Sabtu, 14 Februari 2009
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 23
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL MENCEKOKI OBAT
TAHUN 1977, CIA GWEE CAP KAU
Chi Hoet Didunia banyak manusia yang tega hatinya, karena suka uang demi kekayaan sehingga tidak memperdulikan peri kemanusiaan, seperti salah mengobati orang sebagai dukun palsu atau sengaja membuat obat palsu untuk dijual ke umum, menganggap nyawa manusia sebagai mainan. Benar-benar dosa yang besar, biarpun hukuman didunia cukup berat, namun masih ada penjahat yang nekat. Maka harus dihukum berat di alam baka. Kalau tidak percaya saya ajak Yang Shen mengelilingi alam baka dan buktikan yang saya katakana itu benar. Hari ini saya siap berangkat ke alam baka, Yang Shen naik ke Teratai.
Yang Shen Hari ini kita menuju kemana ?
Chi Hoet Keneraka yang dibawah kuasa Tingkat Ke Empat, siap.
Yang Shen Saya sudah mantap duduk di Teratai, Guru berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, cepat turun.
Yang Shen Salam jumpa neraka didepan sudah terdengar suara rintihan dan muntah, diatas pintu neraka tertulis NERAKA KECIL TEMPAT CEKOKI OBAT, jendral sapid an kuda sedang mengawal roh dosa pria dan wanita masuk ke dalam. Oh, pejabat dan jendral sudah berada didepan pintu, tahu bahwa kita akan kemari.
Chi Hoet Ya, didepan para pejabat dan jendral sedang mau menyambut kita, cepat beri salam.
Pejabat Selamat datang ke neraka Chi Hoet dan Yang Shen, kami sudah dapat surat pemberitahuan dari Yiam Wong bahwa kalian akan meninjau kemari untuk dicantumkan dalam buku agar manusia di dunia percaya keadaan neraka. Kalian ikut saya masuk ke dalam.
Yang Shen Terima kasih, disamping pintu neraka banyak terdapat bermacam-macam obat, dekati dan lihat merknya dari bahasa mandarin, inggris, jepang. Bungkusnya rapih. Tanya jendral, disini juga menjual obat-obatan, kenapa tesedia begitu banyak obat? Di took obat yang terbesarpun kalah banyak persediaannya.
Pejabat Neraka tidak menjual obat, ini adalah obat palsu yang dibuat oleh manusia di dunia. Di dunia setelah tercipta satu macam benda, di alam baka otomatis timbul benda tersebut. Kalau membuat obat palsu hanya sebotol, dialam baka mengetahui, karena itulah barang bukti yang diciptakan didunia tersedia disini. Tidak akan meleset sedikitpun seperti disinari matahari dan bulan. Manusia didunia harus tahu, jangan menganggap bisa berbuat kejahatan di kamar gelap, tidak tahunya disaksikan oleh Dewa dan setan dalam kegelapan. Kalau tidak begitu, mana terdapat pembalasannya? Dalam buku Ilmu Kebatinan sudah tertulis KECELAKAAN MAUPUN KEMULIAAN TIDAK ADA PINTUNYA, NAMUN MANUSIA YANG MEMBUKA PINTUNYA, PEMBALASAN KEJAHATAN MAUPUN KEBAIKKAN SEPERTI BAYANGAN SELALU IKUT DI BADAN.
Chi Hoet Kebanyakan manusia tidak pecaya ada pembalasan karma, harus diketahui pembalasan atas perbuatan manusia selalu ada, seperti bayangan yang tetap mengikuti diri kita, jangan dikira dibawah sinar lampu akan terlihat bayangan, setelah masuk ke kamar gelap sudah hilang bayangannya berbuat apa tidak akan diketahui orang lain.tidak tahu nya ditempat gelap justru tempat kesenangan hantu, masuk perangkap sendiri mau menyalahkan siapa lagi.
Pejabat Silahkan kalian masuk ke dalam meninjau.
Yang Shen Penjara di dalam dipisahkan oleh kawat besi bisa dilihat roh dosa yang sedang merintih dan menjerit, prajurit alam baka sedang menggunakan tong yang penuh berisi cairan hitam mencekoki ke dalam mulut roh dosa. Setiap roh dosa berontak mau menghindari.
Chi Hoet Saya ajak kamu kedepan melihat roh yang tempo hari di siding oleh Yiam Wong, kini dihukum.
Pejabat Baik, coba kita saksikan.
Yang Shen Sungguh kasihan, roh dosa ini tempo hari berada ditingkat ke empat wajahnya masih merah. Setelah beberapa hari sudah Nampak lagi, hanya terlihat di mulut, hidung dan seluruh mukanya penuh cairan hitam, cairan apa itu?
Pejabat Waktu di dunia roh dosa ini membuat obat palsu, hingga mencelakakan banyak orang. Obat ini sungguh pahit dan beracun, setelah mati dihukum dengan dicekoki obat yang berwarna hitam, sampai di usus rasanya seperti dokocok, sangat sakit dan ingin muntah, tetapi tidak bisa dimuntahkan. Ini pembalasan membuat obat palsu.
Yang Shen Sekarang roh dosa yang memakai jas dikotori oleh cairan hitam, cahaya kedua matanya sudah hilang.
Roh Minta tolong, Bikhu dan manusia dari dunia cepat tolong saya. Saya sungguh sudah tidak tahan lagi. Kalau bisa menolong saya dalam Kehidupan Akan datang, saya akan jadi sapi atau anjing, mengikuti kalian sebagai imbalan atas budi kebaikkan kalian. Saya masih banyak uang di dunia dan bisa suruh anak cucu saya untuk memberikan pada kalian.
Pejabat Ngawur, ini adalah Chi Kung Buddha, bukan Bikhu dari dunia. Kamu mau kasih uang padanya, apa gunanya? Melepaskan kamu? Cepat ceritakan perbuatanmu sewaktu masih hidup. Ini Yang Shen dari Wihara Shen Shien, Kota Tai Cung datang kemari karena dapat Titah untuk mengarang buku amal. Kalau kamu bicara terus terang, mungkin hukumanmu akan dikurangi.
Roh Terima kasih, sungguh malu jika diceritakan, juga memalukan keturunan saya. Waktu masih hidup saya buka took obat, berdagang obat cina dan luar negeri. Lama kelamaan saya dapat pengetahuan tentang obat-obatan dan ingin cepat kaya. Saya membeli satu mesin dan dengan memakai terigu dan bahan lain meniru obat-obatan luar negeri. Memalsukan bungkusannya dan menjualnya sendiri dan menjual ke toko lain, hingga mendapat banyak keuntungan. Dalam than baru ini saya sakit dan meninggal pada umur 52 tahun. Setelah mati dikawal oleh jendral sapid an kuda kepanggung Cermin Dosa, terlihat jelas waktu saya masih hidup, membuat obat palsu dan menjual ke toko lain. Saya jadi ketakutan,, tidak tahu bahwa dialam baka ada mesin yang begitu pandai, maka tidak bisa bicara apa-apa lagi. Akhirnya dikawal ke Tingkat ke 4, Uu Kuan Wuang menghukum saya ke neraka, dicekoki obat selama 30 tahun. Waktu dikawal kesini saya kaget, karena obat yang pernah saya palsukan berikut bungkusnya tersedia disini juga, sungguh hebat, barang bukti komplit, saya mau omong apa? Dalam beberapa hari ini saya dicekoki obat hitam terus , sungguh tersiksa, tidak mau minum pasti dipukuli, setelah dipaksa minum, perut rasanya mau pecah dan sangat sakit, mau dimuntahkan tidak bisa, kini sangat menyesal, harap orang-orang yang satu usaha seperti saya jangan meniru saya, supaya mereka bebas dari hukuman ini.
Pejabat Brengsek, kamu masih banyak melakukan kejahatan yang lain, cepat ceritakan jangan disimpan, kalau tidak, rasakan hukuman yang lebih berat.
Roh Baik, akan saya ceritakan. Supaya untung besar, secara sembunyi saya menjual obat perangsang birahi kepada pemuda dan pemudi, biar mereka teller sehingga banyak menimbulkan kejadian yang menyesatkan. Saya benar-benar berdosa, masih ada satu lagi. Ada teman memberikan saya buku amal dari Wihara, supaya dibaca agar bisa berbuat kebaikkan. Setelah saya baca beberapa halaman, isinya hanya ceramah Dewa, hanya orang-orang tolol yang mau percaya dan hal-hal demikian. Tidak tahunya setelah meninggal Yiam Wong menambahkan hukuman 5 tahun lagi atas dosa saya menghina Dewa Buddha, dan membuang buku amal. Oh, manusia ini juga dari wihara dunia, saya sungguh tersesat, harap Chi Hoet dan Yang Shen bisa membantu saya memohon pada pejabat neraka agar membebaskan saya.
Yang Shen Guru, roh dosa ini masih memiliki hati nurani, masih tahu wihara, apakah boleh roh dosa ini diringan kan?
Chi Hoet Waktu masih hidup tidak percaya ada Dewa Buddha maupun setan, menganggap dunia sudah maju, setelah mati baru menyesal. Sekarang kamu berada di tangan Dewa atau setan mau menyesal sudah terlambat. Karena kamu sudah menceritakan dosamu dengan jujur, setelah buku Berkeliling Di Alam Baka sudah jadi dan bisa menyadarkan manusia, maka jasamu bisa mengurangi dosa-dosamu.
Pejabat Sudah berbuat dosa harus dihukum, tidak usah banyak memohon. Walaupun kamu buat obat palsu, tidak langsung membunuh orang, namun sudah banyak mencelakakan manusia, bisa juga dianggap sudah langsung membunuh orang maka Yiam Wong menghukum berat pada kamu.
Chi Hoet Waktunya sudah tiba, Yang Shen siap pulang ke Wihara. Lain kali ada kesempatan meninjau lagi.
Yang Shen Terima kasih pejabat dan jendral, saya mau ikut guru, permisi.
Chi Hoet Cepat naik ke Teratai. Siap pulang.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan guru berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba di wihara, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 22
MENGUNJUNGI TINGKATAN KE EMPAT MENJUMPAI UU KUAN WUANG
TAHUN 1977, CIA GWEE CAP LAK
Chi Hoet Tahun 1976 sudah berlalu, Wihara Shen Shien bulan Pe Gwee Ce Cap Go menerima Titah untuk mengarang buku Berkeliling di Alam Baka. Sampai kini tidak terasa sudah setengah tahun. Dalam hidup ini, waktu tidak berhenti berjalan, dalam sekejab mata sudah lewatlah tahun yang lalu. Kini menjumpai lagi Cap Go Me. Lihat di depan anak-anak sedang main lentera. Coba bercermin, tidak terasa ubanpun sudah penuh dikepala. Kalau tidak segera bertapa, melatih kehidupan yang baik, mau tunggu sampai kapan lagi. Rencana tahunan dimulai pada musim semi, kehidupan yang paling berharga ada dimasa muda, sayangilah waktu, kasihanilah nyawa, penuhi keyakinan, tidak takut akan rintangan-rintangan yang berlapis-lapis, lihatlah pemandangan yang bercahaya di masa depan. Mantaplah langkah, semoga lancer dalam kehidupan ini setiap mengelilingi alam baka lgi, Yang Shen bersemangatlah.
Yang Shen Selamat tahun baru, banyak rejeki dan kemajuan.
Chi Hoet Selamat selamat, sebagai guru tidak mengharapkan banyak rejeki. Karena harta sudah memenuhi ruangan, guru hanya hanya ingin melahirkan anak mulia.
Yang Shen Sebagai bikhu kok ingin melahirkan anak mulia segala, sebab itu merusak kesucian Buudha.
Chi Hoet Kamu salah tangkap maksud saya, saya hanya ingin dunia bisa melahirkan anak yang mulia dan pintar. Jangan banyak melahirkan anak yang licik, agar dunia penuh kedamaian dan saya bisa bebas merdeka. Tidak usah sebentar-sebentar ke dunia, ropt dan sibuk menolongi umat dan manusia.
Yang Shen Guru, perkataan yang lucu namun bagi manusia di dunia yang mengharapkan cepat punya mulia, maksudnya setelah lahir punya bawaan yang menguntungkan, cepat jadi kaya dari pada mengucapkan serlamat melahirkan anak mulia ada lebih baik mengucapkan “Banyak rejeki dan Kemajuan”, lebih enak di dengarnya.
Chi Hoet Yang bisa cari keuntungan tidak harusnya anak mulia, namun masih banyak anak durhaka, ha ha ha. Tidak terasa sudah salah bicara, dosa, dosa, kita sudah siap mengelilingi alam baka, cepat naik ke Teratai.
Yang Shen Tahun ini panggung Teratai ini kelihatan tambah besar ya.
Chi Hoet Tugas dan perjalanan jauh, bunga teratai makin berkembang baik-baiklah diri dan beramal. Tempat teratai sudah kelihatan ada kemajuan dan menjadi semakin besar.
Yang Shen Tidak beerani, saya hanya merasa dosa saya masih banyak mana punya tempat teratai.
Chi Hoet Bunga teratai timbul dikotoran namun tetap suci dan murni. Cepat naik, hari ini kita mengunjungi Istana Alam Baka Tingkat ke 4
Yang Shen Saya sudah duduk, silakan berangkat.
Chi Hoet Hari ini tiba-tiba datang firasat, saya mau menyanyikan sebuah lagu untuk menasehati dunia.
TANYA MANUSIA ;
Sibuk apa? Karena sibuk mencari makan.
Memohon apa? Mohon kekayaan dan kedudukan.
Mabuk apa? Mabuk karena percintaan.
Mikir apa? Mikir serakah jadi pusing kepala.
Kerja apa? Mana boleh pekerjaan yang merugikan orang lain.
Dapat apa? Sibuk hidup sampai mati, kosongkan kedua tangan.
Tumbuh apa? Insaflah kelakuan, berbalik ajaran yang benar / kebaikkan.
Latih apa? Bebaskan diri, cari kesempurnaan.
Keliling apa? Naik perahu amal kebaikkan menuju ke Surga. Sudah tiba, cepat turun. Istana Tingkat ke Empat sudah kelihatan di depan.
Yang Shen Oh, didepan benar Istana Tingkat ke 4
Chi Hoet Itu Kuan Wang dan pejabat sudah keluar dari istana.
Yang Shen Selamat berjumpa Uu Kuang Wuang dan pejabat Dewa. Saya adalah Yang Shen dari kota Tai Chung, Wihara Shen Shien, ada kesempatan meninjau kemari harap berikan petunjuk
Uu Kuang Wuang
Tidak usah sungkan, cepat berdiri, masih suasana Tahun Baru masih begini sibuk, karena mau mengarang buku sehingga mondar mandir ke alam baka. Murid wihara semangatnya mengagumkan. Silahkan Chi Hoet dan Yang Shen ikut saya ke dalam ruangan, mengobrol.
Yang Shen Terima kasih Yiam Wong.
Yiam Wong Silahkan duduk, jendral cepat berikan Chun Chiang (minuman yang hanya terdapat di langit)
Yang Shen Terima kasih
Chi Hoet Yang Shen sungguh hoki, Uu Kuang Wuang sampai memberikan minuman hanya diminum olehnya sendiri kepada kamu. Ini adalah minuman istimewa, setelah diminum akan bertambah daya kecerdasanmu.
Yiam Wong Silahkan Chi Hoet dn Yang Shen minum, tidak usah sungkan.
Yang Shen Rasanya wangi, setelah minum rasanya hangat dan sejuk, terima kasih atas jamuan Yiam Wong yang begini berharga, saya akan bersemangat terus melaksanakan tugas ini, agar buku ini cepat selesai.
Yiam Wong Tidak usah sungkan, minuman ini adalah pemberian kolam langit, tersedia di setiap tingkatan, minuman khusus Yiam Wong, untuk menambah cahaya roh dirinya sendiri. Untuk pejabat dan jendral disediakan the Dewa dan prajurit alam baka hanya boleh minum the biasa, karena derajat perbandingan berbeda, maka imbalannya berbeda.
Yang Shen Di istana ini, bagaimana keadaannya mengurus para roh dosa ?
Yiam Wong Saya juga menguasai 16 neraka kecil, ditempat lain mereka baru masih banyak dibangun untuk menampung roh dosa yang dari perbuatan dosa yang banyak timbul di dunia. Setiap roh dosa setelah masuk melalui pintu hantu ke panggung cermin dosa dicerminkan perbuatan masing-masing. Setelah lengkap bukti-buktinya, maka diperiksa dosa yang dibuat dan hukuman yang akan diberikan termasuk wilayah tingkatan yang mana yang akan diurus, maka roh dosa akan diserahkan ketingkat itu. saya sekarang mau siding satu perkara. Silahkan kalian berdua ikut menyaksikan.
Yang Shen Ya, didepan ruangan sedang menghadap seorang dosa pria yang dikawal oleh jendral sapid an kuda, kelihatannya seperti seorang direktur, wajahnya bersinar, kepalanya sedikit botak, tidak tahu berbuat dosa apa. Dia mulai ketakutan.
Yiam Wong Roh dosa ini orangnya pintar, waktu di dunia jadi pengusaha obat-obatan karena ingin lebih kaya, memalsukan banyak macam obat untuk dijual, mencelakakan banyak orang. Hari ini ajalnya, ditangkap prajurit alam baka kemari untuk disidang.
Chi Hoet Karena waktu sudah tiba saya mau mengajak Yang Shen pulang kemudian hari di penjara, ke alam neraka mau tanya dia juga bisa. Harap Uu Kuang Wuang maafkan dan maklum.
Yiam Wong Tidak apa-apa, perintah jendral dan tugas berbaris antar tamu.
Chi Hoet Yang Shen cepat keluar, siap pulang.
Yang Shen Siap saya sudah duduk, guru berangkat.
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.
Minggu, 08 Februari 2009
BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 21
BAB 21
MENGELILINGI KE TIGA ISTANA EMPAT MAKHLUK ROH KEMBALI
TAHUN 1976, CAP JI GWEE CE KAU
Chi Hoet Jalanan di alam baka sunyi, menyedihkan dan hanya terdengar suara tangisan, orang mati menangis binatang setelah matipun tidak henti-hentinya menangis. Empat Makhluk yang hidup di dunia kebanyakkan di bunih / di bantai, nyawa dipotong. Kekagettan terjadi, mau lari tidak bisa, hanya bisa merintih, menangis dan menanti kematian. Rohnya melayang jauh ke dalam alam baka. Istana 4 makhluk roh kembali menerima rohnya, agar kembali ke bentuk manusia lalu reinkarnasi kembali ke dunia, menerima pembalasan karma yang lain, sampai tuntas atas karma yang telah dibuatnya. Manusia di dunia jika tidak mengikuti ajaran yang benar hati kejam dengan kelakuan yang jahat, banyak mencelakakan orang lain, setelah mati akan reinkarnasi menjadi empat makhluk. Yang Shen siap berkeliling ke alam baka.
Yang Shen Guru, kini didalam wihara ada seorang murid yang bapaknya sudah meninggal hati murid itu sungguh sedih, kenapa langit tidak mau orang yang baik banyak hidup di dunia untuk membantu kegiatan ajaran kebaikkan tetapi memanggil orang yang baik pulang ke langit ?
Chi Hoet Sudh tua akan mati karena penyakit, biar pejabat jendral yang berpangkat tinggi, kedudukan enak, namun setelah tiba waktunya tetap mati. Kalau manusia biasa yang penting dalam masa hidup harus banyak berbuat banyak kebaikkan, beramal, menjalankan ajaran kebaikkan, maka biar mati dan badannya sudah tiada namun semangat kebaikkan tetap hidup di dunia. Artinya PAHLAWAN MATI MENINGGALKAN NAMA BAIK UNTUK DI KENANG, di dunia tidak ada manusia yang tidak mati, kamu juga tidak perlu banyak bersedih.
Yang Shen Saya ingin berjumpa dengannya untuk menanyai keadaan dia setelah mati, mendengar anak cucunya bicara bahwa 2 hari sebelum mati dia sendiri sudah ajalnya akan tiba, akan pulang ke langit tidak tahu sampai ke tingkat berapa tapaannya baru bisa mencapai tingkat demikian.
Chi Hoet Karena waktu untuk itu belum tiba, maka sulit untuk mengatur pertemuan dengan si almarhum menanyai tapaannya yang bisa mengetahui ajal kapan akan tiba. Ini karena perbuatan masa hidup dia, atas kejujuran nya sudah membuat Dewa maupun setan terharu. Maka dia diberikan tanda / petunjuk kepadanya sebelum tiba ajalnya. Itulah yang bisa membuktikan bahwa cerita Dewa dan setan tidak omong kosong. Kalau sungguh bertapa melaksanakan ajaran kebaikkannya, hidup dan mati ada ditangan sendiri bisa mengetahui sebelumnya. Itu bukan urusan aneh, ini namanya kontak batin. Ya, sudah jangan banyak bicara lagi, nanti tertunda urusan kita ke alam baka. Mari naik ke Teratai.
Yang Shen Siap, guru. Saya sudah duduk, boleh berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, turun.
Yang Shen Didepan, Chian Suei dan para pejabat Dewa sudah ke mari.
Chi Hoet Cepat beri salam
Yang Shen Selamat bertemu lagi Chian Suei dan para pejabat Dewa. Hari ini kami mau merepotkan lagi. Mohon berikan banyak petunjuk.
Chian Suei Tidak usah sungkan.kalian tidak memperdulikan tempat kami yang penuh dengan binatang ini, sampai tiga kali mngunjungi, saya sangat senang, silahkan masuk.
Chi Hoet Terima kasih karena waktu terbatas, silahkan Chian Suei ajak Yang Shen keliling dan meninjau tempat perlengkapan di Istana Empat Makhluk Roh Kembali, menjelaskan keadaannya agar bisa ditulis dalam buku Berkeliling Di Aalam Neraka.
Chian Suei Kalau begitu, silahkan ikut saya ketempat perlengkapan di dalam istana.
Yang Shen Perlengkapan disini sungguh aneh, seperti mesin penyaring kotoran yang terdapat di dunia, nyamuk satu persatu tidak tahu dari mana disedot kemari dan berkumpul jadi satu gumpalan, kemudian jatuh ke bawah dan mesin bergerak lagi.
Chian Suei Nyamuk-nyamuk ini semua mati dipukul manusia atau disemprot obat nyamuk, disedot oleh hawa tanah sampai ke istana ini. Satu gumpalan terdiri dari ± 500 nyamuk. Begitu roh pecah belah berkumpul jadi satu akan jatuh ke bawah. Setelah disiram Air Kembalikan Roh, akan kembali kebentuk manusia.
Yang Shen Perlengkapan seperti ini terdapat dimana-mana diruangan ini adalah perbuatan siapa ?
Chian Suei Inilah keistimewaan magnit bumi, disedot oleh hawa tanah sampai ke mari. Karena bentuk nyamuk adalah roh pecah belah, badan enteng dan kecil bentuknya. Setelah mati otomatis disedot kemari. Roh pecah belah akan bersatu seperti kumpulan pasir menjadi pagoda. Inilah kuncinya mengembalikan roh. Kita tinjau tempat lain.
Yang Shen Seluruh lapangan ini penuh berisi segala macam binatang. Binatang aneh yang tidak pernah sya lihat ada disini : macan, singa seperti kebun binatang. Ayam, bebek, babi, dan lain-lain kembali ke istana ini tidak tahu bagaimana Chian Suei mengurusinya
Chian Suei Sekarang saya sedang membereskan suatu perkara. Lihat ayam jantan di depan, sudah datang menghadap. Saya akan membuka catatan berkas asalnya ayam jantan ini agar kamu lihat. Ayam jantan ini dikehidupan dahulu, hidup sebagai anak orang kaya, tinggal di
Yang Shen Sungguh menakutkan, ayam asal perubahan manusia. Kalau begitu orang yang makan daging ayam juga berdosa ?
Chian Suei Setiap makhluk punya roh sendiri, hanya bentuknya berbeda. Rohnya sama dengan roh manusia. Manusia suka makan daging, karena banyak vitaminnya, proteinnya tinggi. Kalau sering makan daging akan kuat / sehat badannya, tapi tidak terpikir bahwa empat makhluk merupakan perubahan manusia jahat dan badannya sudah memiliki hawa tidak benar. Waktu manusia membunuh binatang, hatinya takut, binatang berontak ingin mempertahankan hidup, maka aliran darah di tubuhnya menjadi tidak stabil dan menimbulkan bakteri beracun di seisi badannya. Binatang yang sudah dibunuh, dagingnya dimakan manusia, memang ada baiknya, tetapi kecelakaan yang sudah tertanam ikut dimakan oleh manusia. Maka manusia sering tegang, kaget, aliran darahnya menjadi tidak benar. Kalau sering terjadi lama kelamaan manusia kena penyakit. Manusia yang sehat wajahnya terlihat merah warnanya. Tetapi setelah mati seluruh badan akan berubah warna menjadi hijau kehitaman disebut mayat. Karena asal racun bakteri banyak menganjurkan makan makanan sehat yang berasal dari tanaman, membiarkan / melestarikan makhluk hidup dan bagi orang bertapa biar tidak bisa makan makanan yang berjiwa, lebih baik mengurangi, jangan sampai hawa kejahatan penuh dibadan. Kamu mau menyempurnakan diri akan sungguh sulit jadinya. Tentang dosa dan tidak makan daging masih urusan nanti.
Yang Shen Benar apa yang dikatakan oleh Chian Suei makan atau tidak terserah hati manusia. Kebaikkan dan keburukan sudah tahu, tinggal memilih sendiri. Tanya Chian Suei lagi, didepan datang menghadap seekor burung kakak tua dan orang hutan. Burung kakak tua mulutnya bisa bicara dan orang hutan seperti manusia, apakah mereka lebih tinggi tingkatannya.
Chian Suei Orang hutan seperti manusia, otaknya cerdas. Justru karena terlalu pintar di kehidupan dahulu, hingga mencelakakan dirinya menjadi binatang dikehidupan kini. Burung kakak tua walaupun bisa belajar dari manusia untuk bicara justru karena hidup di kehidupan dahulu dahulu sering menggunakan mulut untuk menjelekkan oranglain, mencelakakan kehidupan orang lain. Maka dalam kehidupan kini terpaksa hidup dalam kurungan mendengarkan manusia berbicara, belajar bicara hanya punya mulut yang tajam namun kini tidak bisa berbuat apa-apa. Gerak-gerik perbuatan manusia didunia menjadi hewan maupun makhluk satwa, maka harus waspada.
Chi Hoet Karena waktu sudah mau habis, saya rasa sudah cukup meninjau Istana 4 Makhluk Roh Kembali, manusia sudah bisa mengambil kesimpulan. Disinilah hanya mengurus tentang mengembalikan roh, reinkarnasi manusia menjadi binatang / empat makhluk di tingkat 10. roh yang belum habis reinkarnasi, bukan tugas di istana ini manusia harus tahu. Yang Shen kita siap kembali.
Yang Shen Banyak terima kasih kepada Chian Suei dan pejabat. Waktu sudah habis, kami mau permisi pulang ke Wihara.
Chian Suei Tidak apa-apa. Kalau kekurangan harap maklum, perintahkan jendral dan pejabat berbaris antar tamu.
Chi Hoet Cepat keluar siap naik ke Teratai.
Yang Shen Saya sudah duduk guru, berangkat.
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.


.jpg)