masih tetap di dunia jadi penuh kotoran duniawi. Mata kamu tidak tembus pandang di panggung ini. Ini adalah mesin yang sungguh ajaib.
Yiam Wong Banyak kotoran duniawi, matapun tidak bisa tembus pandang, perintahkan pejabat cepat ambil air bersih untuk cuci mata Yang Shen.
Pejabat Siap, sudah ambil air bersih. Silahkan Yiam Wong
Yiam Wong Berikan saya. Yang Shen buka kedua matamu cuci pakai air bersihkan ini.
Yang Shen Terima kasih Yiam Wong memberikan air bersih ini, setelah dicuci kedua mata saya terasa sejuk.
Yiam Wong Coba kamu lihat lagi dipanggung lihat kampung halaman.
Yang Shen Oh, sungguh enak, Keliahatn semuanya di dalam Wihara Shen Shien para muid berbaris bagi 2, melindungi dengan membaca doa dan badan saya berdiri di meja tulis. Giok Shi Thun Chie memegang badan saya menulis, juga kakak seperguruan kakak Li dan pencatat kakak Wuang yang sedang menulis pula disamping meja, kakak Lim mulutnya sedang bicara seperti nonton film nih.
Yiam Wong Keajaiban Panggung Kampung Halaman tidak bisa diutarakan. Di wihara kalian Giok Shi Thum Chie menggunakan mata Dewa menangkap suara yang keluar dari mulut mu dan menulis keadaan yang terjadi di alam baka. Maka matanya Giok Shi Thum Chie sama seperti Panggung Lihat Kampung Halaman, bisa tembus pandang keadaan dunia dan alam baka.
Yang Shen Benda-benda yang tercipta di langit dan dunia benar-benar ajaib, didepan ada suatu roh ia tidak dikawal oleh prajurit alam baka, hanya diantar dan dipersilahkan lihat ke panggung. Setelah melihat ia tersenyum apa yang terjadi ?
Yiam Wong Roh ini waktu didunia hatinya baik nan mulia, banyak sembahyang hanya jasanya tidak besar, dan belum lama meninggal. Sekarang terlihat oleh dia anak cucu nya sedang sembahyang di meja abunya hingga ia jadi terharu, karena ia telah bebas dari alam dunia walau jasanya kecil namun mati perpisahan tidak bisa dihindari, maka dia sedih kelihatannya, dikemudian hari dia akan ditempatkan ke Ruangan Kumpulan Kebaikkan untuk melatih diri. Setelah lulus akan menjabat sebagai SINBENG (Dewa yang menetap dibiara atau kelenteng)
Yang Shen Saya ada satu pertanyaan, kenapa roh setiba dipanggung langsung bisa melihat keadaan di dunia dan tadi saya tidak melihat apa-apa ?
Yiam Wong Karena kamu adalah manusia dunia, rohmu masih menyatu di badan, hawa alam didunia belum putus, maka tidak bisa melihat semua dalam baka disini, namun jika manusia sudah mati rohnya berpisah dari alam dunia ke alam baka, kehidupan berubah maka bisa masuk ke alam baka melihat ke alam dunia dan rohpun bisa berubah-rubah, kalau manusia tidak bisa.
Dewa Karena waktu sudah tiba terima kasih Yiam Wong dan pejabat kamu mau pulang ke Wihara.
Yang Shen Terima kasih atas bantuan Yiam Wong dan pejabat kami permisi lain hari datang lagi.
Yiam Wong Perintahkan pejabat dan jendral berbaris untuk mengantar tamu.
Dewa Yang Shen cepat jalan
Yang Shen Saya lihat jidat Dewa terdapat mata satu lagi, apa gunanya ke tiga ini ?
Dewa Mata satu ini adalah mata langit, tiga mkata menyatu menjadi satu, matahari bulan dan bintang saling melihat, jasapun besar. Khusus menangkap setan atau jin yang ada di dunia jika melihat saya mereka bisa ketakutan.
Yang Shen Begitu lihai benar-benar mata banyak hatinya.
Dewa Kamu jangan anggap enteng yang punya pendirian, kepala akan angkat melihat lebih jauh. Melihat Dewa ada diatas mana berani lagi berbuat kejahatan.
Yang Shen Baru pertama kali bertemu Dewa guru, saya tidak berani memandang rendah Dewa guru, hanya sedikit humor, jangan marah ya.
Dewa Oh tidak. Cepat naik anjing langit siap pulang.
Yang Shen Saya sudah duduk silahkan guru berangkat.
Dewa Wihara sudah tiba. Yang Shen turun roh kembali ke badan.
Senin, 09 Maret 2009
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 29
BAB 29
KUNJUNGAN KETIGA NERAKA KECIL KUMBANG BERACUN
TAHUN 1977, SI GWEE CE SHA
Chi Hoet Dewa turun menjelma untuk menolong manusia, namun dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga merusak citra Dewa, dosa begini harus dihukum berat. Tukang meramal menyebut dirinya Mulut Besi, tetapi sesungguhnya mengigit orang tidak terlihat darah mulur yang bagaikan mulut macan sungguh berbahaya, mereka juga merusak citra guru ahli ramal. Kuei Ku Sian setelah mati dihukum berat oleh Yiam Wong, kemudian hari reinkarnasi menjadi burung hutan, biar cicicaca untuk meramal cuaca. Siap berkeliling alam baka lagi, Yang Shen naik ke Teratai.
Yang Shen Hari ini sungguh panas, tidak tahu perjalanan ke alam baka akan sejauh atau tidak ?
Chi Hoet Hawanya dingin akan membuat kamu gemetar, cepat naik ke Teratai, jangan banyak menunda waktu.
Yang Shen Ya, saya sudah duduk.
Chi Hoet Sudah tiba, turun.
Yang Shen Hari-hari berkunjung lagi ke Neraka Kumbang Beracun Pejabat dan Jendral keluar menyambut kita.
Chi Hoet Karena didunia banyak penjahat melakukan atas nama Dewa sehingga mencemarkan nama baik Dewa, maka kita sampai tiga kali kesini mencari bahan untuk menasehati manusia.
Pejabat Kalian ikut saya ke dalam minum the dulu ya.
Yang Shen Hari ini agak terlambat tiba disini, jangan membuang waktu lagi.
Pejabat Kalau begitu Chi Hoet dan Yang Shen ke dalam neraka.
Yang Shen Kumbang beracun penuh dalam ruangan, menetap roh-roh dosa sebagai kandangnya namun ini bukan membuat madu, tapi menyemprotkan cairan beracun.
Chi Hoet Dimana kehidupan sudah cukup makan kemanisan, sekarang merasakan pahitnya namun memaksa kemari.
Yang Shen Semua roh dosa menjerit kesakitan, mau lari tidak ada jalan.
Chi Hoet Ini namanya, di Surga ada jalan dia tidak mau kesana, neraka tidak ada pintu, namun memaksa kemari.
Pejabat Didunia banyak ketua kelenteng menjual nama Dewa untuk menipu atau melakukan kejahatan yang lain, masyarakat memprotes, benar-benar mencemarkan nama baik tempat suci. Di Neraka Kumbang Beracun roh dosa makin bertambah banyak, sungguh memalukan. Saya akan memanggil beberapa roh dosa yang bisa mewakilkan dosa yang telah mereka lakukan, ceritakan perbuatan mereka agar tercantum dalam buku.
Yang Shen Terima kasih atas bantuan pejabat, supaya tugas kami cepat selesai.
Pejabat Ini memang kewajiban kami, tidak usah sungkan, suruh jendral mengeluarkan 2 roh, cepat ceritakan dosamu sampai dihukum disini.
Roh Didunia saya hidup sebagai manusia yang bisa kemasukkan Dewa di Tai Chung di Kelenteng A, mula-mula Dewa benar-benar masuk kedalam saya untuk mengobati orang yang sakit dan sangat manjur, sehingga banyak orang yang tertolong. Melihat orang yang datang ke kelenteng makin banyak, waktu Dewa tidak turun, saya berpura-pura kemasukkan, membohongi umat ini sudah diganggu setan atau kena pantangan anu, harus dikias baru bisa sembuh dan sebagainya, tapi orang butuh pertolongan harus banyak baker uang kertas, dihargai oleh saya 1000, 2000 atau 3000 uang, dengan bersenang-senang setelah mati dikawal prajurit alam baka ke Tingkat ke 4. Yiam Wong marah besar, dia bilang “ Kamu bisa kemasukkan Dewa nama Dewa seharusmya berbuat kebaikkan, menolong sesame, tapi kamu jual nama Dewa untuk memperoleh kekayaan, sekarang diimbangi jasa kebaikkan dan kejahatan ternyata kejahatan lebih berat, maka kamu harus dihukum. Kini badan digigit kumbang beracun, sungguh sakit, waktu hidup biar dibacok pisau atau golok tidak mempan. Sekarang digigit sekali oleh kumbang beracun rasanya seperti ditusuk oleh jarum, sampai ke ulu hati, menyesal sudah terlambat. Kirim salam buat orang yang bisa kemasukkan, harus berbuat kebaikkan untuk menolong sesame, jangan seperti saya dihukum berat.
Chi Hoet Bisa kemasukkan Dewa ke badan untuk menolong manusia sebenarnya tradisiajaran TAO untuk Bantu mengobati penyakit yang tidak bisa diobati oleh dokter, maka digunakan tenaga ajaibnya Dewa. Ini sebetulnya kebaikkan langit yang masih menyayangi umatnya, namun kalau dipergunakan untuk mencari kekayaan, akan berbalik tujuan langit dan disebut dosa, tapi kalau hanya kemasukkan untuk menolong manusia, untuk cari makan, menerima uang pemberian orang lain secara suka rela, masih tidak apa-apa, namun kalau dipergunakan untuk secara jual beli, bisa kemasukkan Dewa akan menjadi kemasukkan setan, hukum di alam dunia tidak mengijinkannya, apalagi hukum di alam baka.
Pejabat Suruh roh ke 2 ceritakan dosanya yang telah dilakukan.
Roh Waktu didunia saya jadi tukang meramal nasib, suka menyelidiki ilmu ramalan yang menjadi pegangan kehidupan saya untuk mencari sesuap nasi. Pada suatu hari, karenan tamu sepi, kebetulan ada seorang pemuda minta saya meramalkan nasibnya, saya lihat pakaiannya dia seperti orang pendatang, maka saya berkata bahwa dia dalam waktu dekat akan mendapat kecelakaan dan harus dikias, kalau tidak masa depannya akan suram lalu saya merayu dia mengerti ilmu-ilmu untuk merubah nasibnya. Pemuda itu jadi percaya maka masuklah dia keperangkap saya, setelah sembahyang maka saya minta imbalan yang tinggi 1500 uang. Kemudian hari saya suka mempergunakan jurus ini untuk menipu uang orang. Setelah mati Yiam Wong memaki saya bahwa saya mengerti ilmu meramal bukan memberikan petunjuk untuk membantu orang lain, tapi untuk menipu, hingga saya dihukum ke Neraka Kumbang Beracun selama 12 tahun. Sekarang baru dihukum 3 tahun lebih, masih terdapat banyak sisa hari untuk saya rasakan hukuman ini. Kumbang tidak memberikan madu namun menyuntikkan racun, badan saya sakit, gatal, bengkak, menyesal kenapa saya berbuat dosa ini.
Chi Hoet Waktu masih hidup pintar merayu, berkata kamu mengerti segala ilmu, bisa merubah nasib seseorang segala, sebetulnya seperti seekor kumbang beeracun saja, menolong orang sedikit namun lebih banyak mencelakakan orang, maka dapat pembalasan ini, nasihat bagi tukang ramal di dunia, harus menggunakan pelajarannya untuk menasehati orang dan memberikan petunjuk untuk orang yang sedang kebingungan, maka bisa mendapatkan jasa kebaikkan. Kalau meramal sembarangan saja, meramal uang dikantong orang, maka tidak pantas disebut peramal dan bagiannya di neraka. Sudah tiba waktunya, kami pulang.
Yang Shen Silahkan tanya pejabat, tentang dukun-dukun palsu, apakah dukun palsu kalau mati dihukum disini juga ?
Pejabat Tidak pasti, ada yang khusus memperkosa, yang istimewa akan dihukum di neraka lain, yang dihukum disini hanya sebagian saja.
Yang Shen Karena terbatasnya waktu, terima kasih atas petunjuk pejabat dan jendral, kami permisi.
Pejabat Antar tamu
Chi Hoet Terima kasih pejabat, Yang Shen siap pulang, naik ke Teratai
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba. Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
KUNJUNGAN KETIGA NERAKA KECIL KUMBANG BERACUN
TAHUN 1977, SI GWEE CE SHA
Chi Hoet Dewa turun menjelma untuk menolong manusia, namun dirusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga merusak citra Dewa, dosa begini harus dihukum berat. Tukang meramal menyebut dirinya Mulut Besi, tetapi sesungguhnya mengigit orang tidak terlihat darah mulur yang bagaikan mulut macan sungguh berbahaya, mereka juga merusak citra guru ahli ramal. Kuei Ku Sian setelah mati dihukum berat oleh Yiam Wong, kemudian hari reinkarnasi menjadi burung hutan, biar cicicaca untuk meramal cuaca. Siap berkeliling alam baka lagi, Yang Shen naik ke Teratai.
Yang Shen Hari ini sungguh panas, tidak tahu perjalanan ke alam baka akan sejauh atau tidak ?
Chi Hoet Hawanya dingin akan membuat kamu gemetar, cepat naik ke Teratai, jangan banyak menunda waktu.
Yang Shen Ya, saya sudah duduk.
Chi Hoet Sudah tiba, turun.
Yang Shen Hari-hari berkunjung lagi ke Neraka Kumbang Beracun Pejabat dan Jendral keluar menyambut kita.
Chi Hoet Karena didunia banyak penjahat melakukan atas nama Dewa sehingga mencemarkan nama baik Dewa, maka kita sampai tiga kali kesini mencari bahan untuk menasehati manusia.
Pejabat Kalian ikut saya ke dalam minum the dulu ya.
Yang Shen Hari ini agak terlambat tiba disini, jangan membuang waktu lagi.
Pejabat Kalau begitu Chi Hoet dan Yang Shen ke dalam neraka.
Yang Shen Kumbang beracun penuh dalam ruangan, menetap roh-roh dosa sebagai kandangnya namun ini bukan membuat madu, tapi menyemprotkan cairan beracun.
Chi Hoet Dimana kehidupan sudah cukup makan kemanisan, sekarang merasakan pahitnya namun memaksa kemari.
Yang Shen Semua roh dosa menjerit kesakitan, mau lari tidak ada jalan.
Chi Hoet Ini namanya, di Surga ada jalan dia tidak mau kesana, neraka tidak ada pintu, namun memaksa kemari.
Pejabat Didunia banyak ketua kelenteng menjual nama Dewa untuk menipu atau melakukan kejahatan yang lain, masyarakat memprotes, benar-benar mencemarkan nama baik tempat suci. Di Neraka Kumbang Beracun roh dosa makin bertambah banyak, sungguh memalukan. Saya akan memanggil beberapa roh dosa yang bisa mewakilkan dosa yang telah mereka lakukan, ceritakan perbuatan mereka agar tercantum dalam buku.
Yang Shen Terima kasih atas bantuan pejabat, supaya tugas kami cepat selesai.
Pejabat Ini memang kewajiban kami, tidak usah sungkan, suruh jendral mengeluarkan 2 roh, cepat ceritakan dosamu sampai dihukum disini.
Roh Didunia saya hidup sebagai manusia yang bisa kemasukkan Dewa di Tai Chung di Kelenteng A, mula-mula Dewa benar-benar masuk kedalam saya untuk mengobati orang yang sakit dan sangat manjur, sehingga banyak orang yang tertolong. Melihat orang yang datang ke kelenteng makin banyak, waktu Dewa tidak turun, saya berpura-pura kemasukkan, membohongi umat ini sudah diganggu setan atau kena pantangan anu, harus dikias baru bisa sembuh dan sebagainya, tapi orang butuh pertolongan harus banyak baker uang kertas, dihargai oleh saya 1000, 2000 atau 3000 uang, dengan bersenang-senang setelah mati dikawal prajurit alam baka ke Tingkat ke 4. Yiam Wong marah besar, dia bilang “ Kamu bisa kemasukkan Dewa nama Dewa seharusmya berbuat kebaikkan, menolong sesame, tapi kamu jual nama Dewa untuk memperoleh kekayaan, sekarang diimbangi jasa kebaikkan dan kejahatan ternyata kejahatan lebih berat, maka kamu harus dihukum. Kini badan digigit kumbang beracun, sungguh sakit, waktu hidup biar dibacok pisau atau golok tidak mempan. Sekarang digigit sekali oleh kumbang beracun rasanya seperti ditusuk oleh jarum, sampai ke ulu hati, menyesal sudah terlambat. Kirim salam buat orang yang bisa kemasukkan, harus berbuat kebaikkan untuk menolong sesame, jangan seperti saya dihukum berat.
Chi Hoet Bisa kemasukkan Dewa ke badan untuk menolong manusia sebenarnya tradisiajaran TAO untuk Bantu mengobati penyakit yang tidak bisa diobati oleh dokter, maka digunakan tenaga ajaibnya Dewa. Ini sebetulnya kebaikkan langit yang masih menyayangi umatnya, namun kalau dipergunakan untuk mencari kekayaan, akan berbalik tujuan langit dan disebut dosa, tapi kalau hanya kemasukkan untuk menolong manusia, untuk cari makan, menerima uang pemberian orang lain secara suka rela, masih tidak apa-apa, namun kalau dipergunakan untuk secara jual beli, bisa kemasukkan Dewa akan menjadi kemasukkan setan, hukum di alam dunia tidak mengijinkannya, apalagi hukum di alam baka.
Pejabat Suruh roh ke 2 ceritakan dosanya yang telah dilakukan.
Roh Waktu didunia saya jadi tukang meramal nasib, suka menyelidiki ilmu ramalan yang menjadi pegangan kehidupan saya untuk mencari sesuap nasi. Pada suatu hari, karenan tamu sepi, kebetulan ada seorang pemuda minta saya meramalkan nasibnya, saya lihat pakaiannya dia seperti orang pendatang, maka saya berkata bahwa dia dalam waktu dekat akan mendapat kecelakaan dan harus dikias, kalau tidak masa depannya akan suram lalu saya merayu dia mengerti ilmu-ilmu untuk merubah nasibnya. Pemuda itu jadi percaya maka masuklah dia keperangkap saya, setelah sembahyang maka saya minta imbalan yang tinggi 1500 uang. Kemudian hari saya suka mempergunakan jurus ini untuk menipu uang orang. Setelah mati Yiam Wong memaki saya bahwa saya mengerti ilmu meramal bukan memberikan petunjuk untuk membantu orang lain, tapi untuk menipu, hingga saya dihukum ke Neraka Kumbang Beracun selama 12 tahun. Sekarang baru dihukum 3 tahun lebih, masih terdapat banyak sisa hari untuk saya rasakan hukuman ini. Kumbang tidak memberikan madu namun menyuntikkan racun, badan saya sakit, gatal, bengkak, menyesal kenapa saya berbuat dosa ini.
Chi Hoet Waktu masih hidup pintar merayu, berkata kamu mengerti segala ilmu, bisa merubah nasib seseorang segala, sebetulnya seperti seekor kumbang beeracun saja, menolong orang sedikit namun lebih banyak mencelakakan orang, maka dapat pembalasan ini, nasihat bagi tukang ramal di dunia, harus menggunakan pelajarannya untuk menasehati orang dan memberikan petunjuk untuk orang yang sedang kebingungan, maka bisa mendapatkan jasa kebaikkan. Kalau meramal sembarangan saja, meramal uang dikantong orang, maka tidak pantas disebut peramal dan bagiannya di neraka. Sudah tiba waktunya, kami pulang.
Yang Shen Silahkan tanya pejabat, tentang dukun-dukun palsu, apakah dukun palsu kalau mati dihukum disini juga ?
Pejabat Tidak pasti, ada yang khusus memperkosa, yang istimewa akan dihukum di neraka lain, yang dihukum disini hanya sebagian saja.
Yang Shen Karena terbatasnya waktu, terima kasih atas petunjuk pejabat dan jendral, kami permisi.
Pejabat Antar tamu
Chi Hoet Terima kasih pejabat, Yang Shen siap pulang, naik ke Teratai
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba. Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 28
BAB 28
BERKUNJUNG LAGI KE NERAKA KECIL KUMBANG BERACUN
TAHUN 1977, SA GWEE CAP KAU
Chi Hoet Dewa Suci Buddha Hoet turun ke bumi menolong manusia menerima murid untuk memberikan petunjuk mengajar cara kebaikkan hanya karena mau membantu manusia bisa kembali ke asalnya bertapa menuju kesempurnaan. Begitu luasnya budi suci tidak tertandingi, diartikan sehari menjadi guru seumur hidup mengganggap ayah, maka harus mentaati pelajarannya namun kini banyak terdapat murid-murid durhaka menjualkan nama Dewa Buddha sudah tidak bertapa demi kebaikkan namun mencemarkan nama baik Dewa, menipu uang, berbuat mesum, menjadi dukun palsu tidak mau ke surga lagi namun rela menjadi setan di neraka. Dosa ini benar-benar berat, dihukum di alam baka, tidak di ampuni. Maka manusia yang masuk agama apapun setelah menjadi murid dalam pintu agama biar bikhu, pendeta dan sebagainya harus mentaati pelajarannya, jaga kesopanan, jangan sampai berbuat dosa. Yang Shen siap berangkat lagi ke alam baka naik ke Teratai.
Yang Shen Saya sudah duduk, tidak tahu hari ini kita kemana?
Chi Hoet Tetap keneraka Kumbang Beracun melihat murid yang berbuat dosa. Tutup mata kita berangkat. Sudah tiba, turun.
Pejabat Selamat datang lagi, Chi Hoet dan Yang Shen kemari lagi.
Chi Hoet Karena sekarang banyak umat yang menjual agama, menipu, memperkosa, mencemarkan nama baik para Dewa, nama baik agama, maka kami kemari lagi untuk mencari bahan yang bisa dipakai sebagai cermin untuk menasehati dunia.
Pejabat Ya, silahkan masuk, saya akan melepaskan beberapa roh untuk menceritakan dosanya.
Jendral Siap sudah mengeluarkan 3 roh dosa.
Pejabat Roh dosa dengarkan, yang ini adalah Chi Hoet Buddha dan yang ini adalah Yang Shen dari Tai Chung Wihara Shen Shien, kemari atas titah untuk mengarang buku Mengelilingi Alam Neraka. Kalian harus jujur menceritakan dosa yang kalian lakukan, untuk menasehati manusia kenapa kalian di hokum disini.
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, kenapa kamu sampai dihukum disini ?
Roh Waktu didunia saya tinggal dikampung dan menjabat sebagai kepala desa. Karena dikampung mau didirikan sebuah kelenteng, saya ditugaskan untuk mengurus sumbangan tetapi tidak jujur uang hasil sumbangan saya sisihkan sebagian untuk dipakai sendiri, setelah mati baru tahu berdosa makan uang milik Dewa berat, maka dihukum kemari, kumbang beracun yang menyerang roh dengan sadis, sudah sakit beracun lagi. Coba lihat, seluruh badan saya menjadi bengkak, manusia harus jujur terhadap urusan agama, tidak boleh menggelapkan uang milik Dewa, kini saya sudah dapat pembalasannya, seumur hidup saya hanya berbuat dosa ini, tidak berbuat dosa lain.
Pejabat Kamu sebagai kepala desa seharusnya berbakti kepada masyarakat desa. Memberikan contoh kebaikkan. Kelenteng didirikan di kampong untuk menghormati Dewa Suci, kamu malah menggunakan kesempatan ini untuk menggelapkan uang dosa ini tidak bisa diampuni. Roh ke 2 cepat ceritakan dosamu.
Yang Shen Saya mau tanya bikhu ini kamu yang masuk pintu Buddha kok jatuh ke neraka bukan menuju ke surga ?
Roh Amitabha, sejak umur 15 tahun saya masuk biara untuk berbakti kepada Buddha bertapa dan belajar ajaran Buddha , hati ingin bertapa sampai sempurna namun dasar saya tidak kuat sehingga sering menggelapkan uang sumbangan dari umat untuk keperluan. Saya tidak menyerahkan semua dana untuk membetulkan biara atau membeli minyak. Kalau ada umat minta dibacakan doa, saya tidak sungguh-sungguh membacakan. Kalau ada panggilan untuk doa, saya melihat siapa yang mengundang, bila yang mengundang orang miskin saya menjawab tidak sempat. Bila yang mengundang orang kaya, saya berusaha benar-benar untuk menyenangkan hati mereka karena serakah. Setelah mati, guru Buddha tidak menyambut malah saya dikawal jendral sapid an kuda ke neraka dan dihukum disini.
Pejabat Kamu sebagai Bikhu mengasingkan diri kebiara seharusnya berkelakuan baik, jujur untuk belajar ajaran Buddha yang benar, harus tekun, tidak boleh serakah akan duniawi. Kamu lebih suka uang daripada kebaikkan, maka bertentangan dengan ajaran Buddha, harus dihukum.
Chi Hoet mengabdi diri kepada Buddha, mengasingkan diri dari duniawi sehingga merubah nama aslinya memang kelakuan ini mulia, namun tidak tahan ujian dunia, tidak merangkul kebaikkan sebagai tujuan kehidupan, namun berhati duniawi maka tidak pantas disebut hati yang mulia, hilangkan 3 keinginan hati, lupakan kenikmatan duniawi baru bisa menemukan Buddha Hoet, tidak bisa meninggalkan 3 racun lama sesat tetap akan reinkarnasi ke 6 jalanan, mengharap umat yang belajar agama yang masih mencintai duniawi maka sulit masuk kesurga. Waktu sudah tiba lain hari akan berkunjung kemari lagi, Yang Shen siap pulang.
Yang Shen Terima kasih atas bantuan pejabat dan jendral, sekarang kami mau pulang, permisi.
Chi Hoet Cepat naik ke Teratai.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat.
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
BERKUNJUNG LAGI KE NERAKA KECIL KUMBANG BERACUN
TAHUN 1977, SA GWEE CAP KAU
Chi Hoet Dewa Suci Buddha Hoet turun ke bumi menolong manusia menerima murid untuk memberikan petunjuk mengajar cara kebaikkan hanya karena mau membantu manusia bisa kembali ke asalnya bertapa menuju kesempurnaan. Begitu luasnya budi suci tidak tertandingi, diartikan sehari menjadi guru seumur hidup mengganggap ayah, maka harus mentaati pelajarannya namun kini banyak terdapat murid-murid durhaka menjualkan nama Dewa Buddha sudah tidak bertapa demi kebaikkan namun mencemarkan nama baik Dewa, menipu uang, berbuat mesum, menjadi dukun palsu tidak mau ke surga lagi namun rela menjadi setan di neraka. Dosa ini benar-benar berat, dihukum di alam baka, tidak di ampuni. Maka manusia yang masuk agama apapun setelah menjadi murid dalam pintu agama biar bikhu, pendeta dan sebagainya harus mentaati pelajarannya, jaga kesopanan, jangan sampai berbuat dosa. Yang Shen siap berangkat lagi ke alam baka naik ke Teratai.
Yang Shen Saya sudah duduk, tidak tahu hari ini kita kemana?
Chi Hoet Tetap keneraka Kumbang Beracun melihat murid yang berbuat dosa. Tutup mata kita berangkat. Sudah tiba, turun.
Pejabat Selamat datang lagi, Chi Hoet dan Yang Shen kemari lagi.
Chi Hoet Karena sekarang banyak umat yang menjual agama, menipu, memperkosa, mencemarkan nama baik para Dewa, nama baik agama, maka kami kemari lagi untuk mencari bahan yang bisa dipakai sebagai cermin untuk menasehati dunia.
Pejabat Ya, silahkan masuk, saya akan melepaskan beberapa roh untuk menceritakan dosanya.
Jendral Siap sudah mengeluarkan 3 roh dosa.
Pejabat Roh dosa dengarkan, yang ini adalah Chi Hoet Buddha dan yang ini adalah Yang Shen dari Tai Chung Wihara Shen Shien, kemari atas titah untuk mengarang buku Mengelilingi Alam Neraka. Kalian harus jujur menceritakan dosa yang kalian lakukan, untuk menasehati manusia kenapa kalian di hokum disini.
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, kenapa kamu sampai dihukum disini ?
Roh Waktu didunia saya tinggal dikampung dan menjabat sebagai kepala desa. Karena dikampung mau didirikan sebuah kelenteng, saya ditugaskan untuk mengurus sumbangan tetapi tidak jujur uang hasil sumbangan saya sisihkan sebagian untuk dipakai sendiri, setelah mati baru tahu berdosa makan uang milik Dewa berat, maka dihukum kemari, kumbang beracun yang menyerang roh dengan sadis, sudah sakit beracun lagi. Coba lihat, seluruh badan saya menjadi bengkak, manusia harus jujur terhadap urusan agama, tidak boleh menggelapkan uang milik Dewa, kini saya sudah dapat pembalasannya, seumur hidup saya hanya berbuat dosa ini, tidak berbuat dosa lain.
Pejabat Kamu sebagai kepala desa seharusnya berbakti kepada masyarakat desa. Memberikan contoh kebaikkan. Kelenteng didirikan di kampong untuk menghormati Dewa Suci, kamu malah menggunakan kesempatan ini untuk menggelapkan uang dosa ini tidak bisa diampuni. Roh ke 2 cepat ceritakan dosamu.
Yang Shen Saya mau tanya bikhu ini kamu yang masuk pintu Buddha kok jatuh ke neraka bukan menuju ke surga ?
Roh Amitabha, sejak umur 15 tahun saya masuk biara untuk berbakti kepada Buddha bertapa dan belajar ajaran Buddha , hati ingin bertapa sampai sempurna namun dasar saya tidak kuat sehingga sering menggelapkan uang sumbangan dari umat untuk keperluan. Saya tidak menyerahkan semua dana untuk membetulkan biara atau membeli minyak. Kalau ada umat minta dibacakan doa, saya tidak sungguh-sungguh membacakan. Kalau ada panggilan untuk doa, saya melihat siapa yang mengundang, bila yang mengundang orang miskin saya menjawab tidak sempat. Bila yang mengundang orang kaya, saya berusaha benar-benar untuk menyenangkan hati mereka karena serakah. Setelah mati, guru Buddha tidak menyambut malah saya dikawal jendral sapid an kuda ke neraka dan dihukum disini.
Pejabat Kamu sebagai Bikhu mengasingkan diri kebiara seharusnya berkelakuan baik, jujur untuk belajar ajaran Buddha yang benar, harus tekun, tidak boleh serakah akan duniawi. Kamu lebih suka uang daripada kebaikkan, maka bertentangan dengan ajaran Buddha, harus dihukum.
Chi Hoet mengabdi diri kepada Buddha, mengasingkan diri dari duniawi sehingga merubah nama aslinya memang kelakuan ini mulia, namun tidak tahan ujian dunia, tidak merangkul kebaikkan sebagai tujuan kehidupan, namun berhati duniawi maka tidak pantas disebut hati yang mulia, hilangkan 3 keinginan hati, lupakan kenikmatan duniawi baru bisa menemukan Buddha Hoet, tidak bisa meninggalkan 3 racun lama sesat tetap akan reinkarnasi ke 6 jalanan, mengharap umat yang belajar agama yang masih mencintai duniawi maka sulit masuk kesurga. Waktu sudah tiba lain hari akan berkunjung kemari lagi, Yang Shen siap pulang.
Yang Shen Terima kasih atas bantuan pejabat dan jendral, sekarang kami mau pulang, permisi.
Chi Hoet Cepat naik ke Teratai.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat.
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 27
BAB 27
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL KUMBANG BERACUN
TAHUN 1977, SHA GWEE CE LAK
Chi Hoet Sungguh tidak mudah bertapa hingga menjadi Dewa, apalagi mau jaga kelakuan hati ini juga sulit. Didunia banyak Wihara, Klenteng, Cetya atau yang lain, terpancar nama-nama untuk membicarakan ajaran kebaikkan, sembahyang kebatinan, semedi untuk ketenangan, memang tempat umum bagaikan surga yang berada didunia. Zaman sekarang banyak perbuatan kurang ajar yang mempergunakan nama baik wihara, sehingga mencemar nama baik Dewa. Perbuatan dosa sungguh berat, tidak boleh di ampuni. Hari ini saya ajak Yang Shen ke alam baka untuk meninjau, agar bisa menjadi cermin untuk manusia. Yang Shen siap berangkat, naik ke Teratai.
Yang Shen Siap, saya sudah duduk. Hari ini kita meninjau kemana ?
Chi Hoet ke neraka kecil KUMBANG BERACUN. Cepat tutup matamu. Siap berangkat. Sudah tiba cepat turun.
Yang Shen Oh, Neraka Kumbang Beracun berada di depan dan prajurit sedang mengawal banyak sekali roh dosa ke dalam, dijalanan mereka dicambuki hingga menangis, menyedihkan, tidak tahu dosa apa yang telah mereka lakukan.
Chi Hoet Mereka itu kebanyakan bisa hidup karena atas nama Dewa. Dimasa hidupnya sudah terlalu kenyang makannya sesudah mati roh nya harus di hokum, sebabnya dapat diketahui di dalam neraka. Jendral dan pejabat sudah datang menyambut kita, cepat beri salam.
Yang Shen Salam hormat pejabat dan para jendral, saya adalah Yang Shen dari Tai Chung, Wihara Shen Shien terima titah meninjau untuk mengarang buku, harap banyak memberi bantuan.
Pejabat Tidak usah sungkan, neraka ini termasuk wilayah Tingkat ke 4, neraka ini baru didirikan karena roh dosa makin bertambah banyak, hingga Yin Ming Chiauk Chuu (Penguasa Alam Baka) mendirikan neraka baru untuk menghukum roh dosa, silahkan masuk.
Yang Shen Terima kasih, Guru, saya tidak berani masuk, penuh kumbang beterbangan, badannya sebesar jempol tangan, berwarna hiyam, seperti kumbang berkepala maca, menyerang dan menggigit roh dosa sehingga pada menjerit kesakitan, mau lari tidak bisa, berdesak-desakkan disudut tembok penjara. Ada beberapa kumbang terbang menghampiri kita. Ah saya lebih baik menghindari, kumbang berkepala macan sangat beracun, bisa mati bila di sengat.
Chi Hoet Kenapa kamu ikut-ikutan berteiak, kumbang ini punya pikiran, tidak sembarang menyerang orang, karena di badan roh rosa ada hawa yang kotor, maka mereka diserang. Seperti lalat, menjauhi tempat yang bersih dan berkumpul di tempat yang kotor. Kumbang terbang menghampiri kita sebagai tanda hormat menyambut kita.
Yang Shen Aneh ya, seperti meriam dibunyikan untuk membunuh, namun sebagai tanda untuk menyambut tamu agung.
Pejabat Silahkan masuk meninjau, Yang Shen tidak usah takut kalau kumbang sembarangan menyerang orang kami juga lari. Kumbang ini punya pikiran, hanya menyerang orang yang berbuat jahat atas nama Dewa, biar mereka tidak bisa lari lagi, kalau lari akan diserang beramai-ramai. Coba lihat roh dosa banyak luka bekas sengatan, mukanya bengkak karena racun kumbang bereaksi, mereka melompat-lompat kesakitan.
Yang Shen Hukuman yang sadis, semua roh dosa diserang dalam ruangan penjara yang sempit dan tidak ada pintu keluar, mau lari tidak bisa. Dosa apa yang mereka lakukan sehingga dihukum kemari?
Pejabat Suapaya tercantum dalam buku amal, saya akan membuka pintu, suruh beberapa roh dosa menceritakan dosanya untuk menyadarkan manusia.
Chi Hoet Begini lebih bagus, sekarang para pejabat di neraka sudah tahu kami mendapat Titah untuk mengarang buku. Sebagai bahan untuk dicantumkan di dalam buku. Harap para pejabat bisa memberikan banyak petunjuk.
Pejabat Ini memang tugas kami, saya akan melepaskan dua roh dosa untuk menceritakan dosa-dosanya.
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, waktu di dunia dosa apa yang kamu lakukan sehingga di hokum di sini?
Roh Sungguh memalukan bila diceritakan, saya adalah seorang murid di Taiwan bagian Selatan kota Wihara Ahu. Karena sudah lama menjadi murid di situ, diangkat menjadi wakil ketua wihara. Suatu kali di wihara diadakan kegiatan membuat Buku Amal untuk desebar ke umat, saya sibuk mencari sumbangan kemana-mana agar dapat lebih banyak mencetaknya buku untuk disebarkan. Karena saya pandai bicara, dalam 2 bulan sudah dapat sumbangan 30.000 uang lebih. Saya sendiri mempunyai banyak utang pada orang lain. Berhubung di tagih terus, uang amal sebanyak 10.000 saya pakai untuk membayar hutang dan keperluan rumah tangga, maka saya hanya serahkan pada ketua wihara 20.000 uang saja. Saya pikir tidak ada orang yang tahu, namun setelah kejadian tersebut terasa malu di hati. Menjadi tidak tenang, walaupun ada kegiatan lain di wihara, ketua tidak menyiarkan keserakahan saya. 3 tahun yang lalu saya mati karena penyakit maag yang berat, ditangkap oleh jendral sapid an kuda. Sebelum mati saya dimaki oleh ketua “Kamu sudah salah langkah, hingga saat matipun kamu tidak menyesali, karena sebab-sebab lain saya tidak mau membongkar urusanmu. Dewa Buddha sering turun untuk menjelma untuk memberikan ajaran yang benar, jangan melakukan kejahatan, semua ajaran telah kamu pelajari, mengapa kamu masih lakukan. Kamu benar-benar berdosa. Setelah roh saya tiba di alam baka, Yiam Wong marah, mula-mula dikawal kepanggung cermin dosa, terlihat jelas saya menyisihkan hasil sumbangan sehingga saya menjadi ketakutan, kemudian saya diserahkan ke Tingkat ke 4, dihukum Uu Kuang Wuang selama 28 tahun. Tiap hari diserang kumbang beracun seluruh badan sakit, gatal dan bengkak mau lari tidak bisa, sungguh menyesal waktu masih menjadi murid Wihara tidak mendengar ajaran suci, biar saya hanya salah sekali sudah tidak tertolong lagi, nasehatilah murid di wihara, harus hati-hati perbuatannya, salah selangkah tidak bisa membohongi langit. Sekarang saya sungguh menyesal, saya benar-benar berdosa pada ketua dan umat sepintu.
Pejabat Kamu masuk sebagai murid dipintu suci, namun tidak mendengarkan ajaran suci, menghina kepada ketua dan murid-murid lain, sudah berbuat salah kepada guru dan menjahati orang yang menyumbang. Jasanya tidak habis begitu saja tetap di catat, justru yang makan uang sumbangan kejahatan yang buat ini menjadi dosa besar, maka bagi orang yang masuk dalam pintu suci segala keuangan harus jelas diserahkan untuk mengembangkan ajaran agamanya, kalau mengotori peraturan ajaran suci akan dihukum berat di neraka, hanya manusia yang mengecam nya.
Chi Hoet Para umat yang berdosa di wihara sudah menggelapkan uang, mencemarkan nama baik wihara dosanya berat tidak bisa diampuni lagi. Salam pada manusia di dunia, bertapa seharusnya bersih, tidak boleh melanggar peraturan, jangan sampai dihukum ke neraka, reinkarnasi ke 4 makhluk. Mau menyesal sudah terlambat. Waktunya sudah habis, lain kali kemari lagi, Yang Shen siap pulang, terima kasih atas bantuan pejabat.
Yang Shen Terima kasih pejabat dan jendral atas dibukakannya pintu supaya kami bisa meninjau, kami permisi.
Pejabat Para jendral berbaris mengantar tamu, harap kalian kemari lagi.
Yang Shen Saya sudah susuk di Teratai, guru boleh berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL KUMBANG BERACUN
TAHUN 1977, SHA GWEE CE LAK
Chi Hoet Sungguh tidak mudah bertapa hingga menjadi Dewa, apalagi mau jaga kelakuan hati ini juga sulit. Didunia banyak Wihara, Klenteng, Cetya atau yang lain, terpancar nama-nama untuk membicarakan ajaran kebaikkan, sembahyang kebatinan, semedi untuk ketenangan, memang tempat umum bagaikan surga yang berada didunia. Zaman sekarang banyak perbuatan kurang ajar yang mempergunakan nama baik wihara, sehingga mencemar nama baik Dewa. Perbuatan dosa sungguh berat, tidak boleh di ampuni. Hari ini saya ajak Yang Shen ke alam baka untuk meninjau, agar bisa menjadi cermin untuk manusia. Yang Shen siap berangkat, naik ke Teratai.
Yang Shen Siap, saya sudah duduk. Hari ini kita meninjau kemana ?
Chi Hoet ke neraka kecil KUMBANG BERACUN. Cepat tutup matamu. Siap berangkat. Sudah tiba cepat turun.
Yang Shen Oh, Neraka Kumbang Beracun berada di depan dan prajurit sedang mengawal banyak sekali roh dosa ke dalam, dijalanan mereka dicambuki hingga menangis, menyedihkan, tidak tahu dosa apa yang telah mereka lakukan.
Chi Hoet Mereka itu kebanyakan bisa hidup karena atas nama Dewa. Dimasa hidupnya sudah terlalu kenyang makannya sesudah mati roh nya harus di hokum, sebabnya dapat diketahui di dalam neraka. Jendral dan pejabat sudah datang menyambut kita, cepat beri salam.
Yang Shen Salam hormat pejabat dan para jendral, saya adalah Yang Shen dari Tai Chung, Wihara Shen Shien terima titah meninjau untuk mengarang buku, harap banyak memberi bantuan.
Pejabat Tidak usah sungkan, neraka ini termasuk wilayah Tingkat ke 4, neraka ini baru didirikan karena roh dosa makin bertambah banyak, hingga Yin Ming Chiauk Chuu (Penguasa Alam Baka) mendirikan neraka baru untuk menghukum roh dosa, silahkan masuk.
Yang Shen Terima kasih, Guru, saya tidak berani masuk, penuh kumbang beterbangan, badannya sebesar jempol tangan, berwarna hiyam, seperti kumbang berkepala maca, menyerang dan menggigit roh dosa sehingga pada menjerit kesakitan, mau lari tidak bisa, berdesak-desakkan disudut tembok penjara. Ada beberapa kumbang terbang menghampiri kita. Ah saya lebih baik menghindari, kumbang berkepala macan sangat beracun, bisa mati bila di sengat.
Chi Hoet Kenapa kamu ikut-ikutan berteiak, kumbang ini punya pikiran, tidak sembarang menyerang orang, karena di badan roh rosa ada hawa yang kotor, maka mereka diserang. Seperti lalat, menjauhi tempat yang bersih dan berkumpul di tempat yang kotor. Kumbang terbang menghampiri kita sebagai tanda hormat menyambut kita.
Yang Shen Aneh ya, seperti meriam dibunyikan untuk membunuh, namun sebagai tanda untuk menyambut tamu agung.
Pejabat Silahkan masuk meninjau, Yang Shen tidak usah takut kalau kumbang sembarangan menyerang orang kami juga lari. Kumbang ini punya pikiran, hanya menyerang orang yang berbuat jahat atas nama Dewa, biar mereka tidak bisa lari lagi, kalau lari akan diserang beramai-ramai. Coba lihat roh dosa banyak luka bekas sengatan, mukanya bengkak karena racun kumbang bereaksi, mereka melompat-lompat kesakitan.
Yang Shen Hukuman yang sadis, semua roh dosa diserang dalam ruangan penjara yang sempit dan tidak ada pintu keluar, mau lari tidak bisa. Dosa apa yang mereka lakukan sehingga dihukum kemari?
Pejabat Suapaya tercantum dalam buku amal, saya akan membuka pintu, suruh beberapa roh dosa menceritakan dosanya untuk menyadarkan manusia.
Chi Hoet Begini lebih bagus, sekarang para pejabat di neraka sudah tahu kami mendapat Titah untuk mengarang buku. Sebagai bahan untuk dicantumkan di dalam buku. Harap para pejabat bisa memberikan banyak petunjuk.
Pejabat Ini memang tugas kami, saya akan melepaskan dua roh dosa untuk menceritakan dosa-dosanya.
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, waktu di dunia dosa apa yang kamu lakukan sehingga di hokum di sini?
Roh Sungguh memalukan bila diceritakan, saya adalah seorang murid di Taiwan bagian Selatan kota Wihara Ahu. Karena sudah lama menjadi murid di situ, diangkat menjadi wakil ketua wihara. Suatu kali di wihara diadakan kegiatan membuat Buku Amal untuk desebar ke umat, saya sibuk mencari sumbangan kemana-mana agar dapat lebih banyak mencetaknya buku untuk disebarkan. Karena saya pandai bicara, dalam 2 bulan sudah dapat sumbangan 30.000 uang lebih. Saya sendiri mempunyai banyak utang pada orang lain. Berhubung di tagih terus, uang amal sebanyak 10.000 saya pakai untuk membayar hutang dan keperluan rumah tangga, maka saya hanya serahkan pada ketua wihara 20.000 uang saja. Saya pikir tidak ada orang yang tahu, namun setelah kejadian tersebut terasa malu di hati. Menjadi tidak tenang, walaupun ada kegiatan lain di wihara, ketua tidak menyiarkan keserakahan saya. 3 tahun yang lalu saya mati karena penyakit maag yang berat, ditangkap oleh jendral sapid an kuda. Sebelum mati saya dimaki oleh ketua “Kamu sudah salah langkah, hingga saat matipun kamu tidak menyesali, karena sebab-sebab lain saya tidak mau membongkar urusanmu. Dewa Buddha sering turun untuk menjelma untuk memberikan ajaran yang benar, jangan melakukan kejahatan, semua ajaran telah kamu pelajari, mengapa kamu masih lakukan. Kamu benar-benar berdosa. Setelah roh saya tiba di alam baka, Yiam Wong marah, mula-mula dikawal kepanggung cermin dosa, terlihat jelas saya menyisihkan hasil sumbangan sehingga saya menjadi ketakutan, kemudian saya diserahkan ke Tingkat ke 4, dihukum Uu Kuang Wuang selama 28 tahun. Tiap hari diserang kumbang beracun seluruh badan sakit, gatal dan bengkak mau lari tidak bisa, sungguh menyesal waktu masih menjadi murid Wihara tidak mendengar ajaran suci, biar saya hanya salah sekali sudah tidak tertolong lagi, nasehatilah murid di wihara, harus hati-hati perbuatannya, salah selangkah tidak bisa membohongi langit. Sekarang saya sungguh menyesal, saya benar-benar berdosa pada ketua dan umat sepintu.
Pejabat Kamu masuk sebagai murid dipintu suci, namun tidak mendengarkan ajaran suci, menghina kepada ketua dan murid-murid lain, sudah berbuat salah kepada guru dan menjahati orang yang menyumbang. Jasanya tidak habis begitu saja tetap di catat, justru yang makan uang sumbangan kejahatan yang buat ini menjadi dosa besar, maka bagi orang yang masuk dalam pintu suci segala keuangan harus jelas diserahkan untuk mengembangkan ajaran agamanya, kalau mengotori peraturan ajaran suci akan dihukum berat di neraka, hanya manusia yang mengecam nya.
Chi Hoet Para umat yang berdosa di wihara sudah menggelapkan uang, mencemarkan nama baik wihara dosanya berat tidak bisa diampuni lagi. Salam pada manusia di dunia, bertapa seharusnya bersih, tidak boleh melanggar peraturan, jangan sampai dihukum ke neraka, reinkarnasi ke 4 makhluk. Mau menyesal sudah terlambat. Waktunya sudah habis, lain kali kemari lagi, Yang Shen siap pulang, terima kasih atas bantuan pejabat.
Yang Shen Terima kasih pejabat dan jendral atas dibukakannya pintu supaya kami bisa meninjau, kami permisi.
Pejabat Para jendral berbaris mengantar tamu, harap kalian kemari lagi.
Yang Shen Saya sudah susuk di Teratai, guru boleh berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 27
BAB 26
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL
MENGIRIS URAT NADI DAN MEMATAHKAN TULANG TANGAN
TAHUN 1977, JI GWEE CE CAP LAK
Chi Hoet Waktu untuk berangkat ke alam baka sudah tiba, Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Siap, saya sudah naik, silahkan berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, cepat turun.
Yang Shen Di depan adalah NERAKA MENGIRIS URAT NADI DAN MEMATAHKAN TULANG TANGAN, tertulis dipintu neraka. Pejabat dan jendral sudah keluar menyambut kita. Selamat berjumpa pejabat dan jendral. Murid Yang Shen ikut Chi Hoet kemari untuk meninjau, harap banyak memberikan petunjuk.
Chi Hoet Saya mengajak Yang Shen kemari karena mendapat Titah mengarang buku. Karena dunia sekarang banyak ajaran yang dilupakan, lebih menggutamakan harta benda hingga mengabaikan kebaikkan. Karena serakah maka tega berbuat kejahatan, yang penting dapat uang. Tidak perduli lagi hati nurani yang jujur, kalau jujur tidak dapat uang, benar-benar menyedihkan. Karena di Taiwan ada kita Tai Chung, Wihara Shen Shien banyak menciptakan buku-buku, kitab amal dan banyak menyadarkan hati manusia. Hasilnya menggembirakan maka diberikan Titah oleh Giok Tee agar mengarang buku Mengelilingi Alam Neraka. Saya ditunjuk sebagai penunjuk jalan memberikan keadaan neraka agar diketahui oleh manusia. Hari ini sampai di neraka kalian harap memberikan petunjuk.
Pejabat Kalian sungguh terpuji. Atas Titah mengarang buku, kami sudah mendapatkan pemberitahuan, semua jelas. Mari ikut saya ke dalam untuk meninjau
Yang Shen Para prajurit alam baka sungguh sadis, menggunakan pisau yang tajam untuk mematahkan tangan roh dosa, agar kesakitan menjerit, tapi karena terikat di tiang kayu, tidak bisa terlepas.
Pejabat Inilah NERAKA MENGIRIS URAT NADI DAN MEMATAHKAN TULANG TANGAN. Prajurit alam baka memegang pisau yang tajam, pertama-tama mengiris putus urat nadi tangan, kemudian mengorek daging tulang, memutuskan dan diberi makan Anjing Besi, agar roh merasa lebih sakit.
Yang Shen Saya lihat setiap roh dosa sudah pingsan karena hukuman ini. Disamping ada anjing yang makan daging mereka, namun anjing yang makan daging manusia tidak pernah saya lihat. Silahkan tanya pejabat, anjing ini datang darimana ?
Pejabat Ini dinamakan Anjing besi, hanya ada di alam baka. Hidupnya hanya makan daging manusia, karena dirinya sudah tidak kenal apa-apa, tidak punya pikiran maka dipanggil anjing besi, beda dengan anjing yang ada di dalam dunia, bisa jaga rumah dan setia pada tuannya. Sekarang ada anjing yang mahal dan kehidupannya sama dengan manusia bahkan tidur dengan manusia. Kalau anjing besi untuk menghukum roh dosa, ini dinamakan “Pembalasan adalah bahasa Hati serigala. Jantung Anjing.
Yang Shen Benar apa yang dikatakan pejabat. Manusia sudah tidak mempunyai kesetiaan, tidak seperti anjing. Lihat, semua roh pingsan. Dosa apa yang pernah mereka lakukan ?
Chi Hoet Saya akan mengipasi agar beberapa roh sadar dan utuh lagi anggota badannya. Pejabat saya akan melepaskan 3 roh biar mereka cerita, agar bisa tercantum dalam buku. Perintahkan roh ini ceritakan dosanya.
Roh Ya, saya akan ceritakan. Saya sangat tersiksa, anak cucu saya tidak tahu saya dihukum disini. Anggap sudah mati bebaslah semuanya. Waktu masih hidup saya jualan sayur-sayuran, karena ingin untung banyak maka saya curangi timbangannya, satu kilo sayur saya curangi menjadi 8 ons, demikian seterusnya. Saya tahu berdagang harus jujur, mencuri satu kilo sayur dikehidupan akan datang harus diganti 8 ons, tapi saya anggap omong kosong, tidak pernah mau berubahsikap. Setelah mati mati roh dikirim ke istana baka. Dicerminkan dosa terlihat jelas perbuatan saya. Akhirnya dihukum di Tingkat ke 4 selama 10 tahun. Tiap hari disiksa, kedua tangan seperti daging ikan, dicincang dan diiris oleh prajurit alam baka sungguh menyesal, manusia yang dagang didunia harus jujur, timbangan harus tepat, jangan demi keuntungan merugikan orang lain. Yiam Wong paling benci orang yang tidak jujur, prajurit alam baka sadis-sadis. Mau menyesal sudah terlambat.
Pejabat Siapa suruh kamu main timbangan sekarang biar prajurit alam baka yang membetulkan penyakit tanganmu. Perintahkan roh ke 2 untuk menceritakan dosanya pada Yang Shen
Roh Ya, didunia saya hidup dalam keluarga miskin, tidak sekolah, hanya mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual, tiap hari naik sepeda kemana-mana menerima atau membeli barang rongsokan, barang kuno, besi tua. Saya mendengar dari teman, kalau membeli barang bekas dengan timbangan yang tepat, untungnya kecil, harus curangi timbangan, maka saya mulai curangi timbangan, 10 kilo dicurangi menjadi 7 kilo. Karena banyak orang menjual barang bekas tidak memperhitungkan, asal melepaskan ya sudah, maka saya mendapat banyak untung. Setelah mati, Yiam Wong memaki saya berdagang tidak jujur, merusak peraturan dagang, maka saya 15 tahun disini, dihina, dipukul, disiksa oleh prajurit alam baka. Mohon Yang Shen minta tolong meringan kan dosa saya, supaya bisa bebas dari hukuman ini, tolong, tolong….
Yang Shen Guru, dia sudah menceritakan keadaannya, lihat dia sungguh kasihan, pakaiannya robek, saya pikir ringankan dosanya.
Chi Hoet Tugas kita hanya mengarang buku, jangan ikut campur urusan lain, biar pejabat yang mengurus.
Pejabat Waktu masih hidup tangannya selalu main kotor, kini hanya bisa diiris urat nadinya dan patahkan tangannya. Ini bukan dihitung dengan kiloan, tetapi dengan jeritan sebagai pria berani berbuat harus berani bertanggung jawab, tidak usah mohon ampun. Sekarang ganti roh yang ke tiga, cepat ceritakan dosamu, biar Yang Shen mencantumkan dalam buku untuk menasihati manusia di dunia.
Roh Waktu di dunia saya bersuami seorang pegawai kantor pemerintah, jabatannya cukup tinggi. Waktu suami kerja dan anak-anak sekolah, karena tidak ada kerjaan, diajak ibu-ibu main mahyong. Mula-mula saya tidak bisa main, setelah diajari mereka sayapun bisa, juga mahir main kartu. Walaupun main kalah menang main tidak besar, namun kebiasaan berjudi tidak memperdulikan urusan rumah tangga maupun mengajari anak-anak sering di nasehati suami akhirnya sering cekcok. 4 tahun yang lalu, karena sakit jantung sehingga meninggal, roh tiba di alam baka dan dihukum oleh Yiam Wong kesini. Sekarang tinggal setengah tahun lagi baru boleh bebas. Nasihatilah ibu-ibu rumah tangga dengan baik, jangan seperti saya dihukum disini, kedua tangan dipatahkan hanya bisa menyesal.
Pejabat Sebagai istri harus mengurus rumah tangga dengan baik, jangan berjudi merusak ketertiban masyarakat, karena kamu tidak pernah menipu dan tidak hidup tergantung judi makan Yiam Wong meringankan hukumanmu.
Yang Shen Pejabat, saya ingin bertanya. Tentang Bandar-bandar yang membuka perjudian, orang yang mengandalkan perjudian dan banyak main curang, mereka dihukum dimana ?
Pejabat Ini bukan kuasa kami, mereka diserahkan ke Tingkat ke 7. Tai San Wung yang menghukum mereka. Nasihatilah manusia, kalau berbuat dosa yang seperti contoh diatas, kini harus insaf, merubah sikap, mencetak buku ini untuk menasehati dunia maka dosa kalian akan dihapus, setelah meninggal tidak usah dihukum disini.
Chi Hoet Waktu sudah tiba, Yang Shen siap pulang dan permisi.
Yang Shen Banyak terima kasih atas bantuan pejabat, kami permisi pulang.
Pejabat Siap antarkan tamu
Chi Hoet Yang Shen cepat keluar, siap naik ke Teratai
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL
MENGIRIS URAT NADI DAN MEMATAHKAN TULANG TANGAN
TAHUN 1977, JI GWEE CE CAP LAK
Chi Hoet Waktu untuk berangkat ke alam baka sudah tiba, Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Siap, saya sudah naik, silahkan berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, cepat turun.
Yang Shen Di depan adalah NERAKA MENGIRIS URAT NADI DAN MEMATAHKAN TULANG TANGAN, tertulis dipintu neraka. Pejabat dan jendral sudah keluar menyambut kita. Selamat berjumpa pejabat dan jendral. Murid Yang Shen ikut Chi Hoet kemari untuk meninjau, harap banyak memberikan petunjuk.
Chi Hoet Saya mengajak Yang Shen kemari karena mendapat Titah mengarang buku. Karena dunia sekarang banyak ajaran yang dilupakan, lebih menggutamakan harta benda hingga mengabaikan kebaikkan. Karena serakah maka tega berbuat kejahatan, yang penting dapat uang. Tidak perduli lagi hati nurani yang jujur, kalau jujur tidak dapat uang, benar-benar menyedihkan. Karena di Taiwan ada kita Tai Chung, Wihara Shen Shien banyak menciptakan buku-buku, kitab amal dan banyak menyadarkan hati manusia. Hasilnya menggembirakan maka diberikan Titah oleh Giok Tee agar mengarang buku Mengelilingi Alam Neraka. Saya ditunjuk sebagai penunjuk jalan memberikan keadaan neraka agar diketahui oleh manusia. Hari ini sampai di neraka kalian harap memberikan petunjuk.
Pejabat Kalian sungguh terpuji. Atas Titah mengarang buku, kami sudah mendapatkan pemberitahuan, semua jelas. Mari ikut saya ke dalam untuk meninjau
Yang Shen Para prajurit alam baka sungguh sadis, menggunakan pisau yang tajam untuk mematahkan tangan roh dosa, agar kesakitan menjerit, tapi karena terikat di tiang kayu, tidak bisa terlepas.
Pejabat Inilah NERAKA MENGIRIS URAT NADI DAN MEMATAHKAN TULANG TANGAN. Prajurit alam baka memegang pisau yang tajam, pertama-tama mengiris putus urat nadi tangan, kemudian mengorek daging tulang, memutuskan dan diberi makan Anjing Besi, agar roh merasa lebih sakit.
Yang Shen Saya lihat setiap roh dosa sudah pingsan karena hukuman ini. Disamping ada anjing yang makan daging mereka, namun anjing yang makan daging manusia tidak pernah saya lihat. Silahkan tanya pejabat, anjing ini datang darimana ?
Pejabat Ini dinamakan Anjing besi, hanya ada di alam baka. Hidupnya hanya makan daging manusia, karena dirinya sudah tidak kenal apa-apa, tidak punya pikiran maka dipanggil anjing besi, beda dengan anjing yang ada di dalam dunia, bisa jaga rumah dan setia pada tuannya. Sekarang ada anjing yang mahal dan kehidupannya sama dengan manusia bahkan tidur dengan manusia. Kalau anjing besi untuk menghukum roh dosa, ini dinamakan “Pembalasan adalah bahasa Hati serigala. Jantung Anjing.
Yang Shen Benar apa yang dikatakan pejabat. Manusia sudah tidak mempunyai kesetiaan, tidak seperti anjing. Lihat, semua roh pingsan. Dosa apa yang pernah mereka lakukan ?
Chi Hoet Saya akan mengipasi agar beberapa roh sadar dan utuh lagi anggota badannya. Pejabat saya akan melepaskan 3 roh biar mereka cerita, agar bisa tercantum dalam buku. Perintahkan roh ini ceritakan dosanya.
Roh Ya, saya akan ceritakan. Saya sangat tersiksa, anak cucu saya tidak tahu saya dihukum disini. Anggap sudah mati bebaslah semuanya. Waktu masih hidup saya jualan sayur-sayuran, karena ingin untung banyak maka saya curangi timbangannya, satu kilo sayur saya curangi menjadi 8 ons, demikian seterusnya. Saya tahu berdagang harus jujur, mencuri satu kilo sayur dikehidupan akan datang harus diganti 8 ons, tapi saya anggap omong kosong, tidak pernah mau berubahsikap. Setelah mati mati roh dikirim ke istana baka. Dicerminkan dosa terlihat jelas perbuatan saya. Akhirnya dihukum di Tingkat ke 4 selama 10 tahun. Tiap hari disiksa, kedua tangan seperti daging ikan, dicincang dan diiris oleh prajurit alam baka sungguh menyesal, manusia yang dagang didunia harus jujur, timbangan harus tepat, jangan demi keuntungan merugikan orang lain. Yiam Wong paling benci orang yang tidak jujur, prajurit alam baka sadis-sadis. Mau menyesal sudah terlambat.
Pejabat Siapa suruh kamu main timbangan sekarang biar prajurit alam baka yang membetulkan penyakit tanganmu. Perintahkan roh ke 2 untuk menceritakan dosanya pada Yang Shen
Roh Ya, didunia saya hidup dalam keluarga miskin, tidak sekolah, hanya mengumpulkan barang-barang bekas untuk dijual, tiap hari naik sepeda kemana-mana menerima atau membeli barang rongsokan, barang kuno, besi tua. Saya mendengar dari teman, kalau membeli barang bekas dengan timbangan yang tepat, untungnya kecil, harus curangi timbangan, maka saya mulai curangi timbangan, 10 kilo dicurangi menjadi 7 kilo. Karena banyak orang menjual barang bekas tidak memperhitungkan, asal melepaskan ya sudah, maka saya mendapat banyak untung. Setelah mati, Yiam Wong memaki saya berdagang tidak jujur, merusak peraturan dagang, maka saya 15 tahun disini, dihina, dipukul, disiksa oleh prajurit alam baka. Mohon Yang Shen minta tolong meringan kan dosa saya, supaya bisa bebas dari hukuman ini, tolong, tolong….
Yang Shen Guru, dia sudah menceritakan keadaannya, lihat dia sungguh kasihan, pakaiannya robek, saya pikir ringankan dosanya.
Chi Hoet Tugas kita hanya mengarang buku, jangan ikut campur urusan lain, biar pejabat yang mengurus.
Pejabat Waktu masih hidup tangannya selalu main kotor, kini hanya bisa diiris urat nadinya dan patahkan tangannya. Ini bukan dihitung dengan kiloan, tetapi dengan jeritan sebagai pria berani berbuat harus berani bertanggung jawab, tidak usah mohon ampun. Sekarang ganti roh yang ke tiga, cepat ceritakan dosamu, biar Yang Shen mencantumkan dalam buku untuk menasihati manusia di dunia.
Roh Waktu di dunia saya bersuami seorang pegawai kantor pemerintah, jabatannya cukup tinggi. Waktu suami kerja dan anak-anak sekolah, karena tidak ada kerjaan, diajak ibu-ibu main mahyong. Mula-mula saya tidak bisa main, setelah diajari mereka sayapun bisa, juga mahir main kartu. Walaupun main kalah menang main tidak besar, namun kebiasaan berjudi tidak memperdulikan urusan rumah tangga maupun mengajari anak-anak sering di nasehati suami akhirnya sering cekcok. 4 tahun yang lalu, karena sakit jantung sehingga meninggal, roh tiba di alam baka dan dihukum oleh Yiam Wong kesini. Sekarang tinggal setengah tahun lagi baru boleh bebas. Nasihatilah ibu-ibu rumah tangga dengan baik, jangan seperti saya dihukum disini, kedua tangan dipatahkan hanya bisa menyesal.
Pejabat Sebagai istri harus mengurus rumah tangga dengan baik, jangan berjudi merusak ketertiban masyarakat, karena kamu tidak pernah menipu dan tidak hidup tergantung judi makan Yiam Wong meringankan hukumanmu.
Yang Shen Pejabat, saya ingin bertanya. Tentang Bandar-bandar yang membuka perjudian, orang yang mengandalkan perjudian dan banyak main curang, mereka dihukum dimana ?
Pejabat Ini bukan kuasa kami, mereka diserahkan ke Tingkat ke 7. Tai San Wung yang menghukum mereka. Nasihatilah manusia, kalau berbuat dosa yang seperti contoh diatas, kini harus insaf, merubah sikap, mencetak buku ini untuk menasehati dunia maka dosa kalian akan dihapus, setelah meninggal tidak usah dihukum disini.
Chi Hoet Waktu sudah tiba, Yang Shen siap pulang dan permisi.
Yang Shen Banyak terima kasih atas bantuan pejabat, kami permisi pulang.
Pejabat Siap antarkan tamu
Chi Hoet Yang Shen cepat keluar, siap naik ke Teratai
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 25
BAB 25
MENGUNJUNGI NERAKA MENUSUK MULUT
TAHUN 1977, JI GWEE CE LAK
Chi Hoet DI kehidupan ini penuh dengan suka duka, kegembiraan dan kesusahan, perpisahan yang menyedihkan dan perjumpaan yang membahagiakan. Bertapapun tidak mudah, kalau mau sungguh-sungguh harus mau berjuang, bukan hanya berbicara saja. Harus tabah dan punya alasan kuat, tahan uji biar di goda sampai bagaimanapun juga. Tetap tidak tergoda dan berkeyakinan tinggi. Hari ini mau berkeliling alam baka lagi, Yang Shen siap naik ke teratai.
Yang Shen Guru, kenapa kamu banyak tarik nafas hari ini?
Chi Hoet Hati manusia berbeda-beda, berlainan, ada yang bilang asin, ada yang bilang manis, pahit atau asam. Hal, masing-masing punya pendapat yang berlainan tetang perjalanan hidup ini, hingga manusia dibuat jadi bingung sendiri.
Yang Shen Ala, orang yang bertapa harus mempunyai pandangan yang luas, berprinsip biar mereka pada bingung, kini tetap terang.
Chi Hoet Kamu lebih pintar, Ghi Kung hampir tersesat, sekarang sudah mempunyai jalanan yang lurus dan terang. Jangan bicara lagi, naik ke Teratai.
Yang Shen Siap.
Chi Hoet Sudah tiba, turunlah meninjau.
Yang Shen Didepan pejabat dan jendral sudah datang. Saya adalah Yang Shen dari Wihara Shen Shien. Hari ini diajak Chi Kung kemari, harap banyak memberikan petunjuk.
Pejabat Kalian tidak usah sungkan, neraka ini dinamakan NERAKA KECIL MENUSUK MULU, Tingkat Ke 4. kami sudah diberitahu Yiam Wong bahwa kalian akan datang meninjau, kalau ada kekurangan harap dimaklumi.
Chi Hoet Para Pejabat tidak usah merendahkan diri, kami terima Titah untuk mengarang buku, harap pejabat dan jendral banyak memberikan petunjuk.
Pejabat Siap, silahkan kalian berdua mengikuti saya meninjau ke dalam.
Yang Shen Dipintu tertulis NERAKA MENUSUK MULUT, saya pikir, pasti sangat tersiksa.
Pejabat Ikuti saya masuk, jangan banyak membuang banyak waktu.
Yang Shen Tidak salah didalam neraka terdengar jeritan yang menggemparkan, prajurit alam baka sedang menggunakan sata batang jarum yang terbuat dari besi dengan ganasnya menusuk mulut roh dosa yang terikat di tiang kayu itu seperti mau mematikan, roh itu kesakitan sampai menjerit sejadi-jadinya, hukuman yang sadis ini diberikan pada roh yang berbuat dosa apa ?
Pejabat Saya akan melepaskan beberapa roh, kamu bisa tanya sebab-sebabnya.
Yang Shen Terima kasih
Pejabat Perintahkan roh dosa ini cepat meceritakan dosa apa yang telah dibuat waktu di dunia pada Yang Shen yang dari kata Tai Chung, Wihara Shen Shien.
Roh Mulut saya sungguh sakit, dulu saya sudah mengaku di depan Yiam Wong. Kenapa saya disuruh cerita lagi ?
Chi Hoet Bikhu saya ada disini, mau minta sedekah apa tidak boleh ?
Pejabat Ini adalah Chi Kung Buddha, terima titah untuk mengarang buku Berkeliling Di Alam Baka, kalau kamu mau cerita bearti melanggar hokuman yang lebih berat lagi, kamu mau pergi ke neraka Aphi ?
Roh Oh, ini Chi Kung Buddha. Waktu didunia sering mendengar nama besarmu, saya sungguh terlalu, mohon diampuni. Baiklah saya akan cerita, waktu di dunia karena punya bakat dan suara bagus, saya sering ke restaurant, night club bernyanyi, diundang oleh perusahaan obat, mengadakan show ke kota lain. Sebagai penyanyi, demi kesenangan pengunjung saya sering menyanyikan lagu porno, hasil ciptaan saya sendiri mengadakan gerakan erotis sehingga mendapat sambutan yang meriah, bertepuk tangan, berteriak bagus. Karena bahasa porno itulah setelah mati dihukum Yiam Wong. Kenapa tidak menyanyikan lagu kebangsaan atau lagu sehat yang bisa menyehatkan, memberi semangat hati nurani orang. Yang dinyanyikan oleh saya adalah lagu porno yang bisa merusak sopan-santun masyarakat, maka mulut saya harus dihukum selama 10 tahun. Sungguh sakit, setiap hari harus menerima hukuman demikian, benar-benar punya mulut kini tidak bisa bicara. Didunia saya masih melakukan dosa lain, pejabat memberitahu saya, setelah bebas dari neraka ini harus dihukum ke neraka lain. Kini mau menyesal sudah terlambat. Harap penyanyi di dunia jangan menyanyikan lagu yang tidak sehat dan cengeng, nyanyikanlah lagu kesedihan terus di alam baka.
Pejabat Kirim salam pada penyanyi di dunia, nyanyikan lagu yang sehat, jangan menyanyikan lagu yang porno, tidak sopan terhadap umum, ini perbuatan dosa. Sekarang roh dosa ke-2 ceritakan dosa-dosa yang telah kamu lakukan, cepat.
Roh Mulut saya masih sakit, masih menetes air darah, pikir-pikir waktu masih hidup karena sifat saya suka main-main ke luar, setelah kawin suka rebut dengan suami, kalau membuka mulut mengomel pasti memaki langit dan bumi juga sering rebut dengan tetangga. Dosa yang paling banyak adalah sering mengadu domba sehingga keluarga hidupnya tidak tentram. Pernah saya rebut dengan tetangga, karena hati tidak puas maka saya menyebarkan kata-kata bahwa istri si anu ada main dengan suami si anu, bertemu berduaan di tempat anu dan dilihat oleh saya, berita ini tersebar kemana-mana, sehingga keluarga mereka menjadi berantakan dan saya pernah memisahkan perjodohan orang lain. Mulut saya sungguh banyak berdosa, setelah mati Yiam Wong ke Neraka Menuruk Mulut selama 8 tahun. Saya masih mempunyai dosa lain tapi saya tidak mau bicara lagi.
Pejabat Cukuplah, karena mulutmu telah berbuat terlalu banyak.
Chi Hoet Waktunya tidak banyak, Yang Shen masih ada pertanyaan ?
Yang Shen Biarkan roh yang satu lagi menceritakan dosanya.
Roh Waktu masih didunia, karena ayah saya mengerti ilmu kedokteran sering menggunakan jamu rumput-rumputan untuk menolong orang yang sakit. Akhirnya sayapun mengerti. Setelah ayah mati, ada orang yang sakit minta tolong maka saya berkata “Ayah saya waktu masih hidup sudah menurunkan resep leluhur semuanya pada saya, biar penyakit apapun saya bisa mengobatinya. Bahan obat terdapat di dalam hutan dan di gunung, tidak mudah untuk mendapatkannya. Ini obat mahal dan yang sakitpun percaya, maka saya menjualnya dengan harga yang tinggi. Diantaranya memang ada yang sembuh tapi ada yang tidak, kalau ada yang menanyakan resep obat saya, saya tidak kasih tahu dengan alasan resep leluhur tidak boleh dibocori. Karena alasan itu saya dapat banyak uang, karena orang lain terpaksa minta tolong pada saya, sehingga saya jadi kaya. Setelah mati, Yiam Wong tidak kenal ampun dan menghukum saya kemari.
Pejabat Kamu memanfaatkan lidahmu yang panjang, buka mulut tutup mulut, ialah resep leluhur. Kamu tidak tahu itu hanya resep ayahmu. Walaupun kamu menolong orang sakit, namun minta bayaran yang tinggi, itu bukan citra seorang Shinseh, maka kamu dihukum. Setiap manusia kalau memiliki resep leluhur harus dipergunakan untuk menolong orang lain dan memberitahukan umum tentang resepnya. Tidak boleh digunakan dengan imbalan yang mahal atau membesar-besarkan jamu rumput dengan mengatakan obat yang mahal. Ini namanya bohong. Kamu akan mendapat hukuman menusuk mulut.
Chi Hoet Waktu sudah tiba Yang Shen siap pulang. Terima kasih pejabat dan jendral, kami mau permisi.
Pejabat Antar tamu, kalau ada kekurangan harap dimaafkan.
Yang Shen Terima kasih
Chi Hoet Cepat naik ke Teratai, siap pulang.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat.
Chi Hoet Kalau suka bohong. Suka mengadu domba di belakang orang atau wanita yang tidak tahu bicara dengan baik, memisahkan perjodohan orang lain, memaki orang yang lebih tua dibelakang dia. Harus hati-hati, karena kalau tidak mau merubah sikap akan menjadi setan di Neraka Menusuk Mulut. Manusia harus banyak mengucapkan terima kasih, minta maaf, jauhkan kecelakaan dan mendatangkan rejeki. Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan
MENGUNJUNGI NERAKA MENUSUK MULUT
TAHUN 1977, JI GWEE CE LAK
Chi Hoet DI kehidupan ini penuh dengan suka duka, kegembiraan dan kesusahan, perpisahan yang menyedihkan dan perjumpaan yang membahagiakan. Bertapapun tidak mudah, kalau mau sungguh-sungguh harus mau berjuang, bukan hanya berbicara saja. Harus tabah dan punya alasan kuat, tahan uji biar di goda sampai bagaimanapun juga. Tetap tidak tergoda dan berkeyakinan tinggi. Hari ini mau berkeliling alam baka lagi, Yang Shen siap naik ke teratai.
Yang Shen Guru, kenapa kamu banyak tarik nafas hari ini?
Chi Hoet Hati manusia berbeda-beda, berlainan, ada yang bilang asin, ada yang bilang manis, pahit atau asam. Hal, masing-masing punya pendapat yang berlainan tetang perjalanan hidup ini, hingga manusia dibuat jadi bingung sendiri.
Yang Shen Ala, orang yang bertapa harus mempunyai pandangan yang luas, berprinsip biar mereka pada bingung, kini tetap terang.
Chi Hoet Kamu lebih pintar, Ghi Kung hampir tersesat, sekarang sudah mempunyai jalanan yang lurus dan terang. Jangan bicara lagi, naik ke Teratai.
Yang Shen Siap.
Chi Hoet Sudah tiba, turunlah meninjau.
Yang Shen Didepan pejabat dan jendral sudah datang. Saya adalah Yang Shen dari Wihara Shen Shien. Hari ini diajak Chi Kung kemari, harap banyak memberikan petunjuk.
Pejabat Kalian tidak usah sungkan, neraka ini dinamakan NERAKA KECIL MENUSUK MULU, Tingkat Ke 4. kami sudah diberitahu Yiam Wong bahwa kalian akan datang meninjau, kalau ada kekurangan harap dimaklumi.
Chi Hoet Para Pejabat tidak usah merendahkan diri, kami terima Titah untuk mengarang buku, harap pejabat dan jendral banyak memberikan petunjuk.
Pejabat Siap, silahkan kalian berdua mengikuti saya meninjau ke dalam.
Yang Shen Dipintu tertulis NERAKA MENUSUK MULUT, saya pikir, pasti sangat tersiksa.
Pejabat Ikuti saya masuk, jangan banyak membuang banyak waktu.
Yang Shen Tidak salah didalam neraka terdengar jeritan yang menggemparkan, prajurit alam baka sedang menggunakan sata batang jarum yang terbuat dari besi dengan ganasnya menusuk mulut roh dosa yang terikat di tiang kayu itu seperti mau mematikan, roh itu kesakitan sampai menjerit sejadi-jadinya, hukuman yang sadis ini diberikan pada roh yang berbuat dosa apa ?
Pejabat Saya akan melepaskan beberapa roh, kamu bisa tanya sebab-sebabnya.
Yang Shen Terima kasih
Pejabat Perintahkan roh dosa ini cepat meceritakan dosa apa yang telah dibuat waktu di dunia pada Yang Shen yang dari kata Tai Chung, Wihara Shen Shien.
Roh Mulut saya sungguh sakit, dulu saya sudah mengaku di depan Yiam Wong. Kenapa saya disuruh cerita lagi ?
Chi Hoet Bikhu saya ada disini, mau minta sedekah apa tidak boleh ?
Pejabat Ini adalah Chi Kung Buddha, terima titah untuk mengarang buku Berkeliling Di Alam Baka, kalau kamu mau cerita bearti melanggar hokuman yang lebih berat lagi, kamu mau pergi ke neraka Aphi ?
Roh Oh, ini Chi Kung Buddha. Waktu didunia sering mendengar nama besarmu, saya sungguh terlalu, mohon diampuni. Baiklah saya akan cerita, waktu di dunia karena punya bakat dan suara bagus, saya sering ke restaurant, night club bernyanyi, diundang oleh perusahaan obat, mengadakan show ke kota lain. Sebagai penyanyi, demi kesenangan pengunjung saya sering menyanyikan lagu porno, hasil ciptaan saya sendiri mengadakan gerakan erotis sehingga mendapat sambutan yang meriah, bertepuk tangan, berteriak bagus. Karena bahasa porno itulah setelah mati dihukum Yiam Wong. Kenapa tidak menyanyikan lagu kebangsaan atau lagu sehat yang bisa menyehatkan, memberi semangat hati nurani orang. Yang dinyanyikan oleh saya adalah lagu porno yang bisa merusak sopan-santun masyarakat, maka mulut saya harus dihukum selama 10 tahun. Sungguh sakit, setiap hari harus menerima hukuman demikian, benar-benar punya mulut kini tidak bisa bicara. Didunia saya masih melakukan dosa lain, pejabat memberitahu saya, setelah bebas dari neraka ini harus dihukum ke neraka lain. Kini mau menyesal sudah terlambat. Harap penyanyi di dunia jangan menyanyikan lagu yang tidak sehat dan cengeng, nyanyikanlah lagu kesedihan terus di alam baka.
Pejabat Kirim salam pada penyanyi di dunia, nyanyikan lagu yang sehat, jangan menyanyikan lagu yang porno, tidak sopan terhadap umum, ini perbuatan dosa. Sekarang roh dosa ke-2 ceritakan dosa-dosa yang telah kamu lakukan, cepat.
Roh Mulut saya masih sakit, masih menetes air darah, pikir-pikir waktu masih hidup karena sifat saya suka main-main ke luar, setelah kawin suka rebut dengan suami, kalau membuka mulut mengomel pasti memaki langit dan bumi juga sering rebut dengan tetangga. Dosa yang paling banyak adalah sering mengadu domba sehingga keluarga hidupnya tidak tentram. Pernah saya rebut dengan tetangga, karena hati tidak puas maka saya menyebarkan kata-kata bahwa istri si anu ada main dengan suami si anu, bertemu berduaan di tempat anu dan dilihat oleh saya, berita ini tersebar kemana-mana, sehingga keluarga mereka menjadi berantakan dan saya pernah memisahkan perjodohan orang lain. Mulut saya sungguh banyak berdosa, setelah mati Yiam Wong ke Neraka Menuruk Mulut selama 8 tahun. Saya masih mempunyai dosa lain tapi saya tidak mau bicara lagi.
Pejabat Cukuplah, karena mulutmu telah berbuat terlalu banyak.
Chi Hoet Waktunya tidak banyak, Yang Shen masih ada pertanyaan ?
Yang Shen Biarkan roh yang satu lagi menceritakan dosanya.
Roh Waktu masih didunia, karena ayah saya mengerti ilmu kedokteran sering menggunakan jamu rumput-rumputan untuk menolong orang yang sakit. Akhirnya sayapun mengerti. Setelah ayah mati, ada orang yang sakit minta tolong maka saya berkata “Ayah saya waktu masih hidup sudah menurunkan resep leluhur semuanya pada saya, biar penyakit apapun saya bisa mengobatinya. Bahan obat terdapat di dalam hutan dan di gunung, tidak mudah untuk mendapatkannya. Ini obat mahal dan yang sakitpun percaya, maka saya menjualnya dengan harga yang tinggi. Diantaranya memang ada yang sembuh tapi ada yang tidak, kalau ada yang menanyakan resep obat saya, saya tidak kasih tahu dengan alasan resep leluhur tidak boleh dibocori. Karena alasan itu saya dapat banyak uang, karena orang lain terpaksa minta tolong pada saya, sehingga saya jadi kaya. Setelah mati, Yiam Wong tidak kenal ampun dan menghukum saya kemari.
Pejabat Kamu memanfaatkan lidahmu yang panjang, buka mulut tutup mulut, ialah resep leluhur. Kamu tidak tahu itu hanya resep ayahmu. Walaupun kamu menolong orang sakit, namun minta bayaran yang tinggi, itu bukan citra seorang Shinseh, maka kamu dihukum. Setiap manusia kalau memiliki resep leluhur harus dipergunakan untuk menolong orang lain dan memberitahukan umum tentang resepnya. Tidak boleh digunakan dengan imbalan yang mahal atau membesar-besarkan jamu rumput dengan mengatakan obat yang mahal. Ini namanya bohong. Kamu akan mendapat hukuman menusuk mulut.
Chi Hoet Waktu sudah tiba Yang Shen siap pulang. Terima kasih pejabat dan jendral, kami mau permisi.
Pejabat Antar tamu, kalau ada kekurangan harap dimaafkan.
Yang Shen Terima kasih
Chi Hoet Cepat naik ke Teratai, siap pulang.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat.
Chi Hoet Kalau suka bohong. Suka mengadu domba di belakang orang atau wanita yang tidak tahu bicara dengan baik, memisahkan perjodohan orang lain, memaki orang yang lebih tua dibelakang dia. Harus hati-hati, karena kalau tidak mau merubah sikap akan menjadi setan di Neraka Menusuk Mulut. Manusia harus banyak mengucapkan terima kasih, minta maaf, jauhkan kecelakaan dan mendatangkan rejeki. Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan
BERKELILING DIALAM BAKA BAB 24
BAB 24
MENGUNJUNGI NERAKA MENYIRAM ARI PANAS KE TANGAN
TAHUN 1977, CIA GWEE JI CAP SA
Chi Hoet Segala usaha di dunia bisa mendatangkan uang, yang penting usaha yang benar, tidak melanggar undang-undang atau peraturan Negara, maka di dunia ini tidak ada orang yang mati kelaparan. Lihat masyarakat sekarang banyak manusia yang tidak bertanggung jawab, kerjaannya hanya mencuri, merampok, membunuh, melahirkan anak yang begini salah siapa? Sungguh kasihan hati nurani orang tua, betapa susah membesarkan anak, namun tidak benar kelakuannya, berbuat jahat, menunggu keamanan masyarakat, sungguh keterlaluan, waktu masih hidup menjadi anggota geng. Menguasai satu wilayah. Setelah mati dikurung dalam penjara neraka, tangan diborgol, dicambuk, dipukul oleh prajurit alam baka. Sungguh kasihan keadaannya manusia di dunia. Kalau tidak percaya, hari ini saya akan mengajak Yang Shen ke alam baka untuk membuktikannya. Yang Shen siap keliling ke alam baka, cepat naik ke Teratai
Yang Shen Terima kasih atas petunjuk guru, manusia di dunia kalau mendengar pembicaraan guru pasti terharu. Saya punya satu pertanyaan, banyak orang bertanya pada waktu saya di ajak oleh guru berkeliling alam baka tetapi dalam waktu yang sama ada orang lain yang minta guru turun. Apakah guru bisa memisahkan badan untuk mengurus macam urusan? Tolong jelaskan pada murid
Chi Hoet Benar, pertanyaan ini menjadi teka teki umat. Saya akan menjelaskan bahwa bayangan bulan dalam kolam terang menyinari jika ditangkap hanya percikan air dicontohkan bunga dalam cermin. Bulan dalam air hanya bayangan belaka diartikan Buddha. Ilmu Buddha tiada batas, diartikan Dewa. Kelihatan Dewa luas, kesana kemari Dewa Buddha hanyalah gumpalan roh yang bersinar terang benderang, namun bisa menjelama menjadi apapun dan Dewa Buddha seperti bulan yang diatas langit, semua kali, sungai manapun lautan pasti terlihat bayangan bulan. Bulan hanya satu, kenapa bisa terlihat dimana-mana. Karena dia berada diatas langit, seperti Wihara Shen Shien namun bagi orang banyak berbuat amal kebaikkan atau orang yang pernah membaca buku amal yang diciptakan oleh wihara, pasti orang lebih mengingatnya. Sebagai contoh, sekarang di dunia banyak televise, di stasiun TV ada seorang penyiar sedang membawakan acara, namun orang ini dapat dilihat disemua pesawat TV yang membuka channel ini. Maka orang lain yang meminta saya turun dalam waktu yang sama, yang penting batinnya kontak, saya akan turun dalam tempat yang berbeda namun dalam waktu yang sama, hal ini supaya manusia tahu bahwa Chi Hoet hanya ada satu, saya berada dilangit, bagi yang berjodoh satu bisa dirubah menjadi puluhan ribu. Setiap orang bisa menyaksikan dalam kitab, ada peribahasa Buddha jauh di gunung roh jangan dicari, karena gunung roh terdapat dalam hatimu, setiap manusia mempunyai pagoda gunung roh carilah ajaran Buddha dibawah pagoda gunung roh itu di dalam diri sendiri. Penjelasan ini membuang waktu banyak, Yang Shen cepat naik ke Teratai, siap keliling di alam baka.
Yang Shen Guru, saya sudah duduk di Teratai, silahkan berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, Yang Shen turun
Yang Shen Siap, sudah terdengar di telinga suara jeritan di depan pintu neraka tertulis NERAKA KECIL MENYIRAM AIR PANAS KE TANGAN.
Chi Hoet Neraka ini termasuk wilayah yang dikuasai oleh tingkat keempat, cepat kita jalan dan meninjau.
Yang Shen Pejabat sudah keluar. Salam jumpa pejabat, Dewa dan jendral. Hari ini saya dan Chi Hoet mendapat titah untuk kemari dan meninjau harap memberikan petunjuk.
Pejabat Tidak usah sungkan, selamat datang ke neraka. Saya sudah diberitahu Yiam Wong bahwa kalian akan datang, kalau ada kekurangan harap maklumi.
Chi Hoet Sudah banyak buang waktu, terlambat kemari harap pejabat jangan mempermasalahkan ini. Yang Shen cepat ikut pejabat ke dalam untuk meninjau.
Yang Shen Terima kasih, dalam neraka ini penuh hawa uap air, suara tangisan dan jeritan menjadi satu. Dalam neraka kedua tangan roh dipaku kayu. Setiap prajurit alam baka mengangkat satu drum air panas yang matang, digayung dan disiram ketangan roh dosa. Sehingga mereka menjerit kesakitan dan alam baka yang satunya lagi langsung mencambuknya begitu mendengar ia menjerit. Sangat kasihan memang tidak tahu dosa yang sudah dibuatnya, ada yang masih muda sudah dihukum demikian.
Pejabat Mereka ini, dosanya sebagian besar mencuri atau menipu. Saya akan suruh beberapa roh dosa menceritakan dosa yang telah dibuatnya di dunia.
Yang Shen Baik, saya akan menanya dosa apa yang telah mereka lakukan, supaya tercantum dalam buku agar manusia sadar.
Pejabat Saya sudah menurunkan 3 roh dosa. Suruh yang pertama menceritakan perbuatannya waktu hidup di dunia.
Roh Aduh kedua tangan saya hampir hancur, mohon guru bisa menolong saya minta obat untuk menghilangkan rasa sakit.
Yang Shen Lihat kedua tangannya banyak mengeluarkan air berwarna kuning, seperti daging babi yang busuk. Guru bolehkah saya menolongnya?
Chi Hoet Kamu tidak perlu banyak bicara, karena perbuatan dosa tangan tidak dapat disembuhkan oleh obat, tangannya sungguh jahat.
Pejabat Kurang ajar jangan sembarangan minta tolong, cepat ceritakan urusan kejahatanmu waktu masih hidup di dunia.
Roh Baiklah. Saya lahir di keluarga yang kaya, sehingga manja dan bergaul dengan pemuda yang brengsek. Hanya mau makan tidak mau kerja, sering ke bar, menggoda wanita, hanya tahu main dan bersenang-senang. Kalau dinasehati orang tua saya tidak peduli. Akhirnya hubungan dengan orang tua putus, hati saya sangat benci dan tidak mau pulang kerumah lagi, merantau, masuk ke lembah hitam, dan diajari teman-teman untuk berbuat jahat, mencopet, sering menggunakan sepasang tangan Dewa untuk beraksi dalam bus umum atau di tempat umum yang lain.
Pejabat Kurang ajar, bicara tidak boleh menggunakan bahasa Dewa, seharusnya sepasang tangan aneh.
Roh Kemudian timbul pikiran kalau mencopet terus hasilnya tidak banyak, maka mulailah masuk rumah orang untuk mencuri harta benda. Seumur hidup sehingga terkumpul banyak, hasil kejahatan sampai jutaan. Pada suatu saat saya sedang mencuri ketahuan, lalu dikejar oleh massa akhirnya tertangkap, diserah kan kepada polisi dan dipenjara. Setelah bebas saya tidak menyesal dan mencuri lagi sampai umur 41. karena terlalu banyak minum arak dan melacur, sehingga mendapat penyakit kanker dan meninggal. Waktu sakit selain menggunakan uang untuk berobat, teman-teman sejenis saya melihat saya sudah tidak berdaya lagi, maka mereka tidak memperdulikan saya lagi, sehingga saya mati dalam keadaan sebatang kara. Setelah mati saya dikawal oleh jendral sapid an kuda, dicambuki terus dalam perjalanan ke neraka. Akhirnya saya dihukum di neraka ini. Baru tahu bahwa umur saya dikurangi 9 tahun, inilah pembalasan dosa saya. Saya tidak bisa bicara lagi.
Pejabat Kamu menyesalpun sudah terlambat, waktu kamu di penjara dan setelah bebas kamu seharusnya insaf. Baik-baik menjadi manusia, berbuat amal untuk hidup dan menutupi kesalahan, mungkin tidak dikurangi umurmu. Mungkin tidak dihukum mati di alam baka ini, namun sebaliknya kamu tetap mengulangi perbuatanmu, ditambah dosamu tidak berbakti pada orang tua, maka Yiam Wong menghukum kamu 32 tahun, cukup untukmu tersiksa begini, roh dosa yang kedua, cepat ceritakan dosa yang kamu lakukan di dunia.
Roh Waktu didunia saya berdagang barang-barang tambang dan onderdil mesin. Beberapa tahun kemudian cukup mendapat keuntungan tidak terasa saya mulai bersenang-senang, punya wanita simpanan dan istri saya tidak tahu. Karena itulah perputaran keuangan saya menjadi kurang lancer, kemudian untuk menutupi pengeluaran, bahan-bahan tambang saya jual ke orang lain. Disamping itu saya banyak memesan onderdil mesin di pabrik, saya jual dengan harga obral, tapi saya membayar pabrik dengan giro dan cheque mundur. Setelah mengumpulkan semua uang, saya kabur dan hanya meninggalkan sedikit uang di bank. Waktu perusahaan pabrik mau menguangkan cheque saya, ternyata cheque kosong. Akhirnya mereka melapor ke polisi hingga saya ditangkap dirumah saudara saya. Setelah saya bebas dari penjara saya tetap bisa hidup senang. Karena semua uang uang yang dulu saya kumpulkan, saya simpan di tempat wanita simpanan saya. Walaupun saya dimaki penipu dan tukang kabur, namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Enam tahun yang lalu saya meninggal karena penyakit jantung dan di tangkap jendral sapi dan kuda, lalu dibawa ke Istana Tingkat ke 2. Yiam Wong Chun Chiang Wuang memaki saya membawa kabur uang milik orang lain dan bisa hidup dari uang kotor tersebut, maka dihukum keneraka tanah Kotoran Tinja dan Air Seni. Setelah bebas kini diserahkan ke Tingkat ke 4. Yiam Wong Uu Kuang Wuang memakdi saya penipu dengan mempergunakan cheque kosong. Kedua tangan ini berbuat dosa, maka saya dihukum di neraka Menyiram Air Panas Ke Tangan 10 tahun. Tenang wanita simpanan dan meninggalkan istri yang sah, saya akan dihukum lagi di tempat lain. Yiam Wong memberitahu bahwa setelah dihukum atas semua dos saya maka saya akan diserahkan ke Tingkat ke-10 untuk reinkarnasi dengan catatan. Kehidupan pertama sebagai manusia yang berbakat yang badannya cacat, bekerja diperusahaan yang pernah saya bawa kabur uangnya, mencari uang untuk dia dan saya sendiri diberi gaji yang kecil, cukup untuk makan 2 kali sehari, agar melunasi uang atau hutang saya pada pengusaha itu untuk membebaskan karma yang telah saya lakukan. Untuk kehidupan kedua, saya akan dilahirkan dalam keluarga kaya, pelit dan licik. Badan saya lemah dan sakit-sakitan, untuk menghamburkan uang orang tua yang kaya dan licik itu, karena mau berobat ke dokter, biar tinggal bersama keluarga kaya namun hanya bisa hidup kalau makan obat setiap hari. Si dokter adalah jelmaan pengusaha yang pada Kehidupan Dahulu pernah saya tipu dan kini menagih hutang sebagai dokter kontrak, demikian pembalasan karma saya yang akan terjadi di Kehidupan Akan Datang. Maka nasihatilah manusia, kalau berdagang harus jujur, sebab uang haram tidak bisa membeli kebebasan, justru pembalasan karma yang menantikan kita di Kehidupan Akan Daang, seperti saya mau menyesal sudah terlambat.
Pejabat Berdgang tidak jujur, segala harta juga tidak bisa di bawa setelah meninggal. Menipu uang orang lain, di Kehidupan Akan Datang harus melunasi berikut bunganya. Sudah dapat nama yang tidak baik pada keturunan, juga anak cucu jadi terbawa-bawa. Yang dibicarakan roh ini memang kenyataan, karena pembalasan karma akan terjadi pada dirinya. Menurut catatan pengusaha yang uangnya pernah dibawa kabur oleh roh ini, setelah reinkarnasi akan menagih hutangnya pada roh in, demikian karma pembalasan kebaikkan atau kejahatan berputar, sungguh aneh tapi nyata, seperti laba-laba melekat dimana-mana dan tidak terlepas. Wahai manusia berkelakuan apapun harus jujur, jangan punya pikiran jahat, berbuat kesalahan yang merugikan orang lain akan tercipta karma, demikianlah yang banyak terjadi di dunia. Siapa menyangka kehidupan benar-benar menderita.
Chi Hoet Karena terbatasnya waktu, saya pikir sudah cukup untuk wawancara dengan kedua roh ini
Yang Shen Baiklah, saya masih ada sedikit pertanyaan, sekarang di dunia ada hokum mati, rohnya di kurung dineraka yang mana?
Pejabat Tentang manusia yang dihukum mati didunia, rohnya akan dikurung dipenjara yang lebih sadis, kalau dibandingkan hukuman yang terdapat di neraka, lain hari akan kita saksikan.
Yang Shen Terima kasih atas penjelasan pejabat, kamu mau pulang sekarang, permisi.
Chi Hoet Cepat keluar naik ke Teratai, siap pulang.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
MENGUNJUNGI NERAKA MENYIRAM ARI PANAS KE TANGAN
TAHUN 1977, CIA GWEE JI CAP SA
Chi Hoet Segala usaha di dunia bisa mendatangkan uang, yang penting usaha yang benar, tidak melanggar undang-undang atau peraturan Negara, maka di dunia ini tidak ada orang yang mati kelaparan. Lihat masyarakat sekarang banyak manusia yang tidak bertanggung jawab, kerjaannya hanya mencuri, merampok, membunuh, melahirkan anak yang begini salah siapa? Sungguh kasihan hati nurani orang tua, betapa susah membesarkan anak, namun tidak benar kelakuannya, berbuat jahat, menunggu keamanan masyarakat, sungguh keterlaluan, waktu masih hidup menjadi anggota geng. Menguasai satu wilayah. Setelah mati dikurung dalam penjara neraka, tangan diborgol, dicambuk, dipukul oleh prajurit alam baka. Sungguh kasihan keadaannya manusia di dunia. Kalau tidak percaya, hari ini saya akan mengajak Yang Shen ke alam baka untuk membuktikannya. Yang Shen siap keliling ke alam baka, cepat naik ke Teratai
Yang Shen Terima kasih atas petunjuk guru, manusia di dunia kalau mendengar pembicaraan guru pasti terharu. Saya punya satu pertanyaan, banyak orang bertanya pada waktu saya di ajak oleh guru berkeliling alam baka tetapi dalam waktu yang sama ada orang lain yang minta guru turun. Apakah guru bisa memisahkan badan untuk mengurus macam urusan? Tolong jelaskan pada murid
Chi Hoet Benar, pertanyaan ini menjadi teka teki umat. Saya akan menjelaskan bahwa bayangan bulan dalam kolam terang menyinari jika ditangkap hanya percikan air dicontohkan bunga dalam cermin. Bulan dalam air hanya bayangan belaka diartikan Buddha. Ilmu Buddha tiada batas, diartikan Dewa. Kelihatan Dewa luas, kesana kemari Dewa Buddha hanyalah gumpalan roh yang bersinar terang benderang, namun bisa menjelama menjadi apapun dan Dewa Buddha seperti bulan yang diatas langit, semua kali, sungai manapun lautan pasti terlihat bayangan bulan. Bulan hanya satu, kenapa bisa terlihat dimana-mana. Karena dia berada diatas langit, seperti Wihara Shen Shien namun bagi orang banyak berbuat amal kebaikkan atau orang yang pernah membaca buku amal yang diciptakan oleh wihara, pasti orang lebih mengingatnya. Sebagai contoh, sekarang di dunia banyak televise, di stasiun TV ada seorang penyiar sedang membawakan acara, namun orang ini dapat dilihat disemua pesawat TV yang membuka channel ini. Maka orang lain yang meminta saya turun dalam waktu yang sama, yang penting batinnya kontak, saya akan turun dalam tempat yang berbeda namun dalam waktu yang sama, hal ini supaya manusia tahu bahwa Chi Hoet hanya ada satu, saya berada dilangit, bagi yang berjodoh satu bisa dirubah menjadi puluhan ribu. Setiap orang bisa menyaksikan dalam kitab, ada peribahasa Buddha jauh di gunung roh jangan dicari, karena gunung roh terdapat dalam hatimu, setiap manusia mempunyai pagoda gunung roh carilah ajaran Buddha dibawah pagoda gunung roh itu di dalam diri sendiri. Penjelasan ini membuang waktu banyak, Yang Shen cepat naik ke Teratai, siap keliling di alam baka.
Yang Shen Guru, saya sudah duduk di Teratai, silahkan berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, Yang Shen turun
Yang Shen Siap, sudah terdengar di telinga suara jeritan di depan pintu neraka tertulis NERAKA KECIL MENYIRAM AIR PANAS KE TANGAN.
Chi Hoet Neraka ini termasuk wilayah yang dikuasai oleh tingkat keempat, cepat kita jalan dan meninjau.
Yang Shen Pejabat sudah keluar. Salam jumpa pejabat, Dewa dan jendral. Hari ini saya dan Chi Hoet mendapat titah untuk kemari dan meninjau harap memberikan petunjuk.
Pejabat Tidak usah sungkan, selamat datang ke neraka. Saya sudah diberitahu Yiam Wong bahwa kalian akan datang, kalau ada kekurangan harap maklumi.
Chi Hoet Sudah banyak buang waktu, terlambat kemari harap pejabat jangan mempermasalahkan ini. Yang Shen cepat ikut pejabat ke dalam untuk meninjau.
Yang Shen Terima kasih, dalam neraka ini penuh hawa uap air, suara tangisan dan jeritan menjadi satu. Dalam neraka kedua tangan roh dipaku kayu. Setiap prajurit alam baka mengangkat satu drum air panas yang matang, digayung dan disiram ketangan roh dosa. Sehingga mereka menjerit kesakitan dan alam baka yang satunya lagi langsung mencambuknya begitu mendengar ia menjerit. Sangat kasihan memang tidak tahu dosa yang sudah dibuatnya, ada yang masih muda sudah dihukum demikian.
Pejabat Mereka ini, dosanya sebagian besar mencuri atau menipu. Saya akan suruh beberapa roh dosa menceritakan dosa yang telah dibuatnya di dunia.
Yang Shen Baik, saya akan menanya dosa apa yang telah mereka lakukan, supaya tercantum dalam buku agar manusia sadar.
Pejabat Saya sudah menurunkan 3 roh dosa. Suruh yang pertama menceritakan perbuatannya waktu hidup di dunia.
Roh Aduh kedua tangan saya hampir hancur, mohon guru bisa menolong saya minta obat untuk menghilangkan rasa sakit.
Yang Shen Lihat kedua tangannya banyak mengeluarkan air berwarna kuning, seperti daging babi yang busuk. Guru bolehkah saya menolongnya?
Chi Hoet Kamu tidak perlu banyak bicara, karena perbuatan dosa tangan tidak dapat disembuhkan oleh obat, tangannya sungguh jahat.
Pejabat Kurang ajar jangan sembarangan minta tolong, cepat ceritakan urusan kejahatanmu waktu masih hidup di dunia.
Roh Baiklah. Saya lahir di keluarga yang kaya, sehingga manja dan bergaul dengan pemuda yang brengsek. Hanya mau makan tidak mau kerja, sering ke bar, menggoda wanita, hanya tahu main dan bersenang-senang. Kalau dinasehati orang tua saya tidak peduli. Akhirnya hubungan dengan orang tua putus, hati saya sangat benci dan tidak mau pulang kerumah lagi, merantau, masuk ke lembah hitam, dan diajari teman-teman untuk berbuat jahat, mencopet, sering menggunakan sepasang tangan Dewa untuk beraksi dalam bus umum atau di tempat umum yang lain.
Pejabat Kurang ajar, bicara tidak boleh menggunakan bahasa Dewa, seharusnya sepasang tangan aneh.
Roh Kemudian timbul pikiran kalau mencopet terus hasilnya tidak banyak, maka mulailah masuk rumah orang untuk mencuri harta benda. Seumur hidup sehingga terkumpul banyak, hasil kejahatan sampai jutaan. Pada suatu saat saya sedang mencuri ketahuan, lalu dikejar oleh massa akhirnya tertangkap, diserah kan kepada polisi dan dipenjara. Setelah bebas saya tidak menyesal dan mencuri lagi sampai umur 41. karena terlalu banyak minum arak dan melacur, sehingga mendapat penyakit kanker dan meninggal. Waktu sakit selain menggunakan uang untuk berobat, teman-teman sejenis saya melihat saya sudah tidak berdaya lagi, maka mereka tidak memperdulikan saya lagi, sehingga saya mati dalam keadaan sebatang kara. Setelah mati saya dikawal oleh jendral sapid an kuda, dicambuki terus dalam perjalanan ke neraka. Akhirnya saya dihukum di neraka ini. Baru tahu bahwa umur saya dikurangi 9 tahun, inilah pembalasan dosa saya. Saya tidak bisa bicara lagi.
Pejabat Kamu menyesalpun sudah terlambat, waktu kamu di penjara dan setelah bebas kamu seharusnya insaf. Baik-baik menjadi manusia, berbuat amal untuk hidup dan menutupi kesalahan, mungkin tidak dikurangi umurmu. Mungkin tidak dihukum mati di alam baka ini, namun sebaliknya kamu tetap mengulangi perbuatanmu, ditambah dosamu tidak berbakti pada orang tua, maka Yiam Wong menghukum kamu 32 tahun, cukup untukmu tersiksa begini, roh dosa yang kedua, cepat ceritakan dosa yang kamu lakukan di dunia.
Roh Waktu didunia saya berdagang barang-barang tambang dan onderdil mesin. Beberapa tahun kemudian cukup mendapat keuntungan tidak terasa saya mulai bersenang-senang, punya wanita simpanan dan istri saya tidak tahu. Karena itulah perputaran keuangan saya menjadi kurang lancer, kemudian untuk menutupi pengeluaran, bahan-bahan tambang saya jual ke orang lain. Disamping itu saya banyak memesan onderdil mesin di pabrik, saya jual dengan harga obral, tapi saya membayar pabrik dengan giro dan cheque mundur. Setelah mengumpulkan semua uang, saya kabur dan hanya meninggalkan sedikit uang di bank. Waktu perusahaan pabrik mau menguangkan cheque saya, ternyata cheque kosong. Akhirnya mereka melapor ke polisi hingga saya ditangkap dirumah saudara saya. Setelah saya bebas dari penjara saya tetap bisa hidup senang. Karena semua uang uang yang dulu saya kumpulkan, saya simpan di tempat wanita simpanan saya. Walaupun saya dimaki penipu dan tukang kabur, namun mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Enam tahun yang lalu saya meninggal karena penyakit jantung dan di tangkap jendral sapi dan kuda, lalu dibawa ke Istana Tingkat ke 2. Yiam Wong Chun Chiang Wuang memaki saya membawa kabur uang milik orang lain dan bisa hidup dari uang kotor tersebut, maka dihukum keneraka tanah Kotoran Tinja dan Air Seni. Setelah bebas kini diserahkan ke Tingkat ke 4. Yiam Wong Uu Kuang Wuang memakdi saya penipu dengan mempergunakan cheque kosong. Kedua tangan ini berbuat dosa, maka saya dihukum di neraka Menyiram Air Panas Ke Tangan 10 tahun. Tenang wanita simpanan dan meninggalkan istri yang sah, saya akan dihukum lagi di tempat lain. Yiam Wong memberitahu bahwa setelah dihukum atas semua dos saya maka saya akan diserahkan ke Tingkat ke-10 untuk reinkarnasi dengan catatan. Kehidupan pertama sebagai manusia yang berbakat yang badannya cacat, bekerja diperusahaan yang pernah saya bawa kabur uangnya, mencari uang untuk dia dan saya sendiri diberi gaji yang kecil, cukup untuk makan 2 kali sehari, agar melunasi uang atau hutang saya pada pengusaha itu untuk membebaskan karma yang telah saya lakukan. Untuk kehidupan kedua, saya akan dilahirkan dalam keluarga kaya, pelit dan licik. Badan saya lemah dan sakit-sakitan, untuk menghamburkan uang orang tua yang kaya dan licik itu, karena mau berobat ke dokter, biar tinggal bersama keluarga kaya namun hanya bisa hidup kalau makan obat setiap hari. Si dokter adalah jelmaan pengusaha yang pada Kehidupan Dahulu pernah saya tipu dan kini menagih hutang sebagai dokter kontrak, demikian pembalasan karma saya yang akan terjadi di Kehidupan Akan Datang. Maka nasihatilah manusia, kalau berdagang harus jujur, sebab uang haram tidak bisa membeli kebebasan, justru pembalasan karma yang menantikan kita di Kehidupan Akan Daang, seperti saya mau menyesal sudah terlambat.
Pejabat Berdgang tidak jujur, segala harta juga tidak bisa di bawa setelah meninggal. Menipu uang orang lain, di Kehidupan Akan Datang harus melunasi berikut bunganya. Sudah dapat nama yang tidak baik pada keturunan, juga anak cucu jadi terbawa-bawa. Yang dibicarakan roh ini memang kenyataan, karena pembalasan karma akan terjadi pada dirinya. Menurut catatan pengusaha yang uangnya pernah dibawa kabur oleh roh ini, setelah reinkarnasi akan menagih hutangnya pada roh in, demikian karma pembalasan kebaikkan atau kejahatan berputar, sungguh aneh tapi nyata, seperti laba-laba melekat dimana-mana dan tidak terlepas. Wahai manusia berkelakuan apapun harus jujur, jangan punya pikiran jahat, berbuat kesalahan yang merugikan orang lain akan tercipta karma, demikianlah yang banyak terjadi di dunia. Siapa menyangka kehidupan benar-benar menderita.
Chi Hoet Karena terbatasnya waktu, saya pikir sudah cukup untuk wawancara dengan kedua roh ini
Yang Shen Baiklah, saya masih ada sedikit pertanyaan, sekarang di dunia ada hokum mati, rohnya di kurung dineraka yang mana?
Pejabat Tentang manusia yang dihukum mati didunia, rohnya akan dikurung dipenjara yang lebih sadis, kalau dibandingkan hukuman yang terdapat di neraka, lain hari akan kita saksikan.
Yang Shen Terima kasih atas penjelasan pejabat, kamu mau pulang sekarang, permisi.
Chi Hoet Cepat keluar naik ke Teratai, siap pulang.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
Langganan:
Komentar (Atom)


.jpg)