Jumat, 25 September 2009

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 45

BAB 45
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL BERJONGKOK BADAN MENGANGKAT BATU
TAHUN 1977, CAP IT GWEE CE KAU
Chi Hoet Tahun ular akan berakhir dan tahun kuda segera tiba, harapan ditahun kuda bisa lebih maju dan berhasil, namun kalau kamu berhasil harus lebih giat mencari, memacu diri seperti memacu kuda, tidak takut kesulitan maupun kesusahan, berjuang bagaikan sifatnya kuda, lebih-lebih bagi orang yang bertapa, belajarlah sifat kuda yang tidak pernah kenal lelah itu, maju terus sampai tercapai cita-citanya, jangan sampai kudanya sudah tua, akan ketinggalan, hari ini siap mengelilingi alam baka lagi, Yang Shen cepat naik ke Teratai
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat. Hari ini kita mau menuju ke neraka mana ?
Chi Hoet Ke NERAKA KECIL BERJONGKOK BADAN MENGANGKAT BATU di wilayah Tingkat ke tujuh, siap berangkat……… sudah tiba, Yang Shen cepat turun
Yang Shen Benar-benar cepat jalannya, terasa baru duduk di Teratai, menutup mata seperti menumpang pesawat super cepat, hanya terdengar suara angin sekarang sudah tiba.
Chi Hoet Manusia juga ibarat pesawat yang sedang terbang, didalamnya mesin tidak boleh ada gangguan sedikitpun, kalau tidak bisa berbahaya, jatuh ke jurang dalam tidak ada ampun lagi, ini bisa terjadi hanya dalam sekejab mata waktunya, seperti manusia juga mau naik atau mau turun, hanya dalam keputusan yang sesingkat itu, telah terjadi apa yang diinginkan atau yang tidak diinginkan itu, maka nasihatilah manusia, kemudikanlah tujuan yang benar, menuju arah yang benar biarpun dalam badai, namun tetap melaju menurut Kompas Hati baru tidak akan terjadi kecelakaan, seperti teratai ini biar terapung diatas air yang sungguh kotor, namun jika kita tenang bisa mendudukinya, kalau tidak dia akan tenggelam, kamu memang berhoki bisa duduk di Teratai ini, baik-baiklah menggunakan kesempatan yang baik ini, cepat beri salam kepada pejabat dan jendral
Yang Shen Siap, salam jumpa pejabat dan jendral, saya adalah Yang Shen dari Wihara Shen Shien, hari ini bersama guru atas titah meninjau kemari, harap pejabat banyak memberikan bantuan.
Pejabat Selamat datang, atas titah mengarang buku adalah tugas yang mulia, silahkan masuk meninjau.
Yang Shen Terima kasih, di dalam sedang ada kerjaan mau membangun. Roh dosa yang kecil maupun yang besar masing-masing mengangkat batu, apakah disini mau membangun rumah baru ?
Pejabat Disini sudah tidak perlu membangun rumah lagi, ini hanyalah hukuman
Yang Shen Pantas mereka pindahkan batu-batu sampai menarik nafas terus, batu yang besar diangkat ke atas kepala, dipegang kedua tangan, badanpun hanya bisa berjongkok jalan, karena batu sangat besar, jalannya hanya bisa selangkah demi selangkah, ada roh dosa yang tidak kuat lagi sehingga jatuh ditindih oleh batu besar sampai badan, tangan, dan kakinya patah, orangnya pingsan dan disiram Air Mengembalikan Roh oleh prajurit alam baka. Dia sadar lagi dan memegang batu lagi untuk diangkat kembali, hukuman ini kelihatannya agak kaku namun sebagai hukuman justru ampuh
Pejabat Roh dosa ini sedang melatih ilmu Kepala Besi karma waktu masih hidup mereka keras kepala, sombong atau menjadi guru orang lain, tidak tahu akan derajat diri sendiri atau yang tidak menghormati guru, melanggar peraturan, setelah meninggal terpaksa berlatih disini.
Yang Shen Pejabat, apakah boleh memanggil beberapa roh dosa, biar menceritakan perbuatan mereka dimasa hidupnya?
Pejabat Boleh, saya akan panggil, silahkan Yang Shen bertanya
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, kenapa kamu dihukum kemari memindahkan batu ?
Roh Sungguh malu kalau diceritakan, saya menjadi guru disekolah, karena melihat diantara murid saya ada yang cukup cantik, sehingga memanfaatkan peluang mengajar, setengah menggoda dan memaksakan sehingga terjadi hubungan badan, walaupun urusan itu tidak pernah terbongkar , namun setelah meninggal tidak bisa lolos dari Yiam Wong, setelah masuk keneraka selain dihukum di tingkat lain, saya diserahkan ke tingkat 7, Thai San Wuang sungguh marah besar, memaki saya sebagai seorang guru tidak bisa menjaga citra diri, malahan berbuat kehinaan menyiksa murid, harus dihukum dineraka ini mengangkat batu biar kepala ini tidak bisa menengok lagi.
Pejabat Kamu adalah seorang guru, tapi tidak tahu malu, memperkosa murid, sungguh dosa yang besar, sekarang biar batu ini menindih kepala kamu, jangan melihat orang lagi, rasakan malu itu. untuk ini nasihatilah manusia, baik yang menjadi guru disekolah maupun guru dibidang lain, ciptakanlah hubungan yang rukun antara murid-muridnya, saling menghormati bagaikan hubungan orang tua dengan anak-anaknya. Yang Shen teruskan bertanya
Yang Shen Tuan ini wafatnya kelihatan seperti orang yang cukup terlatih dan kepalanya botak, kenapa kamu melatih ilmu disini
Roh Jangan bercanda, justru karena kepala saya botak maka lebih terasa sakit hukuman ini. Waktu masih didunia, saya sebagai umat Buddha setelah masuk pintu suci sudah banyak membaca buku Keng, kitab-kitab dan saya menganggap diri sendiri cukup pandai, mungkin sudah melebihi guru, maka sering menceritakan kekurangan guru lain kepada murid-murid, setelah mati karena dosa menghina guru sehingga saya disidang, Yiam Wong mengatakan pada saya bahwa saya sudah cukup pintar, namun harus menggunakan kepintaran untuk menolong orang lain bukan sebaliknya membanggakan diri sebagai guru karena itu harus dihukum, setiap hari mengangkat batu, berjalan jongkok agar dosa itu bisa dihapus.
Chi Hoet Murid punya bakat manfaatkanlah sebaik-baiknya, biar kita punya kelebihan, namun harus tetap menghormati guru, harus tahu karena muridnya berhasil atas jasa gurunya. Sayang manusia sekarang kebanyakan hanya melihat kenyataan, belum lulus benar dari pelajarannya, sudah meninggalkan perguruan, hanya mementingkan cari uang sehingga lupakan ajaran guru.
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, kenapa kamu juga dihukum kemari ?
Roh Waktu didunia, saya memang kaya dan pintar berbicara, karena itulah menjadi sombong, sering memandang rendah orang yang miskin atau menindas orang yang susah, menggunakan kedudukan saya, sering mengatakan orang lain, karena dosa ini saya sampai dihukum, sebetulnya saya tidak rela. Mohon Chi Kung Buddha bisa membantu memberikan saya keadilan
Chi Hoet Boleh, boleh berikan dulu uangmu, kalau tidak ada uang bicaranya agak sulit dan tidak mau didengarkan orang lain, jika ada uang saya akan memohon pejabat neraka mengurangi dosamu
Roh Terima kasih Chi Hoet mau menolong saya, hanya sekarang saya tidak punya uang, semua ditinggal di dunia, dipakai oleh anak cucu saya, bagaimana ya ?
Chi Hoet Jangan bermimpi lagi, punya uang, punya kedudukan, orang lain pun menunduk. Tidak punya uang, tidak punya kedudukan, sendirilah yang menunduk, kenapa kamu begitu sombong waktu masih hidup, sekarang mana uang dan kedudukanmu ? baik-baiklah terima hukuman disini.
Pejabat Kamu sungguh jahat, sampai sekarang masih ingin menggunakan kedudukan menindas orang lain. Yiam Wong tugas tidak bisa disogok dengan uang, tadi Chi Hoet hanya meledek kamu, tapi kamu tidak tahu. Lain kali jangan sembarangan bicara, kalau tidak mau hukumanmu akan ditambah lagi.
Chi Hoet Jalanan dibuat biar orang bisa melewati, bukan untuk memiliki, manusia tidak akan selamanya tinggi, duduk diatas terus, setelah kehilangan kedudukan, maka dia akan diludahi , apalagi terlalu sombong, menghina orang lain, angkuh, tidak mau rendah sedikitpun, setelah meninggal biar dia merasa akan beratnya batu itu. waktu dusah tiba, permisi kami mau pulang
Yang Shen Terima kasih pejabat dan jendral, kami sudah mau pulang
Pejabat Ini memang tugas kami, para jendral berbaris antar tamu
Chi Hoet Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Siap, saya sudah duduk silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba. Yang Shen turun, roh kembali ke badan.

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 44

BAB 44
MENGUNJUNGI NERAKA KECIL MENCABUT USUS
TAHUN 1977, CAP IT GWEE JI CAP KAU
Chi Hoet Roh manusia didunia bisa mengunjungi ke alam baka, ini bukan CERITA DEWA atau KATA BOHONG, sejak jaman dulu sampai sekarang sering terdapat manusia yang sudah meninggal hidup kembali, kebanyakan merekalah yang bisa menceritakan keberadaannya neraka, ini bisa sebagai bukti apa yang tertulis di buku, kitab-kitab itu benar, kenapa manusia tidak percay? Karma tidak menyaksikannya sendiri, itulah sebabnya bisa dikatakan PINTAR, bisa disebut TOLOL kenapa? Coba isi badan sendirikan tidak kelihatan, maka nyawa inipun tenang dan aman tetapi kalau sudah dilihat oleh mata mu sendiri atau merasakan waktu itulah kecelakaan telah tiba, kalau bukan sakit disini atau sakit disana, perlu di photo sinar X, diadakan operasi badan, manusia biasa nya tidak melihat isi dalam badan, apakah isi dalam badan tidak ada? Neraka juga tidak kelihatan, namun memang neraka itu ada, hanya jarang dilihat oleh manusia, kalau mau lihat neraka bearti kematian sudah tiba, maka saya mau menasehati manusia BARANG YANG TIDAK KELIHATAN maka KEBERADAANNYA BARANG ITU ADA NILAINYA. Pikiran kamu, nafas kamu, perasaan kamu tidak kelihatan, namun bisa dirasakan, justru yang tidak kelihatan oleh kamu itu yang mempengaruhi jiwa kamu, yang bisa melanjutkan kehidupan kamu
Yang Shen Memang masuk akal, banyak hal yang tidak bisa dilihat didunia ini, seperti seorang tidak seperti orang yang buta menentukan perjalanannya mengunakan tongkat, itu depannya jurang, dia akan menghindarinya, namun kebanyakan manusia sekarang sudah tahu itu adalah jurang dosa, masih mau menjatuhkan diri kedalamnya, untuk bisa keluar dari jurang dosa lagi, betapa sudah harus tersiksa baru bisa bebas, bisa keluar dari jurang dosa lagi, betapa sudah harus tersiksa baru bisa bebas, waktunya tidak banyak, Yang Shen siap keliling alam baka lagi, naik ke Teratai.
Yang Shen Sudah siap
Chi Hoet Lihat pakaianmu banyak kotoran, kenapa tidak dicuci bersih, ini agak kurang sopan kalau berada di alam baka
Yang Shen Pakaian dikotori oleh debu, saya kurang memperhatikannya, harap guru bisa memaafkan
Chi Hoet Manusia mau ke alam baka, selain harus Ciak Cai, pakaian harus bersih, lain kali perhatikan, cepat naik ke Teratai
Chi Hoet Sudah tiba, Yang Shen turun, cepat beri salam kepada pejabat
Yang Shen Siap, salam jumpa pejabat dan jendral
Pejabat Selamat datang Chi Kung Buddha dan Yang Shen, kami sudah tahu maksud kedatangan kalian, sungguh tugas yang mulia, neraka ini dinamakan NERAKA KECIL MENCABUT USUS-USUS, silahkan masuk meninjau
Yang Shen Terima kasih, nampaknya banyak roh dosa keluar masuk dikawal oleh prajurit alam baka, juga sudah terdengar suara jeritan
Chi Hoet Cepat masuk kedalam
Yang Shen Sudah kelihatan cara hukuman dineraka ini, roh dosa berbaris telanjang dada, diikat ditiang, prajurit alam baka menggunakan pisau yang tajam, menusuk keperut roh dosa dan membelah kebawah sehingga kulit perutnya terbuka , isi usus keluar bercampur bau amis darah dan isi dalam perut sehingga jatuh ke tanah dan disamping banyak anjing hitam, merebut dan memakannya, biar usus sudah keluar namun masih bersambung ke hati, kini dimakan sambil ditarik-tarik oleh anjing, roh dosa menjerit kesakitan hingga jatuh pingsan, saya tidak berani melihat lagi. Tanya pejabat, mereka berbuat dosa apa hingga dihukum kemari?
Pejabat Mereka waktu masih hidup kebanyakan sebagai koruptor atau hatinya jahat, usus yang beracun, setelah meninggal dihukum kemari, untuk lebih jelasnya saya akan mengeluarkan beberapa roh biar cerita.
Yang Shen Saya mau tanya tuan ini, kenapa kamu dihukum disini ?
Roh Waktu saya hidup saya sebagai pejabat memanfaatkan kedudukan, melakukan banyak korupsi atau mencari keuntungan pada tanah yang diperjual belikan, pokoknya setiap ada kesempatan saya akan cari kesempatan saya akan cari keuntungan buat pribadi sendiri, setelah meninggal dikawal kepanggung cermin dosa, terlihat jelas apa yang telah saya lakukan, sehingga saya kaget setelah saya disidang dihukum dibeberapa tingkat, akhirnya saya diserahkan ke Tingkat Tujuh, Thai San Wuang menghukum saya masuk ke neraka ini, tiap usus-usus isi badan keluar direbut dan dimakan anjing, sungguh menyakitkan.
Pejabat Kamu sebagai pejabat pemerintah harus mementingkan kesejahteraan rakyat, melakukan kebaikkan untuk umum, namun kamu serakah, apa yang bisa kamu telah kamu telankan, isi usus badan ini sudah kotor, nasihatilah orang yang jadi pejabat harus banyak berbakti untuk umum, membela rakyat kecil, setia pada Negara, maka sungguh berjasa, janganlah hanya mencari keuntungan untuk diri sendiri, sebagai tujuan kehidupan setelah meninggal akan dihukum berat.
Yang Shen Saya juga mau tanya nenek ini, kamu sudah tua kenapa masih dihukum, sudah bebuat dosa apa?
Roh Memang sekarang saya sudah menyesal, waktu berusia 48 tahun dagangan saya bangkrut, maka mendirikan Arisan, satu kali saya khilaf, memutuskan membawa kabur uang milik orang lain kemudian pindah kekota lain. Waktu umur 54 tahun meninggal karena sakit dan diserahkan ke Tingkat Tujuh, Yiam Wong menghukum saya disini.
Pejabat Membawa kabur uang orang lain, ditelan dan dimakan, sekarang harus dimuntahkan isi usus badan, berapa banyak yang telah kamu telan kini harus dimuntahkan keluar beberapa banyaknya hukuman baru adil, inilah akibatnya perbuatanmu. Setelah habis dihukum baru reinkarnasi kedunia untuk melunaskan uang yang sudah kamu bawa kabur itu.
Yang Shen Saya mau tanya kakek ini, kamu sudah lama dihukum kemari ?
Roh Sudah 3 tahun lebih, waktu hidup sebagai petani, menanam sayur-sayuran untuk dijual, tidak tahu sebab apa sayur-sayuran sering dimakan hama kutu, harus dibasmi menggunakan obat. Waktu harga sayur lagi bagus, saya memetik sayur-sayuran yang baru disemprot oleh obat satu atau dua hari yang lalu, hanya perbuatan ini saya dihukum oleh Yiam Wong ke neraka ini
Pejabat Kamu hanya memikirkan mencari keuntungan sehingga menjual sayuran yang masih terdapat obat pembasmi serangga, sehingga mencelakakan orang lain yang memakan sayuran tersebut jadi mendapat penyakit, hati kamu ini sungguh kejam, maka harus dihukum
Yang Shen Dan nenek ini, kenapa kamu disini ?
Roh Aiya….. langit dan bumi disini saya sungguh kasihan, minta tolong guru
Chi Hoet Saya bisa merasa kasihan, kenapa kamu tidak merasa kasihan kepada orang lain, cepat ceritakan perbuatan kamu.
Roh Baiklah, saya punya satu anak pungut, sejak kecil tidak saya sayangi, sering dipukul oleh saya, setelah dia besar wajahnya cantik, sayapun memaksa dia menjadi pelacur untuk mencari uang buat saya, setelah saya meninggal Yiam Wong tidak melepaskan saya lagi
Pejabat Sungguh kejam hati kamu, menganggap anak wanita pungut sebagai pohon yang bisa mendatangkan uang, kamu memang pantas dihukum.
Chi Hoet Waktunya sudah tiba, Yang Shen siap pulang
Yang Shen Saya masih ada satu pertanyaan, kenapa roh dosa ini setelah dihukum, sudah tidak sadar dan pingsan, kenapa bisa hidup lagi dan menerima hukuman lagi ?
Chi Hoet Kamu pernah bermimpi tidak ? Seperti dibunuh orang lain, badan terluka dan sangat sakit, setelah sadar dari mimpi, hanya berkeringat dingin, tapi tidak meninggal, besok malam begitu lagi mimpinya, namun kamu tetap tidak apa-apa, tidak terluka, badan kamu biasa saja. Contoh ini seperti orang yang sudah meninggal, rohnya seperti dalam mimpi, walaupun badan roh disiksa dan dihukum, namun disiram oleh Air Kembali Roh, dia akan sadar lagi dan badannya tidak apa-apa, perbuatan yang dilakukan semua ini agar roh bisa sadar, maka orang meninggal disebut Mimpi Yang Panjang, rohnya sepertii tersiksa dalam mimpi. Saya berikan satu contoh lagi : Seperti kita mimpi dapat banyak emas, sehingga girang benar, namun setelah sadar dari mimpi apapun tidak ada, ketahuilah mimpi itu hanya khayalan, orang yang tolol yang akan mabuk dalam mimpi, orang yang bertapa harys menyadari akan hal ini, jangan berkeras kepala hanya melihat kenyataan karena semua ini juga bagaikan satu impian
Yang Shen Oh begitu. Guru, saya sudah duduk di Teratai, permisi pejabat dan jendral
Pejabat Antarkan tamu.
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 43

BAB 43
MENGUNJUNGI NERAKA PRESS JARI-JARI TANGAN
TAHUN 1977, CAP IT GWEE JI CAP LAK
Chi Hoet Musim salju telah datang, tidak lama lagi tahun baru tiba, nasehatilah manusia, cepatlah insaf, jangan berbuat dosa baru lagi. Hari ini mau mengelilingi alam baka lagi, Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Sungguh dingin hawanya, saya takut tidak kuat menahannya, mohon pada guru, bisakah memberikan Pil Dewa lagi ?
Chi Hoet Jangan banyak pikir yang bukan-bukan, apakah rohani kamu takut kedinginan, kalau ingin minum pil Dewa ini saya berikan 1 pil, jangan menganggap saya pelit yah, cepat minum mau berangkat
Yang Shen Terima kasih atas pil Dewa yang diberika oleh guru dan mohon dimaafkan keserakahan saya, saya sudah duduk, silahkan guru berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba silahkan turun
Yang Shen Hari ini kita mengunjungi neraka yang mana? Kenapa tidak melihat pejabat yang menyambut, hanya roh dosa yang dikawal oleh prajurit alam baka yang sedang jalan.
Chi Hoet Kita kedepan terus kamu akan tahu
Yang Shen Di depan adalah neraka besar Panas Nan Menjengkelkan, tempo hari kita sudah kemari, sekarang mau meninjau lagi?
Chi Hoet Hari ini kita mau meninjau Neraka Press Jari-Jari Tangan, untuk menuju neraka itu harus melewati neraka kecil yang terdapat di samping Neraka Besar Panas Menjengkelkan itu.
Yang Shen Panasnya sudah terasa dari depan, bagaimana kita jalan, pernah mendengar jalanan kecil itu juga adalah Jalanan Yang Panas dan sepasang kaki saya ini bagaimana bisa melintasi, apa akan dipanggang juga?
Chi Hoet Kamu tidak usah takut, ada saya disini Jalanan Panas bisa menjadi Jalanan Yang Dingin
Yang Shen Harap guru mengeluarkan ilmu, sudah mau sampai kejalanan yang kecil itu terlihat jalanan yang berwarna merah, bagaimana kita melewati ?
Chi Hoet Lihat ilmu saya, mengipas tanah duniawi jadi tempat sejuk nan bersih, sekarang jalanlah.
Yang Shen Sungguh hebat ilmu Buddha, jalanan yang merah yang panas, kini menjadi jalanan yang sejuk dan tenang, roh yang sedang berjalan di depan menjadi kaget dan merasa aneh, mereka menjadi melihat kesana kemari dan juga cepat-cepat jalan.
Chi Hoet Cepat ikut saya jalan, kalau tidak nanti berbalik jadi panas lagi kamu bisa menemui kesulitan.
Yang Shen Saya jadi berlari-lari mengikuti guru, disamping kiri jalanan ini sudah menenti pejabat neraka dan jendral dengan barisannya.
Chi Hoet Mereka adalah pejabat dan jendral dari Neraka Press Jari-Jari Tangan, cepat beri salam
Yang Shen Salam jumpa pejabat dan jendral, saya adalah Yang Shen mengikuti guru Chi Kung Buddha kemari meninjau, harap banyak memberikan bantuan.
Pejabat Selamat datang kemari, kami merasa bangga atas kedatangan kalian, karena neraka ini akan dicantumkan dalam buku, mari silahkan masuk meninjau.
Yang Shen Terima kasih, tulisan NERAKA PRESS JARI-JARI TANGAN terdapat dipintu neraka masuk, disamping pintu ada penjaga yang ketat juga ada bangunan pos-pos yang kecil
Pejabat Silahkan masuk
Yang Shen Terima kasih, kini sudah terdengar suara-suara jeritan.
Chi Hoet Masing-masing neraka juga terdengar suara jeritan demikian seperti dalam kesakitan, menyedihkan dan mengharapkan bantuan.
Yang Shen Dalam neraka ini perlengkapannya sudah modern, kedua tangan roh dosa diikat menggunakan pir baja bersambung ke satu baris rel besi itu, rel besi itu berwarna merah kepanasan seperti ada setrum, tangan roh roh dosa tidak bisa lepas lagi karena pir baja mulai bergerak, semakin tangannya digerakkan semakin kencang ikatannya dan panasnya setrumpun menyengat, sehingga kedua tangannya hangus terbakar, roh dosa menjadi lemas terkulai
Pejabat Hukuman dineraka ini dulunya menggunakan gosokan untuk menggosok tangannya roh dosa, untuk mengimbangi kelihatannya manusia, maka dengan cara seperti ini. Saya akan panggil beberapa roh dosa ceritakan perbuatan jahatnya.
Yang Shen Benar-benar ada yang tinggi, kini ketemu yang lebih tinggi lagi.
Pejabat Para roh dosa dengar, hari ini Chi Kung Buddha dan Yang Shen dari kota Tai Chung, Wihara Shen Shien kemari meninjau serta mencari bahan dosa kejahatan yang telah dibuat oleh kalian untuk menasihati dunia, kalian harus jujur menceritakan, agar manusia jangan berbuat dosa lagi.
Roh Waktu di dunia, perbuatan saya sungguh kurang ajar, sering melakukan colak-colek pada wanita yang lewat dijalanan, setelah meninggal dihukum disini.
Pejabat Sepasang tangan kamu itu banyak jahil, pantas dihukum. Roh yang kedua bicaralah.
Roh Saya sering memanas-manasi orang lain, mencari keuntungan melalui pengaduan yang berlebihan, setelah meninggal Yiam Wong marah menghukum saya, yang sering mempergunakan kedua tangan ini menulis pengaduan yang sifatnya mencelakakan orang lain, harus diestrum tangan ini, hukuman ini sangat sakit buat saya, mohon Chi Kung Buddha menolong saya
Chi Kung Kamu pandai menulis, kenapa kamu tidak menulis surat kepada Yiam Wong, mohon diampuni.
Roh Yiam Wong tegas dan adil, saya tidak berani mencari penyakit sendiri
Chi Hoet Kalau begitu saya pun sama
Pejabat Tidak boleh sembarangan memohon, roh ke 3 cepat cerita
Roh Waktu di dunia saya jadi Bandar judi sebuah kasino, sering melakukan kecurangan, sehingga banyak uang, karena gampangnya mencari uang hiduppun mewah dan sering melakukan kejahatan yang melanggar hukum, menjadi orang yang terkenal di masyarakat hitam, tidak tahunya setelah meninggal Yiam Wong marah-marah, menghukum saya ke neraka ini 30 tahun setiap hari disini cukup tersiksa.
Chi Hoet Sudah jadi Bandar kasino berbuat curang lagi, sungguh dosa yang besar, setelah habis hukuman disini akan reinkarnasi menjadi manusia, kedua tangan ini pasti cacat, karena karma pembalasan, mengharap manusia di dunia cepatlah berhenti main judi. Roh ke 4 kamu cerita.
Roh Waktu di dunia, saya pernah membuka cek kosong, melakukan penipuan, setelah meninggal dihukum kemari. Waktu masih hidup jika saya kabur jauh, orang yang menagih hutang pasti tidak berdaya, namun bisa lolos di dunia sebaliknya saya dihukum di alam neraka
Pejabat Punya hutang harus bayar biarpun sesenpun, kalau tidak dineraka tidak akan ada ampunnya
Chi Hoet Sekarang sangat banyak manusia yang membuka cek kosong, setelah membuka atau membayar dengan cek, orang kabur hingga menjadi cek kosong, setelah meninggal harus dihukum berat, setelah reinkarnasi akan jadi sapi, jadi kuda sebagai pembayaran, pembalasan karma ini pasti terjadi, camkanlah
Pejabat Roh ke 5, kamu tidak gagah lagi, cepat ceritakan perbuatan yang kau banggakan itu
Roh Mohon pejabat jangan meledek saya lagi, waktu di dunia saya adalah anggota satu geng, sering melakukan keributan, mengacau keamanan masyarakat, asal ketemu urusan yang tidak menyenangkan atau ada orang yang memandang saya terus menerus, pasti saya pukul. Urusan berantem adalah urusan saya setiap hari, setelah meninggal disidang oleh Yiam Wong dan menyuruh kepala sapi bermuka kuda memukul saya dan tanya pada saya menyerah atau tidak, dipikir-pikir kelakuan saya memang tidak boleh
Pejabat Waktu kamu masih muda gampang benar marah, kerjaannya hanya mencari keributan, merusak ketenangan masyarakat, tanganmu memang keras sekarang rasakan rel baja ini yang kuat atau tanganmu, biar kamu pikir
Chi Hoet Waktunya sudah tiba, Yang Shen siap pulang
Yang Shen Terima kasih atas bantuannya pejabat dan jendral, kami mau pulang, permisi
Pejabat Harus, harus perintahkan jendral berbaris, antar tamu
Chi hoet Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 42

BAB 42
MENGUNJUNGI TINGKAT KE TUJUH MENEMUI THAI SAN WUANG
MENINJAU NERAKA BESAR PANAS NAN JENGKEL
TAHUN 1977, CAP IT GWEE CAP LAK
Chi Hoet Jaman dulu di bumi bagian timur, pernah ada seorang imam yang bernama TAN CHII CHUUN CHE atas titah Giok Tee rohnya berkeliling meninjau ke neraka di tingkat sebelumnya, menyaksikan keadaan Yiam Wong sidang dan menghukum para roh dosa, setelah rohnya balik lagi ke dunia, dia menulis dan menjadikannya sebuah buku yang isinya apa yang telah disaksikan oleh dia, buku tersebut pernah menyebar keseluruh dunia, yang tersesatpun banyak yang isnaf, bagi yang pernah mencetak buku itupun dapat pembalasan kebaikkan yang berlimpah-limpah. Ini adalah kenyataan dalam sejarah yang tidak boleh di hapus, sekarang karena alam dunia sudah banyak berubah sehingaa hukuman di nerakapun mengikuti perkembangannya alam dunia, diperbaiki dan banyak didirikan neraka yang baru, kini Giok Tee memilih pulau Taiwan, kota Tai Chung, Wihara Shen Shien, menunjuk Yang Shen kembali berkeliling di alam neraka lagi dengan cara kemasukkan dan manfaat tintah langsung menulis keadaan yang dialaminya di alam baka, sungguh aneh namun bisa dipercaya, buku MENGELILINGI ALAM NERAKA terciptanya sesuai dengan jaman dan untuk menggantikan buku yang pernah di tulis oleh Tai Chii Chuun Che itu, karena situasi keadaan telah matang waktunya, sebab itu diharapkan bagi para umat diseluruh dunia bisa menyayangi buku ini setelah membaca, cetaklah banyak-banyak ini untuk orang lain, baca pasti bisa menghilangkan kecelakaan, datangnya kebaikkan bagi dirinya sendiri, buku ini selain membocorkan keadaan neraka juga berisi ajaran-ajaran yang membantu cepat menuju kemuliaan, banyak mencetak buku ini untuk disebarkan akan meringankan dan menghapuskan dosa yang pernah dibuat sungguh-sungguh menjadi buku yang benar-benar beramal bagi umatnya. Siap keliling alam baka lagi, Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Siap, saya sudah duduk, silahkan berangkat
Chi Hoet Sudah tiba, cepat turun
Yang Shen Ini tempat mana ?
Chi Hoet Coba kamu lihat di depan adalah TINGKAT KE TUJUH, THAI SAN WUANG sudah menyambut kita, cepat berikan salam.
Yiam Wong Selamat datang Chi Kung Buddha danYang Shen, silahkan masuk ke dalam
Yang Shen Terima kasih Thai San Wuang, tidak tahunya hari ini mengunjungi TINGKAT KE TUJUH dan terlihat pejabat dan jendral sudah berbaris menyambut kita, sungguh merasa bangga, didepan istana masih banyak roh dosa, kini dikawal oleh prajurit alam baka kesamping, Yiam Wongpun karena kedatangan kami sidangnya menjadi tertunda.
Yiam Wong Kalian tidak takut capai sehingga datang ke istana alam baka untuk mengarang buku, sungguh mengagumkan cepat silahkan duduk, perintahkan jendral sediakan teh Dewa
Jendral Siap, silahkan kalian minum
Yang Shen Terima kasih atas jamuan Yiam Wong
Yiam Wong Ya, ajaran di dunia bagaikan musim yang sedang musim gugur, bagusnya timbul Wihara Shen Shien di Taiwan, Dewa Buddha menjelmakan diri berceramah menasehati dunia agar bangkit kembali ajaran kebaikkan, jasa ini sungguh besar, buku MENGELILINGI ALAM NERAKA atas titah jadi diterbitkan, jasa amal ini luar biasa besarnya, kalian hari ini baru tiba kemari, rasanya agak terlambat
Chi Hoet Terima kasih Thai San Wuang, satu hati untuk menolong dunia, hari ini baru sampai kemari harap banyak memaklumi dan berikanlah petunjuk
Yiam Wong ha..ha..ha, bagus, bagus, manusia didunia setelah meninggal keluarganya mengadakan upacara Tujuh Kali Tujuh mengundang Bikhu, membaca doa Keng untuk rohnya di alam baka, memohon rohnya bisa masuk ke suga, maksudnya TUJUH PERTAMA (7 hari setelah manusia meninggal) rohnya tiba di TINGKAT PERTAMA. TUJUH KE DUA rohnya tiba di TINGKAT KE DUA. TUJUH KETIGA, demikian seterusnya. TUJUH KE EMPAT samapai TUJUH KE TUJUH manusia di dunia 7 hari menganggap sebagai seminggu, diadakanlah upacara membaca doa Keng oleh Bikhu atau Cai Ma (Biarawati), namun tidak tahunya manusia itu waktu masih hidup pernah banyak berbuat dosa, bukan hanya 7 kali 7 menjadi 49, roh itu bisa melewati semua tingkatan dan untuk menuju TINGKAT 8, 9 lalu ke TINGKAT 10 untuk reinkarnasi lagi. Kelakuan manusia sungguh aneh, daripada setelah meninggal diadakan upacara membaca doa keng lebih baik waktu masih hidupnya doakan dia banyak melakukan amal kebaikkan, kalau tidak setelah dia meninggal dia akan di antar oleh Dewa Hoki biar tidak di doa Keng, pasti lancar jalannya, kalau tidak, biar punya ilmu setinggi apapun tidak bisa lolos dari neraka, hal ini harap manusia di dunia bisa mengetahuinya.
Yang Shen Kenapa manusia didunia hanya membicarakan TUJUH TUJUH, tidak bicara DELAPAN TUJUH, SEMBILAN TUJUH atau TUJUH BELAS
Yiam Wong Tingkatan di alam baka diutamakan tingkat satu samapi ke tujuh dan tugasnya tingkat kedelapan dan seterusnya hanya menghukum sisa dosa artinya setelah lolos dari Tingkat 7 kini tinggal sisa dosa yang menanti di tingkat ke delapan dan seterusnya manusia di dunia bisa punya pikiran yang begitu untuk kepentingan almarhumnya, maka diadakan upacara tersebut sebetulnya satu kelakuan yang berbakti hanya sebagai manusia kurang perhatiannya ialah lebih bagus melakukan amal kebaikkan ketimbang upacara
Chi Hoet Manusia setelah meninggal rohnya akan disidang menurut dosa dalam masa hukuman, dipanggik ROH. ROH SETAN karena dikemudian hari akan reinkarnasi, lahir kembali sebagai manusia DIKEHIDUPAN YANG AKAN DATANG, dalam masa tersebut juga dipanggil BADAN JELMAAN untuk menolong roh lepas dari hukuman dineraka, keluarganya atau keturunannya harus banyak melakukan amal kebaikkan, dineraka, keluarganya atau keturunannya harus banyak melakukan amal kebaikkan, supaya bisa mengharukan Yiam Wong untuk memaafkan dosa roh tersebut, tentang upacara membacakan doa Keng untuk roh dosa, itu hanya adapt tradisi manusia, namun sia-sia kalau mau menolong roh dosa agar manusia didunia bisa mengerti, kalau mau benar-benar berbakti kepada orang tua meninggal disuguhkan makanan yang masih hidup, daripada setelah orang tua meninggal disuguhkan makanan yang enak. Itu tidak ada artinya, lebih baik banyak melakukan amal kebaikkan, banyak mencetak buku-buku amal untuk menasehati manusia, dengan cara begini paling mudah mengharukan Yiam Wong, pejabat atau Dewa. Cara yang paling bagus untuk membalas budi orang tua, juga bisa menolong orang tua lepas dari siksaan-siksaan di neraka
Yang Shen Yang dikatakan guru benar-benar menuju ke hati manusia dan sungguh bermanfaat daripada di waktu orang tua masih hidup dimaki, namun setelah orang tua telah tiada baru diadakan upacara kebaktian ini sama juga menghina orang tua namanya bukan “Bakti”. Saya mau tanya guru, kenapa roh baka badannya sama seperti waktu masih hidup di dunia. Jasadnya sudah hancur, nah, dari mana datangnya badan-badan roh ini ?
Chi Hoet Itulah yang disebut Badan Jelmaan, Badan Palsu atau Badan Bayangan, karena waktu terbatas silahkan Thai San Wuang kenalkan tugas-tugas disini.
Yiam Wong Tingkat ke 7 ini mengurus neraka besar yang panas namun menjengkelkan, juga 16 neraka kecil yang lain, setiap roh dosa setelah diserahkan kemari saya sidangkan lgi, setelah itu melihat dosanya roh, baru dihukum lagi sesuai perbuatan dosanya untuk lebih jelasnya saya akan mengajak kalian meninjau.
Yang Shen Baik, terima kasih atas petunjuk Yiam Wong
Yiam Wong Pejabat dan jendral mengawal, antarkan Yang Shen ke NERAKA BESAR PANAS DAN MENJENGKELKAN untuk meninjau.
Pejabat Siap, silahkan kalian ikut yang mulia jalan
Yang Shen Ikut jalan di belakang Yiam Wong, terasa perjalanan di alam baka sungguh sedih, tiada persaudaraan maupun hanya bisa berteman ajaran baru bisa lancar jalannya.
Chi Hoet Yang Shen kamu melihat kenyataan ini, jadi timbul pikiran tersebut, memang berada dineraka sudah hilanglah persaudaraan dan persahabatan yang kita ikuti hanya perbuatan jahat dan baik di badan, yang jahat diiukuti manusia, jauhkan kejahatan, berbuatlah kebaikkan jangan sampai dihina habis-habisan di alam neraka.
Yang Shen Sudah terasa panasnya hawa mendesak badan, didepan terlihat api yang sedang menyala, menjadi pandangan warna merah yang sampai kemana-mana, dipintu neraka tertulis NERAKA BESAR DAN MENJENGKELKAN, temboknya terbuat dari batu bata.
Chi Hoet Inilah batu bata yang paling kuat menahan panas, dibakar makan panas batanya semakin kuat.
Pejabat penjara
Selamat datang yang mulia.
Yiam Wong Saya mengajak Chi Hoet dan Yang Shen kemari meninjau, cepat berbaris menyambut tamu.
Pejabat Siap
Yiam Wong Inilah NERAKA BESAR PANAS NAN MENJENGKELKAN
Yang Shen Panasnya bisa menyesak orang, satu jalanan yang luas dan panjang terbuat dari batu bata semuanya dan dibawah jalanannya api menyala begitu hebatnya, roh dosa jika berjalan diatasnya jadi terguling dan menjerit, roh dosa lain yang baru tiba dari luar, begitu melihat pemandangan tersebut jadi menjerit dan menangis, tidak berani melangkah lagi, namun didorong oleh prajurit alam baka dengan kaki telanjang roh dosa terpaksa maju juga, kinipun bergelimpangan dan menjerit, namun semakin berguling badan semakin panas terpanggang di atas jalanan batu bata itu, dosa apa yang telah mereka perbuat ?
Yiam Wong Neraka ini namanya PANAS NAN MENJENGKELKAN, setiap manusia di dunia terlalu mau cari nama dan kedudukan sehingga menggunakan cara yang keji untuk kepentingan sendiri, namun mencelakakan orang lain, terhadap perempuan berusaha menyanjung-nyanjung, namun kejam sesame jenis, yang menjadi perempuan sama kelakuan tersebut, sengaja memanasi orang lain, kalau sedang rebut kesempatan dalam kesempitan, jika orang lain lagi kesusahan atau sifatnya suka marah-marah, memaki langi sumpah bumi, suka pada kekayaan meremehakan kemiskinan, keras kepala , angkuh dan sombong akan kedudukannya, sengaja melanggar AJARAN semuanya harus dihukum kemari dan hukuman yang terdapay disinipun sederhana, jika berhasil melewati jalan ini sejauh 300 km, maka dosanya akan dihapus, namun bisa melewati jalanan lantas batu yang panas memanggang itu, bisa makan waktu 3-5 tahun, ditentukan dari berat atau ringannya dosa masing-masing, kalau bagi yang ringan dosanya kaki menginjak batu bata itu panas suhunya yang dirasakan kaki akan berkurang, maka agak gampang melintasi, namun sebaliknya bagi dosanya yang berat panasnya lebih berat, neraka ini memang panas namun menjengkelkan hati roh dosa, untuk terhukum yang akan dibawa ke 16 NERAKA KECIL, melewati jalanan yang kecil disamping neraka ini, jalanan itu juga sama keadaannya hanya panasnya banyak berkurang cukup mengagetkan roh dosa saja, terasa pula sedikit “kepahitan” setelah tiba di 16 Neraka kecil baru dihukum dengan siksaan yang lain.
Chi Hoet Karena waktunya sudah tiba, lain kali kemari lagi kami sekarang mau permisi.
Yiam Wong Waktunya sudah tiba, kami tidak bisa memaksakan, perintahkan pejabat dan jendral berbaris mengantar tamu.
Yang Shen Terima kasih atas kebaikkan Yiam Wong, permisi
Chi Hoet Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Terima kasih, silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali kebadan.

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 41

BAB 41
MENGUNJUNGI MARKAS BESAR BABANG KOTA
MENYAKSUKAN KEADAAN MANUSIA SETELAH MENINGGAL
TAHUN 1977, CAP GWEE JI CAP KAU
Chi Hoet Sore tadi murid Wihara Shen Shien yang bernama Lai Shen Kuan, suaminya Wuang Wun Thak telah meninggal, sehingga saya berpikir “Sungguh pendeknya kehidupan ini karena itu buat apa banyak perhitungan disegala bidang, bisa bekerja kalau napasnya masih ada, suatu hari si hitam dan si putih datang, tamatlah ajal, ini yang dinamakan uang, anak-cucu kini kemana semuanya? Punya rumah tinggal kinipun terlepas, sebentar lagi badannya juga akan ditanam dikuburan. Manusia …. Sebenarnya apa yang sudah dia miliki ?
Yang Shen Guru, coba kamu lihat tuan Wuang sudah meninggal, rohnya akan menuju kemana ?
Chi Hoet perjalanan di alam baka lewatlah sudah waktu ini, manusia setelah meninggal kemana lagi? Gunakan kesempatan mengarang buku ini biar saya beritahu keadaan manusia setelah meninggal.
Yang Shen Bagus, ini memang pertanyaan yang benar, manusia di dunia tahunya hanya setelah meninggal akan menuju ke alam baka, namun tidak tahu keadaan terjadinya meninggal, mohon guru menjelaskannya
Chi Hoet Boleh, kamu naik ke atas Teratai
Yang Shen Siap, saya sudah duduk, silahkan guru berangkat.
Chi Hoet Sudah tiba, cepat turun
Yang Shen Tempat ini, saya tadi sudah kemari.
Chi Hoet Ya, coba kamu lihat, jasadnya tuann Wuang masih berbaring diranjang, didepan terlihat para murid Wihara, kalian sedang membacakan doa dan anak-anaknya tuan Wuang sedang sedih kelihatannya.
Yang Shen Kenapa hanya terlihat jasadnya, tidak terlihat rohnya ?
Chi Hoet Kamu naik lagi ke Teratai, saya akan mengajak kamu ke suatu tempat.
Yang Shen Saya sudah duduk lagi di Teratai, silahkan berangkat
Chi Hoet Sudah tiba cepat turun
Yang Shen Kota ini kelihatannya sangat ramai, didepan terdapat sebuah markas besar manusia di dunia tidak bisa melihat keadaan disini.
Chi Hoet Mari kita masuk kedalam markas besar itu, temui kepalanya.
Kepala Selamat datang Chi Kung Buddha dan Yang Shen, ada keperluan apa sampai kalian datang kemari ?
Chi Hoet Karena wakil ketua Wihara Shen Shien suaminya meninggal dan Wihara Shen Shien yang ditunjuk atas Titah mengarang buku MENGELILINGI ALAM BAKA untuk membuka rahasia KEMATIAN, maka kami meninjau kemari.
Kepala Oh begitu, baiklah, silahkan kalian duduk, jendral tuangkan teh
Jendral Siap, silahkan minum
Yang Shen Terima kasih, saya mau tanya, tugas apa yang dikerjakan markas ini ?
Kepala Markas ini adalah cabang kota Tai Chung, markas semacam ini juga terdapat di kota lain diseluruh dunia, manusia di dunia tidak tahu ada tempat begini, markas ini seperti masrkas polisi yang terdapat didunia, tugasnya khusu mengawasi kelakuan manusia di dunia, klenteng Hoki/Dewa Bumi seperti kantor polisi sub cabang masing-masing dibagi tugas, kalau manusia sudah mau tiba ajalnya, prajurit alam baka akan datang kemari membawa perintah , setelah mencocokkan berkas-berkas manusia tersebut, kemudian ke sub cabang ke kelenteng Hoki/Dewa bumi bersama-sama menuju kerumah manusia tersebut, maka terjadilah kematian itu
Yang Shen Saya masih banyak pertanyaan, bagaimana caranya membawa orang yang jahat dan orang yang baik oleh prajurit alam baka
Kepala Prajurit alam baka seperti jendral sapid an kuda, si hitam dan si putih kalau sampai kerumah orang yang baik hanya menepak orang itu, diapun tidak sadarkan diri dan rohnya sudah diajak pergi. Terhadap orang yang jahat menggunakan borgol tangan menangkap penjahat di dunia, lalu dibawa ke markas besar, coret namanya di dunia, mendaftarkan sebagai setan di alam baka
Yang Shen Terhadap orang yang baik atau pertapa, apakah diperlakukan dengan baik ?
Kepala Ya, setiap manusia yang sudah berbuat amal kebaikkan sehingga banyak jasa kebaikkannya di alam baka, maka prajurit alam baka hanya melapor ke markas besar, kemudian roh nya di ajak Dewa Hoki menuju ke alam baka, bagi pertapa yang sudah sempurna atau umat agama yang lulus, maka akan diajak gurunya masing-masing menurut kepercayaannya, ada yang diajak ke alam baka mengurusi berkas-berkas, ada yang ke Lapiran Sembilan untuk diuji lagi, untuk yang benar-benar sempurna, kebanyakkan langsung di ajak ke surga
Yang Shen Karena kepercayaan agama berbeda-beda, apakah naik ke surgapun berbeda-beda caranya ?
Kepala Biar lain agama, namun ajarannya sama, kalau mau naik ke surga, harus jaga kelakuannya waktu masih hidup didunia, kalau tidak perjalanan ke surga pasti banyak halangannya, belum tentu lancar kesana.
Chi Hoet Benar yang diutarakan oleh Kepala Umat Agama, paling pantang jika keras kepala, saling mengejek antara umat beragama, berbuat jahat, kalau hati manusia sudah timbul keduniawiannya sehingga apa yang dilakukan mau menang sendiri, maka hatinya sudah hilang keseimbangan, harus dihukum di neraka untuk dilatih kembali kalau mau menjadi manusia yang benar di dunia lagi.
Yang Shen Saya mau tanya pada kepala, sekarang rohnya tuang Wuang ada dimana ?
Kepala Saya akan mengajak kamu kedalam ruangan sambil melihat-lihat
Yang Shen Oh, tuan Wuang sedang duduk didalam ruangan itu, keadaannya disini seperti di dalam kelas sekolah, hanya terdapat 5-6 orang di dalam. Tuan Wuang melihat saya, dia menganggukkan kepalanya, apakah saya boleh berbicara dengan dia?
Kepala Boleh, silahkan !
Yang Shen Apa kabar tuan Wung ?
Roh Wuang Terima kasih atas perhatian kamu, ai….u
Yang Shen Tuan Wuang sekarang hanya menangis menatap saya, tidak bisa banyak bicara lagi.
Chi Hoet Wuang Wun Thak, janganlah berseih lagi, anak-anakpun berbakti, apa yang dikhawatirkan lagi?
Yang Shen Menangisnya tuan Wuang kian menjadi
Chi Hoet Pikirlah yang panjang, kita hanya sebagai tamu dikehidupan ini, anggaplah bermain dan meninjau ke dunia lain, apa yang dipikirkan ?
Roh Wuang Terima kasih nasihat Chi Hoet, saya mohon Chi Hoet banyak memperhatikan anak cucu saya, didiklah mereka keajaran yang benar, sering datang membantu ke Wihara, kini saya sudah jauh dari mereka, menjadi roh disini atas lindungan jasa baik istri saya sehingga saya bisa diperlakukan baik oleh Dewa Hoki dan kepala markas, hanya hatiku masih sedih.
Yang Shen Harap tuan Wuang bisa tenang, Chi Hoet pun sudah banyak bicara. Yah, perjalanan kotor sudah habis, masih ada perjalanan suci yang harus dilewati, janganlah banyak bersedih.
Roh Wuang Saya hanya menyesal tidak sering berbakti ke Wihara…u… terima kasih atas perhatian kamu dan para umat di Wihara
Chi Hoet Karena waktu terbatas, tidak bisa lama-lama disini, mari kita ke kantor
Pejabat Silahkan duduk, Yang Shen masih ada pertanyaan ?
Yang Shen Mengenai KEMATIAN, sudah banyak orang bertanya pada saya, namun yang saya ketahui terbatas, bisakah kepala markas menjelaskan lagi ?
Kepala Tidak usah sungkan, ada pertanyaan silahkan tanya, Chi Hoet ada disini, kalau tidak mengerti akan dijelaskan juga olehnya.
Yang Shen Bagaimana cara nya sesungguhnya kematian itu ?
Kepala Manusia kalau mau meninggal kebanyakkan ada tanda-tandanya, mislnya sakit. Kenapa bisa sakit karena umur manusia hampir habis, seperti pohon jika mau roboh, daun-daunnya akan berjatuhan dan batang pohonpun layu, begitu ditiup angin besar, pohonpun roboh dan mati. Manusia setelah lahir di alam baka langsung ada daftarnya, berkas-berkasnya seperti pohon, pohon itulah tandanya masing-masing manusia di dunia, kalau terdapat kelainan dipohon itu pertanda akan ada manusia yang akan tiba ajalnya, maka pejabat di istana alam baka akan periksa BUKU HIDUP MATI, setelah waktunya tiba prajurit alam baka akan membawa perintah kedunia, memanggilnya pulang, begitu prajurit alam baka tiba, pohonpun layu dan roboh disebutlah KEMATIAN, rohnya karena sudah melekat dibadan sampai beberapa puluh tahun seperti tangkai pohon sudah menjadi satu dengan pohonnya, kini mau melepaskan diri dari badan, tangkai putus berikut kuli pohon, seperti kura-kura akan melepaskan kulit batok badan nya akan terasa sakit, bisa dilihat wajah orang yang meninggal kelihatannya melotot, yang mengancing menggigit, perubahan wajah itu seperti habis berontak, tidak rela ata yang ketakutan pertanda dosanya berat atau masih penasaran, kalau wajahnya tenang seperti dalam tidur wajahnya seperti tidur pertanda kepergiannya tenang, rela dan ikhlas, itu terdapat kebanyakkan pada orang yang baik hatinya.
Chi Hoet Manusia jika bernapas belum termasuk meninggal, contohnya batu batere kalau lampu senter tidak nyala bukan berarti setrumnya sudah habis, hanya karena sudah lemah, maka tidak memancarkan sinar lampunya. Jika manusia berhenti bernapas lebih pantas disebut dalam keadaan “Koma” karena rohnya belum benar-benar pergi hanya masih terikat “Diri sendiri diduniawi”. Orang sudah meninggal namun hatinya belum bagaikan dalam mimpi masih teringat semuanya hanya tidak bisa berbicara lagi, karena itu sebagai anak cucu harus menenangkan hatinya, berbisik ditelinganya “Tenang, pergilah, segala urusan disini akan beres, jangan khawatir lagi” untuk menenangkan perjalanannya di alam baka dan banyak khawatir apa yang jadi beban pikirannya, bagi yang percaya agama Buddha boleh membaca Amitabha atau menurut caranya masing-masing agama membacakan doa disampingnya akan menenangkan hatinya untuk menuju ke alam baka tidak usah takut lagi, karena orang yang meninggal, rohnya masih bimbang seperti berjalan dalam kegelapan jika dipanggil dengan nama Dewa Buddha atau nama –nama nabi yang lain, selain menguatkan rohnya berjalan juga memberanikan dirinya jika tidak takut lagi. Dalam masa berkabung, sebagai anak-anaknya harus melakukan Ciak Cai, mengadakan upacara yang sederhana tidak boleh minum minuman keras, makan daging maupun berhubungan badan, hal ini akan mengharukan kepala markas dicabang kota masing-masing dan mengirim surat ke Yiam Wong, ini bisa mengurangi dosa roh itu, sebagai anak-anak orang harus perhatikan karena inipun satu cara yang baik untuk berbakti kepada orang tua. Waktu sudah tiba, kita siap pulang
Yang Shen Tunggu dulu, akan kemana lagi setelah dari sini ?
Kepala Karena surat pemberitahuan dari Dewa di Wihara Shen Shien, roh tuan Wuang akan ke istana alam baka dulu, kemudian di atur tempatnya setelah diperiksa jasa-jasa kebaikkannya.
Chi Hoet Kali ini Yang Shen tidak usah banyak tahu, karena tidak boleh dibocorkan dulu, siap pulang.
Kepala Para jendral berbaris, antarkan tamu
Yang Shen Terima kasih, silahkan guru berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun roh kembali ke badan.

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 40

BAB 40
MENGUNJUNGI NERAKA WERENG (HAMA PADI) DAN LINTAH
TAHUN 1977, CAP GWEE CE KAU
Chi Hoet Didalam ruangan dan diluar Wihara Shen Shien habis dicat, kelihatan bersih dan terang, para Dewa paling suka yang bersih dan para murid kalau ingin melihat Dewa maka harus membersihkan hati dan badan, kalau mata tertutup kotoran duniawi susah melihat pemandangan alam Dewa. Siap mengelilingi alam baka, Yang Shen naik ke Teratai
Yang Shen Siap, hari ini guru kelihatan lagi senang, lagi girang ya ?
Chi Hoet Datang ke Wihara tempat yang suci kini kelihatannya bersih, rasa pusing pun hilanglah sudah, maka saya jadi gembira.
Yang Shen Manusia suka bilang : yang tidak kelihatan itulah kesucian, bagaimana pendapat guru ?
Chi Hoet Bagi Dewa Buddha memang punya pendirian tersebut, namun lain lagi bagi manusia biasa, sudut yang tidak kelihatan justru paling kotor, berbuat kejahatan dalam kegelapan, dari mana perkataan kesucian itu
Yang Shen Benar alasan guru. Saya sudah duduk silahkan berangkat
Chi Hoet Sudah tiba, cepat turun
Yang Shen Kita sudah kemari, yang terlihat hanya prajurit alam baka saja sedang mengawal roh dosa dan tidak terdengar suara jeritan
Chi Hoet Hari ini kita meninjau Neraka WERENG ( hama padi ) LINTAH hukuma disini yang dirasa oleh roh dosa hanya siksaan pelan-pelan, maka hanya terdengar suara rintihan. Nanti kamu bisa menyaksikan, sudah dekat pintu neraka pejabat dan jendral sudah menanti kunjungan kita.
Yang Shen Salam jumpa pejabat dan jendral, hari ini saya dan Chi Hoet datang meninjau, mohon bantuannya.
Pejabat Harus..harus, neraka ini termasuk wilayah Tingkat 6, kalian ke alam baka untuk mencari bahan keadaannya neraka dan neraka inipun bisa dicantumkan dalam buku, kamipun bangga rasanya, mari masuk.
Yang Shen Terima kasih atas peluang yang diberikan oleh pejabat, oh neraka ini terbuat dari kawal kecil-kecil, sangat luas, di dasarnya terbuat dari kawat kecil dan bawahnya terdapat air kolam yang tidak mengalir diatasnya lagipun beratapkan kawat-kawat kecil dan penuh duri besi yang kecil, manusia tidak bisa berdiri di dalam hanya bisa maju merangkak, kalau menganggkat kepala maka kepada dan punggung bek\lakan akan tertusuk duri besi tiu. Para roh tidak berbuat apa-apa, hanya bisa merintih, selain pakaiannya sudah robek dan badannya penuh binatang yang apa itu ya? Karena agak jauh dari sini, tidak dapat dilihat dengan jelas. Pejabat, binatang apa itu ?
Pejabat Kedua macam makhluk itu, yang satu adalah wereng ( hama padi ) yang satu lagi adalah lintah, mereka sedang menghisap daranya, roh dosa dan cairan otaknya.
Chi Hoet Mari kita maju kedepan sedikit, biar kamu dapay melihat dengan jelas.
Yang Shen Baik, ai..ai..ai dibadan roh dosa penuh lintah sedang menempel tidak terlepas dan kepalanya penuh wereng sedang makan apa ?
Chi Hoet Lintah banyak hidup di kali, dikolam air, jika ditempelkan kebadan, barah manusia akan terhisap habis. Wereng adalah hama padi, satu kelompok wereng datang padipun habis dimakan. Sekarang wereng sedang menghisap cairan roh dosa.
Pejabat Karena wereng makanannya cairan putih di padi, kini menjelma di alam baka untuk makan cairan otak manusia, sama-sama cairan yang putih.
Yang Shen Sungguh menakutkan, saya jadi lemas melihatnya.
Chi Hoet Tidak usah takut, kita berkeliling alam neraka karena tugas mengarang buku, saya menemani kamu, kamu harus berani.
Pejabat Kalian tunggu sebentar, saya akan panggil beberapa roh untuk membicarakan dosanya.
Yang Shen Terima kasih, cepatan sedikit dan bersihkan lintah yang menempel di badan roh dosa, saya paling takut makhluk itu
Pejabat Ya..ya sebentar ya. Kedua macam binatang itu sudah saya hilangkan. Yang Shen tidak usah takut lagi , perintahkan 2 roh dosa untuk menceritakan dosa yang mereka lakukan sehingga dihukum disini, harap kalian kerja sama supaya bisa menyadarkan manusia di dunia.
Roh Waktu masih hidup saya kerja sebagai hakim, untuk menentukan segala perkara, karena pernah menerima uang sogokan oleh terdakwa sehingga perkara itu tidak adil, menghilangkan citra keadilan sehingga terjadi banyak salah menghukum orang lain, seumur hidup kenyang menerima sogokan, walaupun pernah dengar “jadi hakim harus adil, kalau tidakada karma pembalasannya”. Namun saya balik berpikir didunia punya kedudukan tinggi bisa mendapatkan banyak uang perduli amat dengan kehidupan yang akan datang. Setelah mati dicerminkan semua perbuatan saya seperti nonton film, jelas terlihat oleh mata saya sendiri, selain saya dihukum di neraka Kotoran Tanah, Tinja dan Air Seni, diserahkan lagi ke Tingkat 6. Chen Wuang memaki saya sebagai hakim tahu hukum malahan menyalahgunakan hukum, sungguh berdosa maka harus dihukum juga keneraka Wereng dan Lintah. Setiap hari hanya bisa merangkak jalan dalam kurungan kawat berduri, kepala diseerang wereng, badan dihisap lintah, seluruh badan menjadi lemas tidak bertenaga, sungguh menderita.
Pejabat Tahu hukum malahan melanggar hukum benar-benar keterlaluan, sebagai hakim harus belajar sama hakin Pao Chin Tian, tegas namun adil untuk menghukum penjahat dimasyarakat, membebaskan orang yang tidak berdosa. Ini sebenarnya kerjaan yang mulia, akan mendapat jasa kebaikkan namun kalau sebaliknya menerima sogokan membebaskan yang salah, menghukum orang yang benar, setelah mati akan dihukum berat di alam baka, karena pembalasannya bisa melibatkan anak cucu, sudah banyak contoh di dunia, sejak dahulu kala sampai sekarang pembalasan itu tetap ada. Roh ke 2 kamu bicaralah.
Roh Karena badan saya tinggi dan besar, waktu masih hidup jadi tukang pukul di daerah kasino maupun di tempat pelacuran, bisa hidup senang menerima uang keamanan, tidak tahunya setelah mati dihukum Yiam Wong kemari, sungguh sengsara
Pejabat Kamu masih punya dosa lain yang belum diceritakan, cepat amu dihukum lebih berat lagi?
Roh Baik, karena cukup senang hidup dimasyarakat hitam, maka tidak usah kerja, kalau tidak punya uang saya sering memeras di toko-toko atau di restaurant, begitulah kehidupan saya.
Chi Hoet Sudah tidak mau bekerja yang benar masih mengandalkan badan untuk memeras orang lain, inilah akibatnya harap manusia di dunia mencamkan dan cepat isnyaf. Waktu sudah tiba, Yang Shen siap pulang.
Yang Shen Terima kasih pejabat dan jendral, kami mau permisi.
Pejabat Antarkan tamu
Yang Shen Saya sudah duduk
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.

BERKELILING DI ALAM BAKA BAB 39

BAB 39
MENGUNJUNGI NERAKA TELAN BOLA BESI BERDURI
TAHUN 1977, KAU GWEE JI CAP SHA
Chi Hoet Pintu suci nan sepi, umat sudah tidak banyak, masih terdapat murid yang tidak benar, mereka hanya hidup dalam kepalsuan, mendengar ajaran masuk telinga kanan keluar telinga kiri, sudah melanggar peraturan pintu suci dirinya berkelakuan bejat, seolah-olah pelajaran kesucian sudah tidak berada lagi, maka ingatlah pepatah orang suci KELUARGA YANG BERDERMA AKAN MENIKMATI JASA KEBAIKKAN, ORANG YANG JAHAT PASTI ADA PEMBALASANNYA. Segala perbuatan manusia selalu diawasi oleh langit, bagi umat yang tersesat cepatlah insyaf. Hari ini berkeliling alam baka, Yang Shen siap naik ke Teratai.
Yang Shen Siap. Guru hari ini kelihatannya habis minum ya, berbicara seperti sedang kesal.
Chi Hoet Mengetahui hati manusia hanya mencari kesenangan, sehingga sayapun minum-minum
Yang Shen Sungguh mulia hatinya Chi Hoet
Chi Hoet Cepat naik ke Teratai, tertiup angin yang segar, sayapun sadar, mari kita berangkat. Sudah tiba.
Yang Shen Didepan pejabat dan jendral sudah menyambut kita, salam jumpa pejabat dan jendral, hari ini saya dan Chi Hoet datang meninjau, harap banyak memberikan bantuan.
Pejabat Cepat bangun, neraka ini dinamakan TELAN BOLA BESI BERDURI, termasuk wilayah Tingkat 6, kami sudah mendapat surat pemberitahuan dari Yiam Wong, mengetahui maksud kedatangan kalian sungguh mengagumkan.
Chi Hoet Tidak usah sungkan, pejabat. Hari ini kami kemari harap banyak memberikan bantuan.
Pejabat Mari masuk biar bisa menyaksikan keadaan disini.
Chi Hoet Kelihatannya banyak roh dosa yang dikurung dalam penjara, prajurit alam baka menggunakan trisula besi memaksa roh dosa membuka mulut, kemudian memasukkan bola besi itu, biarpun punya mulut bisa ngomong, mau menjerit tidak ada suara.
Yang Shen Hukuman ini juga sadis, manusia kalau tertelan tulang ikan sakitnya bukan main, apalagi sekarang dimasukkan bola besi yang penuh duri itu, wah benar-benar tidak bisa ngomong, saya mau tanya pejabat dosa apan yang mereka lakukan sehingga dihukum dengan cara demikian.
Pejabat Setiap manusia yang tidak mau kalah omong, menggunakan mulut untuk merayu dan menipu uang milik orang lain suka minum obat KB, madat dan lain-lain. Kalau bicara suka melukai perasaan orang lain, setelah mati rohnya tidak bisa lepas dari hukuman telan bola besi berduri ini. Saya memanggil beberapa roh dosa keluar biar mereka cerita
Chi Hoet Mereka sudah tidak sabar, biar saya kipas mereka. Sudah sdar jendral. Cepat cabut bola besi berduri itu, kalau tidak biar punya mulut mereka tidak bisa bicara.
Jendral Bola duri sudah dikeluarkan, silahkan Chi Hoet
Chi Hoet Kalian dengarkan, saya Chi Hoet mengajak Yang Shen dari dunia mau wawancara dengan kalian, maka ceritakan, kenapa kalian sampai dihukum kemari.
Roh Waktu saya masih hidup pandai bicara, suara saya enak didengar, karena wajah saya cantik, setelah menikah masih banyak pria yang mengejar saya. Pada suatu hari, ada seorang pria memberanikan diri minta dikasihani, karena orang kaya maka saya berpura-pura bohong : Suami saya kurang perhatian sama saya, harap kamu bisa menolong saya, kemudian saya menyeleweng karena saya pintar bicara, kekayaannya habis saya manfaatkan, setelah itu saya berbalik mengatai dia, sehingga dia merasa terhina, tanpa pikir panjang dia bunuh diri, setelah mati rohnya penasaran mengadu kepada Yiam Wong. Karena perbuatan saya, dia diijinkan mengganggu saya sehingga kehidupan saya tidak tenang diganggu terus oleh roh penasaran. 7 tahun kemudian saya mati, roh dia dan roh saya bertemu, sehingga disidang lagi di Kota Mati Penasaran. Dia dihukum dengan dosa mengganggu istri orang lain, saya dihukum beruntun dari Tingkat pertama sampai Tingkat Enam, Kha Chen Wuang memaki saya, mulut saya sungguh berdosa sehingga mencelakakan orang lain, harus dihukum lagi di Neraka Telan Bola Besi Berduri, tiap hari dipaksa menelan bola berduri, jadi sangat tersiksa.
Chi Hoet Kamu mengadakan janji palsu masih menyeleweng lagi, lidah dan mulutmu sungguh kejam, pantas kamu dihukum begini. Roh dosa kedua kamu ceritalah
Roh Saya hidup didunia sebagai gelandangan, suka menghisap ganja, minum obat terlarang, menyuntik diri, gunakan morfin, karena sudah kecanduan dan tidak punya uang untuk beli morfin dan obat perangsang, sehingga saya mencuri dan garong. Setelah mati dihukum disini, sungguh sakit mulut saya, sudah tidak bisa menikmati lagi obat perangsang, namun setiap hari makan bola besi berduri, sungguh menyesal ini.
Pejabat Menghisap ganja, morfinis, disini hukumannya paling lama harus dihabiskan dulu semua racun obatnya baru boleh reinkarnasi ke dunia. Hukuman disini tegas bagi orang yang menghisap ganja, obat yang dilarang pemerintah. Setelah mati rohnya akan dihukum berat di alam baka, ada yang dimasuki ke Neraka Alam Baka A Phi, harap manusia yang mempunyai hobi ini cepat insaf, jangan sampai terbius nyawa dan raga lagi.
Chi Hoet Roh ke 3 kamu cepat cerita dosa yang kamu lakukan di dunia ?
Roh Karena saya banyak membaca buku sehingga banyak mengerti syair-syair, jadi sering bersilat lidah dengan teman dan saudara, karena yang dibicarakan banyak kata-kata kasar, saya mengejeknya dengan kata-kata suci yang terdapat di buku kitab suci, setelah meninggal Yiam Wong berkata : Kamu bukan memanfaatkan kata-kata suci untuk mengajar orang lain berbuat kebaikkan malahan dipergunakan untuk bersilat lidah. Kamu sudah salah menggunakan mulut mu, mulutmu yang keras itu harus dihukum, lebih kerasnya bola besi atau mulutmu yang lebih kuat.
Chi Hoet Punya kebenaran bisa keliling dunia, kalau punya kesalahan selangkahpun sulit dijalankan, baik-baiklah kalau berbicara, contohnya habis membunuh orang masa iya “nyawa dia yang harus mampus bukan saya yang mencelakakan dia” berbicara seperti begini sudah salah karena itu harus dihukum juga, coba tanya roh 4, kenapa kamu dihukum disini.
Roh Waktu di dunia, karena terkumpul banyak uang dana, sayapun serakah, kalau ada orang lain mempunyai keperluan penting atau sedang susah mau pinjam uang pada saya maka sayapun bungakan, bunga tambah bunga lagi bagi orang yang tidak kuat bayar, kalau tidak sanggup bayar saya suruh tukang pukul mengancamnya, setelah mati Yiam Wong memaki saya punya uang bukan membantu orang lain malahan dibungakan yang tinggi seperti lintah menghisap darah orang, sungguh serakah makan uang kotor, harus dihukum makan bola besi berduri, biar merasa sakit.
Pejabat Orang yang punya uang ada yang keras hatinya, serakah akan bunganya uang menjadi lintah darat, biarpun yang meminjam uang setuju dengan bunganya namun karena kerasnya hati itulah seperti suka makan besi juga, setelah mati biar dia merasakan kerasnya bola besi ini. Nasihatilah manusia, sendiri banyak kelebihan uang harus membantu orang lain yang lagi butuh, jangan diadakan bunga yang tinggi menindas orang, membantu orang laina dalah dasarnya kegembiraan, kenapa tidak dilakukan ?
Chi Hoet Waktu sudah tiba, Yang Shen siap pulang, banyak terima kasih atas bantuan pejabat dan jendral, permisi.
Pejabat Antarkan tamu.
Yang Shen Saya sudah duduk, silahkan berangkat
Chi Hoet Wihara Shen Shien sudah tiba, Yang Shen turun, roh kembali ke badan.