Pengadilan Kedelapan – Raja Du Shi
Raja Du Shi berkuasa atas Neraka Utama Siksaan Panas yg terletak disebelah Barat dari Karang Subur di bawah lautan. Neraka ini luasnya 8000 x 8000 li. Terdapat 16 neraka kecil didalam nya yg melakukan penghukuman sebagai berikut :
1. Menginjak / menindas seseorang dengan kendaraan
2. Merebus seseorang di pot tertutup
3. Mengeluar kan tulang-tulang dari tubuh manusia
4. Menahan seseorang bernafas hingga mati lemas
5. Menjepit lidah seseorang
6. Memaksa seseorang terus bergerak tanpa boelh berhenti
7. Memotong anggota badan seseorang tanpa berhenti
8. Menggoreng organ seseorang tanpa dalam manusia
9. Membakar tulang manusia
10. Membiarkan banyak serangga merayapi usus seseorang
11. Membakar 3 bagian vital seseorang
12. Membelah tenggorokan seseornag dan mengoyak dada seseorang
13. Membuka thorax dari seseorang
14. Menghantam kepala seseorang dan mengeluarkan gigi nya
15. Memotong seseorang
16. Menusuk seseorang dengan garpu besi
Bagi mereka yg telah melakukan hal-hal berikut akan dikirim ke berbagai jenis neraka di pengadilan ini : Tidak pernah memberikan / melaksanakan cinta kasih, Ketika orang tua masih hidup, mereka tidak pernah menjaga, memperhatikan mereka dengan baik. Dan ketika mereka meninggal, penguburan yg tidak pantas menyebabkan arwah orang tua mereka ketakutan, khawatir dan kebingungan / gelisah. Mereka yg tidak pernah bertobat seiring dengan waktu, nama mereka akan dilaporkan ke dewa hati ke Kaisar Giok, yg akan menitahkan untuk mengurangi kekayaan mereka. Saat mereka, dan hantu-hantu jahat akan diperbolehkan merasuki mereka. Saat mereka mati, setelah menghabiskan hukuman mereka di 7 pengadilan sebelum ini, mereka akan di bawa lagi ke Neraka Utama dan kecil untuk hukuman lebih lanjut. Setelah selesai, mereka akan dikirim ke Zhuan jie di pengadilan kesepuluh, wajah mereka dirubah dan dilahirkan kembali menjadi binatang. Mereka yg mempercayai apa yg tertulis di buku ini dan segera bertobat, dapat pada hari ke-1 bulan ke-4 bersumpah untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan yg sama, atau berkata “Saya akan berubah dari sekarang” ; Dan mereka benar-benar melakukan nya, saat mereka mau meninggal, Dewa Bumi akan menuliskan, salah satu dari 3 kata dipelipis mereka : Patuh, Mengikuti, dan Bertobat. Ketika mereka dibawa ke-7 pengadilan diperbolehkan melewati hukuman dari pengadilan ke-8 dan segera menuju ke pengadilan ke-9. jika mereka tidak melakukan tindakan kejam seperti pembakaran rumah dengan sengaja dan hal semacam nya, mereka akan dibawa kepengadilan ke-10 dan segera dilahirkan kedunia manusia.
Kaisar Giok telah mengeluarkan Titah Khusus sebagai berikut :
Bagi mereka yg mencetak ulang dan menyebar luas kan Buku Suci ini (Buku SUci Yuli), dan memperingati lainnya tentang penderitaan di neraka maka mereka tidak akan dihukum dari pengadilan ke-1 sampai ke pengadilan ke-8. dan jika mereka tidak melakukan kejahatan yg harus dihukum dipengadilan ke-9, mereka akan dikirim kepengadilan ke-10. setelah itu mereka akan dilahirkan ketempat penuh berkat dan harta.
Pengadilan Kesembilan – Raja Pin Deng
Raja Pin Deng berkuasa atas Neraka Avici yg terletak di Selatan Timur dari Karang Subur di bawah lautan. Neraka ini luas nya 8000 x 8000 li. Neraka ini dikelilingi oleh kabel-kabel berduri yg tebal. Terdapat 16 neraka kecil di dalam nya yg melakukan penghukuman sebagai berikut :
1. Memukul tulang seseorang dan membakar tubuh nya.
2. Menarik urat darat seseorang dan mengeluarkan tulang seseorang
3. Membiarkan burung gagak memakan hati seseorang
4. Membiarkan anjing memakan usus dan bagian perut lain nya dari seseorang
5. Menyemburkan badan seseorang dengan minyak panans
6. Menghantam otak seseorang, menarik keluar lidah dan giginya
7. Mengeluarkan otak seseorang dan menggantikan nya dengan landak.
8. Mengkukus kepala seseorang dan mengeluarkan otak nya
9. Membiarkan kambing-kambing menarik otot seseorang dan membuatnya menjadi selai daging
10. Melumat kepala seseorang dengan kayu
11. Mengiling hati seseorang
12. Memandikan seseorang dengan sup mendidih
13. Membiarkan tawon-tawon menusuk seseorang
14. Membiarkan kalajengking-kalajengking meracuni seseorang
15. Membiarkan seseorang dimakan oelh semut-semut & kemudian direbus
16. Membiarkan badan seseorang diikiat dengan ular-ular ungu dan coklat
Dan bagi mereka yg telah melakukan hal-hal berikut ini akan disiksa dineraka lain :
1. Melanggar hukum yg dibuat oleh Raja dan Perdana menteri. Mereka yg telah melakukan 10 kejahatan besar akan di periksa, dipancung, digantung atau ditembak sampai mati. Setelah menyelesaikan hukuman dipengadilan-pengadilan sebelum nya, mereka akan dibawa kepengadilan ini untuk hukuman lanjut.
2. Membakar rumah dengan sengaja, menyebabkan kerugian nyawa dan materi.
3. Membingungkan manusia dengan pikiran-pikiran, jalan dan organisasi-organisasi. Atau produk obat seperti morphin atau marijuana untuk meracuni pikiran manusia.
4. Melakukan praktik aborsi
5. Menggoda wanita dan laki-laki muda untuk melakukan tindak sexsual atau memperkosa gadis dibawah umur.
6. Menggambar gambar merangsang, menulis buku porno, membuat film porno untuk menyesatkan pikiran sehat manusia. Sebagai akibat, korban-korban nyatidak tertarik belajar, berlatih spiritual, menderita penyakit, dan tidak focus ke apapun.
7. Membuat obat yg berbahaya bagi manusia, sebagai akibat mereka kehilangan penglihatan, keahlian bahasa atau memaksakan aborsi.
Mereka yg telah melakukan kesalahn-kesalahan diatas, setelah mendengar Buku Suci ini (Buku Suci Yuli), mereka dapat :
1. Menghentikan mencetak buku-buku& gambar-gambar porno, mengahncurkan film-film porno dan jenis-jenis barang yg menyesat kan manusia.
2. Menghancurkan barang gelap dan mencegah semua pikiran jahat. Jangan pernah mengajarkan orang lain ilmu hitam.
Mereka akan dibebaskan dari segala jenis siksaan dan dikirim ke pengadilan kesepuluh dan dilahirkan sebagai manusia.
Tetapi kebalikan nya, bila setelah mengetahui isi Buku Suci Yuli ini tetapi masih melakukan perbuatan-perbuatan yg salah/jahat maka hukuman mereka dari pengadilan ke-10 berlipat ganda. Terlebih lagi, kaki dan tangan mereka akan dirantai, dan mereka akan dipaksa memeluk benda mendidih yg dapat membakar hati manusia. Setelah itu mereka akan dikirim ke Neraka Avici untuk menerima hukuman sbg berikut :
Pisau-pisau tajam akan menusuki dada mereka dan bagian perut mereka, dan mulut mereka harus mengigit hati mereka yg dicungkil selama tenggelam dalam jurang neraka dengan berbagai macam sakit yg tiada henti.
Mereka hanya dapat melepaskan dari Neraka Avici kepengadilan ke-10 dan dilahirkan menjadi manusia kembali setelah harta dari keluarga korban telah kembali semua, korban mereka di lahirkan sebagai manusia, dan semua buku, resep, film, yg tidak bermoral itu lenyap dari dunia.
Untuk mereka yg tidak melakukan hal-hal diatas bervegetarian pada hari ke-8 bulan ke-4, atau ke-1, hari ke-15, dan mensucikan badan mereka, ucapan, dan pikiran mereka serta bersumpah :
1. Untuk membeli dan membakar buku-buku porno, melukis, gambar-gambar, menghancurkan peralatan dan obat yg memunculkan nafsu sex.
2. Untuk mencetak Buku Suci Yuli dan menyebarkan mereka supaya umat manusia dapat dihindari dari melakukan perbuatan-perbuatan salah / jahat.
Ketika mereka mati, dewa bumi kana menulis tiga kata “Melaksanakan” dipelipis mereka. Karma baik yg mereka kumpulkan akan mengurangi hukuman mereka dari pengadilan ke-2 sampai ke pengadilan ini. Terlebih lagi, untuk mereka yg kaya dan berkuasa, yg tegas dalam menangkap pembakar rumah dengan sengaja, menghancurkan semua jenis pornografi, melarang dan berusaha mencegah berkat untuk keturunan mereka sehingga mereka akan selalu punya kekayaan yg tiada habis dan menduduki posisi tinggi.
Untuk mereka yg kurang mampu, sakit, kesepian, tua, jika mereka meminta orang lain menyebarkan Buku Suci Yuli dan menyebarkan mereka secara gratis, mereka juga akan diperbolehkan ditransfer ke pengaadilan ke-10 segera, dan kemudian dilahirkan ditempat penuh dengan harta dan berkat.
Pengadilan Kesepuluh – Raja Zhuan Lun
Raja Zhuan Lun berkuasa atas istana di sebelah Timur dari Karang Subur, menghadap ke duina manusia.
Enam jembatan Nai-He yg terbuat dari emas, perak, giok, batu, kayu akan menyeberangkan semua hantu-hantu yg telah dilepaskan dari pengadilan lainnya. Dan hantu-hantu ini akan dilahirkan ditempat-tempat sesuai dengan karma baik dan karma buruk mereka. Catatan apakah apakah sebuah hantu harus lahir di kehidupan selanjutnya sebagai pria atau wanita, berumur panjang/pendek, kaya atau miskin harus disusun dan dikirim kepengadilan pertama untuk registrasi. Sesudahnya, catatan-catatan tersebut akan ditransfer ke Feng Du untuk disimpan dengan aman.
Sesuai dengan hukum alam baka, kelahiran dapat terjaadi di salah satu bentuk berikut :
1. Hewan menyusui / mamalia
2. Hewan bertelur seperti burung
3. Lembut, atau di air seperti cacing dan ikan
4. Hewan metamorphosis seperti nyamuk
Semua hantu mungkin dapat terlahir kembali tanpa kaki, dengan dua kaki, empat kaki atau banyak kaki. Hantu-hantu ini akan lahir kembali ke berbagai jenis mahluk hidup tergantung dari karma mereka. Sebagian akan mati dalam setahun, atatu satu musim setelah kelahiran. Sedangkan sebagian lain nya mungkin hanya hidup beberapa hari. Tergantung dari dosa yg mereka lakukan. Apakah mereka dibunuh atau tidak, mereka akan dikirim ke tempat bernama “Zhuan Jie” dimana kesalahan seumur hidup mereka akan diketahui, dan hukuman yg setimpal akan dijatuhkan. Retribusi yg mereka terima akan disusun dan di isi dengan Feng Du setiap tahun.
Pelajar-pelajar yg telah menguasai buku kesemapatan, atau biksu-biksu Buddha-taoist yg membaca mantra dan sutra ketika mereka masih hidup, mungkin telah salah menggunakan kemampuan mereka untuk lolos dari hukuman dipengadilan lainnya akan dikirim kesini. Nama mereka, kejahatan mereka akan wajah asli mereka akan dimasukkan dalam catatan. Lalu, mereka akan diserahkan ke dewi Nenek Meng. Setelah minum sup ajaib dimenara “Lupa Ingatan”, mereka akan dikirim kedunia manusia. Mereka akan mati dikandungan ibunya, hidup 1-2 hari saja, atau paling lama 1-2 tahun. Pendek kata, mereka akan mati muda supaya mereka lupa cara membaca sutra dan mantra. Hanya dengan begitu mereka akan dikirim keberbagai jenis pengadilan kembali untuk menerima hukuman mereka kembali.
Tergantung dari karma nya, mereka yyg telah selesai masa hukuman nya akan dilahirkan kembali ; beberapa akan dilahirkan cantik, sebagian jelek. Sebagian akan menikmati hidup tentram, sebagian lainnya harus menderita seumur hidup. Ketika keluarga tempat mereka akan dilahirkan sudah dipastikan, mereka akan dikirim ke Dewi – nenek Meng, yg akan memaksa mereka untuk minum sop ajaib di Menara Lupa Ingatan sebelum kelahiran mereka.
Situasi seperti ini tidak jarang, ketika hantu-hantu dikumpulkan disini :
“Saya tidak mau dilahirkan kembali menjadi manusia, saya ingin tetap menjadi hantu, supaya saya dapat membalas dendam”. Sebagian besar dari hantu wanita adalah cantik atau gadis kaya ketika masih hidup. Mereka jatuh ketangan anak-anak muda yg berbahaya, bejad, siswa SMU atau Mahasiswa yg memberikan perhatian yg berlebih kepada mereka, dan menipu mereka dengan melakukan apa yg mereka suka. Padaq akhir nya mereka digoda atau diperkosa. Sebagaian dari mereka berseru : “Saya belum menikah, saya akan mengirimkan mak comblang untuk mendiskusikan pernikahan kita” Sebagian dari mereka menggunakan kata-kata manis untuk menipu pelayan mereka untuk menjadi selir mereka. Sebagian berjanji, tetapi tidak pernah mengurus orang tua dari korban, dan anak dari bekas suami. Setelah mendengar kata-kata manis ini, korban jatuh cinta kepada mereka dan mengabulkan permintaan sex mereka. Wanita-wanita ini kemudian ditinggalkan setelah itu, dan janji serta pernikahan dilupakan.
Kasus yg lebih parah adalah jika orang tua dan saudara-saudara kandung dari korban belum mengetahui kebenaran yg sesungguhnya.
Mereka dipandang rendah, disalahkan, diasingkan oleh relasi dan tetangga. Dikarenakan mereka tidak ada tempat untuk menyalurkan flustrasi mereka, mereka apakah bunuh diri atau mati karena sedih. Di alam baka, mereka melihat bahwa orang yg menjahati mereka menjadi pegawai pemerintah/ berstatus, mereka tidak terima, dan sering minta izin untuk mencabut nyawa bekas cinta mereka itu. Setelah investigasi, jika keluhan itu terbukti benar, dan jika masa hidup penjahat itu belum habis, dan jasa baik yg dikumpulkan nenek monyong nya belum habis, maka pengadilan akan memberi izin untuk hantu wanita itu masuk keruang ujian untuk menggagalkan ujian nya sehingga dia tidak menjadi penjahat. Ketika saat nya orang itu mati, hantu wanita itu ditemani petugas pengadilan akan mencabut nyawa laki-laki bejad itu.
Pada hari ke-17 bulan 4, jika manusia bersumpah untuk berlaku seperti apa yg tertulis di Buku Suci Yuli, atau menjelaskan isi buku ini ke orang lain. Maka mereka tidak akan di pandang rendah oleh orang lain, tidak akan kena bencana alam air atau api dikehidupan mendatang nya. Dikelilingi oleh pemanggang besi, Zhuan Jie Suo luas nya 11,200 x 11,200 li. Dibagi menjadi 81 kantor. Tiap kantor punya menara dan dipegang oleh sebuah hakim dan pengurus. Terdapat 10,800 jalan angina kecil menuju dunia manusia diluar dari pemanggang besi. Jalan-jalan ini terang seperti Kristal dari luar, tetapi gelap di dalam. Semua yg baru lahir atau baru mati harus melewati salah satu dari jalan kecil tersebut.
Petugas dan prajurit-prajurit bekerja disetiap jalan tersebut dan setiap yg ingin melewati harus menunjukkan wajah aslisebelum mereka boleh lewat. Petuga-petugas yg dipercayai tugas ini biasa nya adalah anak-anak yg berbakti kepada orang tua, baik terhadap teman, relasi, saudara, tidak membunuh, melepaskan ternak / hewan ketika masih hidup. Setelah 5 tahun, jika mereka tidak melakukan kesalahan apa pun, mereka apa dipromosikan. Tapi jika mereka malas, keras kepala, tidak mengikuti aturan, tidak perduli terhadap petugas, mereka tidak pernah berbakti kepada orang tua, welas asih, dan telah bnyk membunuh ketika dating ke Zhuan Jie Suo akan dicambuk sampai mati. Dan mereka akan dirubah menjadi “Jian” dan dia mungkun terlahir sebagai ikan/serangga/hewan lain nya selama 1000 kehidupan. Dia akan merasakan menjadi sapi, kuda, naga, kura-kura, ular, burung, cacing, lalat,… jika dia tidak pernah mencelakai nyawa mahluk lain nya selama 3 kehidupan, maka setelah selesai masa hukuman nya, dia akan di lahirkan kembali menjadi manusia. Mereka yg telah menjadi manusia, akan dikirim ke Menara Lupa Ingatan terlebih dahulu sebelum reinkarnasi. Sebelum ini, laporan lengkap harus diberikan kepengadilan pertama, yang akan menentukan senang / tidak nya dia dikehidupan mendatang.